Wanita Yang Gres Jadi Administrator Ini Menghina Nenek Yang Menyapu Di Jalan, Dikala Nenek Ini Buka Bajunya Hal Yang Mengejutkan Pun Terjadi !!

0
30
Wanita yang Baru Kaprikornus Direktur Ini Menghina Nenek yang Menyapu di jalan Wanita yang Baru Kaprikornus Direktur Ini Menghina Nenek yang Menyapu di jalan, Ketika Nenek Ini Buka Bajunya Hal yang Mengejutkan Pun Terjadi !!

Memiliki harta melimpah serta jabatan yang tinggi seringkali menciptakan seseorang menjadi sombong. Seakan-akan dirinya yaitu orang terkaya dan termahsyur di dunia, sehingga kerap menyepelekan bahkan menghina orang-orang yang rendah.

Kisah seorang administrator dan nenek renta ini sepertinya bisa menjadi renungan.

Melansir merdeka.com, seorang perempuan berusia 40 tahunan, yang gres saja menjadi administrator di sebuah perusahaan, membawa putranya tiba ke kantor untuk makan bersama. Selesai makan, putranya pun membuang plastik bekas makan di lantai.

Di ketika bersamaan, tiba seorang nenek renta dengan sapunya dan menyapu higienis sampah yang usai dibuang bocah tersebut.

Secara mengejutkan, perempuan yang gres menjabat jadi administrator ini mendatangi si nenek, kemudian menyindirnya dengan perkataan yang tidak terpuji.

“Nak, sudah gede ntar rajin berguru ya, jangan jadi kayak beliau lihat tuh, udah renta tapi masih ngambil sampah!” ujar si perempuan sambil menyengir ke nenek renta yang sudah berkeriput itu.

Putranya yang masih belum mengerti apa-apa lantas hanya mengangguk-ngangguk.

Mendengar perkataan si wanita, nenek itu pun bertanya, “Mohon maaf, numpang nanya, kau siapa ya di perusahaan ini?”

Dengan angkuhnya, perempuan itu menjawab, “Aku administrator gres di sini… Emang kenapa?”

Nenek itu hanya mengangguk kepala saja.

Dari kejauhan tiba-tiba tiba seorang laki-laki dengan jas rapi, menghampiri sang nenek.

“Ibu CEO, rapat sebentar lagi akan berjalan, silahkan masuk ke ruangan bu.”

Nenek itu pun pribadi bergegas membuka jaket lusuhnya. Di ketika itulah terlihat jati diri si nenek yang sebenarnya. Ia terlihat rapi dengan baju dan jas. Dan ternyata, nenek itu yaitu pendiri perusahaan di mana si perempuan sombong itu bekerja.

Seketika itu pula, si nenek meminta untuk mencabut jabatan perempuan sombong tersebut.

“Mas, tolong ya cabut jabatan perempuan sombong ini, kita gak perlu orang sombong menyerupai beliau di perusahaan kita, bisa berabe ntar.”

Sesuai perintah atasannya, laki-laki itu memecat perempuan itu. Wanita itu tak bisa menjawab apa-apa, beliau membisu seribu bahasa.

Nenek CEO itu lantas berkata ke anaknya, “Aku memecat mamamu, berharap kau mengerti, menjadi orang besar bukan ditentukan dengan kepintaran orang itu, tetapi bagaimana kita, orang besar, bisa menghargai orang – orang yang rendah di bawah dan membantu mereka.”
Sumber https://kompinikmat.blogspot.com