Usaha Sampingan Budidaya Semangka Ternyata Gampang Dan Cocok Untuk Pemula

0
11
Usaha Sampingan Budidaya Semangka Ternyata Praktis dan Cocok Untuk Pemula – Saat cuaca terik selain meminum air putih, es, atau jus ada cara lain yang jadi alternatif untuk menghilangkan rasa haus dan dahaga ialah dengan mengkonsumsi buah yang mempunyai kandungan air yang banyak ibarat buah semangka. Buah semangka mempunyai warna merah atau kuning dan mempunyai kandungan air yang banyak serta rasanya yang manis dan bisa menghilangkan rasa dahaga.

Hampir semua orang menyukai buah ini dan banyak juga ajakan pasar akan buah semangka. Karena itulah tidak heran jikalau buah semangka menjadi salah satu buah favorit di indonesia. Selain alasannya rasa dan juga kandungan gizi yang ada di dalam buah semangka, buah yang satu ini ialah buah yang merakyat. Harga nya yang murah dan gampang sekali di dapatkan sehingga semua lapisan masyarakat bisa menikmati buah yang satu ini. Buah semangka berbeda dengan buah kiwi, buah pir, buah anggur yang mempunyai harga sedikit lebih mahal. Buah semangka merupakan buah yang merakyat.

Dengan banyak nya masyarakat yang menyukai buah semangka sehingga menciptakan ajakan pasar akan buah semangka selalu meningkat. Ini bisa menjadi sebuah peluang perjuangan yang menguntungkan. Bagi anda yang ingin mempunyai perjuangan sampingan anda bisa mengakibatkan perjuangan budidaya semangka ini sebagai perjuangan sampingan anda. Usaha budidaya semangka juga sangat cocok di jalankan oleh pemula alasannya budidaya semangka tidak sulit.

Sampai dengan dikala ini perjuangan budidaya semangka masih mempunyai prospek perjuangan yang cerah. Bagi para pemula perjuangan budidaya semangka ini juga masih menjadi pilihan yang bagus. Hal itu di karenakan sistem pengolahan budidaya semangka yang terbilang gampang dalam perawatannya tidak ibarat budidaya yang lainnya. Namun dalam perjuangan budidaya semangka yang harus di waspadai ialah anjloknya harga ketika trend panen terjadi bersamaan dan kebetulan juga sedang trend dingin. 

Namun ketika trend panas atau kemarau, seberapa banyak pun hasil panen semangka akan tetap terserap dan habis oleh konsumen sehingga tidak menimbulkan kerugian. Jika anda mempunyai hobi atau kegemaran dalam berkebun menentukan perjuangan budidaya semangka ialah hal yang tepat alasannya anda bisa mengakibatkan hobi anda sebagai bisnis dan mendapat keuntungan.


Langkah – langkah budidaya semangka

1. Memilih lahan

Memilih lahan yang tepat untuk budidaya semangka ialah faktor penting dalam perjuangan ini. Karena lahan yang tepat akan menghipnotis kesuksesan perjuangan budidaya semangka anda. Tanaman semangka harus berada pada kondisi iklim atau cuaca yang hangat biar bisa tumbuh dengan sempurna. Biji semangka membutuhkan suhu sekitar 25 – 30 derajat untuk proses berkecambah dan tumbuh. Suhu 20 – 25 derajat untuk proses pertumbuhan. Dan suhu untuk pembuahan dan juga penyerbukan sekitar 25 – 30 derajat untuk bisa tumbuh dan menghasilkan buah yang sempurna.

Itulah mengapa faktor pemilihan lahan menjadi faktor penting dalam perjuangan budidaya semangka tersebut. Pengolahan lahan budidaya semangka juga penting untuk dilakukan. Namun untuk jenis tipe tanah berpasir tidak begitu di perlukan pengolahan khusus. Sedangkan untuk jenis tanah yang tidak berpasir di butuhkan pengolahan khusus biar tanah menjadi remah dan juga gembur. 

Setelah lahan di siapkan langkah selanjutnya ialah menciptakan bedengan sebagai daerah untuk menanam biji buah semangka. Menggunakan pupuk organik dan juga pupuk sangkar juga di butuhkan untuk meningkatkan kesuburan tanah yang nantinya akan berefek membantu semangka tumbuh dengan baik. Jarak antar tumbuhan untuk budidaya buah semangka sekitar 100 cm dengan lebar bedengan 3 meter untuk sistem tanam tunggal budidaya semangka. Sedangkan 6 hingga 7 meter untuk sistem tanam ganda dengan ketinggian bedengan sekitar kurang lebih 50 cm.


2. Bibit semangka

Langkah kedua untuk budidaya buah semangka ialah mempersiapkan bibit buah semangka. Bibit buah semangka ini di siapkan dengan cara menanam atau menyemai biji. Biji semangka di kecambahkan dengan cara di basahi air atau di peram di dalam kertas atau koran selama kurang lebih 1 hingga 2 hari. Setelah melaksanakan proses pembibitan, biji buah semangka akan mulai berkecambah kemudian anda bisa memindahkannya ke dalam media persemaian.

Bibit dengan akar 2mm sudah sanggup di semai dalam polibag dengan kedalaman 1 hingga 1,5 cm. Letakan media tanam polibag tersebut di bawah sinar matahari dengan di siram 1 hingga 2 kali sehari samapi biit semangka berusia 12 – 14 hari sebeum di pindahkan ke lahan tanam.


3. Pindah tanam ke lahan

Setelah penyemaian biji selama 12 hingga 14 hari makan akan tum buh sekitar 2 hingga 3 lembar daun. Waktu pemindahan lebih baik dilakukan dikala sore hari dengan memasukan bibit beserta tanahnya ke dalam dengan cara melepas polibag yang di gunakan sebelum nya. Untuk jarak tanam pohon semangka yang baik untuk sistem tunggal ialah 90 hingga 100 cm x 3 meter. Dan untuk sistem ganda atau dua baris tumbuhan di beri jarak 90 hingga 100 cm x 6 atau 7 meter.


4. Pemupukan

Setelah langkah pemindahan bibit dilakukan selanjut nya plastik hitam perak bisa di aplikasikan. Dengan mengaplikasikan plastik maka proses pemupukan bisa di lakukan dikala sebelum atau pada proses pindah tanam di lakukan. Bedengan diairo samapi cukup berair dan di beri pupuk organik sebelum proses pemindahan bibit ke lahan tanam. Kemudian bedengan tersebut bisa di ratakan sehingga plastiknya bisa melekat dengan sempurna.

Plastik hitam perak ini bisa di aplikasikan dengan posisi warna hitam menghadap di bawah dan di gunakan dikala matahari sedang terik atau pada sekitar pukul 9 – 1 siang. salah satu dari proses perawatan ini ialah dengan memakai pupuk kandang. Pakailah pupuk sangkar yang benar – benar sudah jadi. Jangan memakai pupuk sangkar yang belum jadi alasannya akan menimbulkan tumbuhan semangka menjadi kerdil dan layu.

Penggunaan pupuk organik sanggup dilakukan sebagai alternatif pemupukan selain memakai pupuk ZA, Urea, TSP dan juga KCI. Jenis tanah juga menjadi pertimbangan pemupukan. Tanah dengan jenis berpasir membutuhkan pupuk lebih banyak di bandingkan dengan jenis tanah yang berjenis lebih liat.


5. Pemeliharaan, Panen dan Manfaat plastik hitam perak

Alternatif budidaya semangka ialah dengan memakai plastik hitam perak. Pemupukan bisa dilakukan sekali saja. Dengan aplikasi yang rapat dengan tanah bedengan dan warna hitam dari plastik bisa mencegah tumbuhnya rumput ibarat gulma di sekitar semangka yang di tanam. Plastik yang berwarna perak menghadap ke matahari juga mempunyai fungsi menjaga suhu tanah dan menjaga kelembaban tanah sehingga mengurangi perlunya penyiraman.

Budidaya semangka membutuhkan penyuluran ranting. Hal ini bertujuan supaya ranting tumbuh tidak terlalu berhimpitan. Karena jikalau posisi ranting tersebut berhimpitan akan menimbulkan bunga gampang mengalami kerontokan serta tumbuhan semangka akan menjadi gampang sekali terkena penyakit. Pengairan juga di butuhkan untuk lahan tanpa plastik hitam perak.

Ketika bibit semangka sudah mulai tumbuh dengan panjang 50 cm maka seresah sudah bisa di pasang. Saat buah semangka sudah mulai muncul juga perlu di beri alas. Perempelan buah ini di lakukan pada buah semangka yang tumbuh pada pangkal batang tumbuhan sebagai penggalan dari cara budidaya buah semangka. Sisakan sekitar 1 – 3 buah semnagka yang letaknya kurang lebih sekitar 1 meter dari pangkal batang. Semangka jenis besar lebih baik menyisakan 2  buah saja dalam satu batang nya. Sementara untuk jenis semangka kecil sanggup di sisakan sebanyak 3 hingga 4 buah. Panen buah semnagka bisa di lakukan sehabis 65 – 75 hari semenjak bibit di pindahkan di lahan tanam.


Sekian artikel tentang Usaha Sampingan Budidaya Semangka Ternyata Praktis dan Cocok Untuk Pemula. Semoga bermanfaat.