Tujuan Pendidikan Islam Di Sekolah Dasar ( Sd / Mi )

0
9
Tujuan Pendidikan Islam di SD ( SD / MI ). — Pendidikan  agama  Islam  di  SD/MI  bertujuan:
  • Menumbuhkembangkan  aqidah  melalui  pemberian,  pemupukan,  pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman penerima didik  tentang  agama  Islam  sehingga menjadi insan Muslim yang  terus  berkembang  keimanan  dan  ketakwaannya  kepada  Allah SWT. 
  • Mewujudkan  manusia  Indonesia  yang  taat  beragama  dan berakhlaq mulia  ialah manusia  yang  berpengetahuan,  rajin  beribadah, cerdas,  produktif,  jujur,  adil,  berdisiplin,  bertoleransi,  serta  menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta membuatkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
Pendidikan Agama  Islam  dimaksudkan  untuk  peningkatan  potensi spiritual  dan membentuk  peserta  didik  biar menjadi manusia  beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia meliputi etika, kebijaksanaan pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari Pendidikan Agama Islam. Peningkatan potensi spiritual meliputi pengenalan,  pemahaman,  dan  penanaman  nilai-nilai  keagamaan,  serta  pengamalan  nilai-nilai  tersebut  dalam  kehidupan  individual  ataupun  kolektif kemasyarakatan.  Peningkatan  potensi  spiritual  tersebut  akhirnya  bertujuan  pada  optimalisasi  berbagai  potensi  yang  dimiliki manusia  yang aktualisasinya mencerminkan  harkat  dan martabatnya  sebagai makhluk Tuhan.

Pendidikan  Agama  Islam  diberikan  dengan  mengikuti  tuntunan bahwa agama diajarkan kepada insan dengan visi untuk mewujudkan insan yang bertakwa kepada Allah swt dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan insan yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, serasi dan produktif, baik personal maupun sosial. Tuntunan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetensi  sesuai  dengan  jenjang  persekolahan  yang  secara  nasional ditandai  dengan  ciri-ciri: 

  1. Lebih  menitik-beratkan  pencapaian kompetensi secara utuh selain penguasaan materi;
  2. Mengakomodasikan keragaman  kebutuhan  dan  sumber  daya  pendidikan  yang  tersedia.
  3. Memberikan  kebebasan  yang  lebih  luas  kepada  pendidik  untuk mengembangkan  strategi  dan  program  pembelajaran  sesuai  dengan kebutuhan dan ketersediaan sumber daya pendidikan. 
Melalui pendidikan agama Islam diperlukan menghasilkan insan yang selalu berupaya menyempurnakan  iman,  takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya dalam  memajukan  peradaban  bangsa  yang  bermartabat.  Manusia menyerupai itu diperlukan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan  perubahan  yang muncul  dalam  pergaulan masyarakat  baik  dalam lingkup  lokal,  nasional,  regional maupun  global. Pendidik  diperlukan dapat  mengembangkan  metode  pembelajaran  sesuai  dengan  Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang  telah ditetapkan. Pencapaian seluruh Kompetensi Dasar sikap terpuji sanggup dilakukan secara tidak formal.  Peran  semua  unsur  sekolah,  orang  tua  siswa,  dan masyarakat sangat  penting  dalam  mendukung  keberhasilan  pencapaian  tujuan pendidikan agama Islam.