Tindakan Tidak Patut Tim Dota 2 Indonesia Di Kualifikasi Shanghai Major

0
17

Setelah Frankfurt Major mengehiasi Fall Compendium 2015. Sekarang turnament Dota 2 Tebesar kedua tersebut telah diadakan kembali di Shanghai, Cina.

Kualifikasi Turnament tersebut sudah di adakan pada Winter / Musim Dingin kali ini. Mungkin turnamen ini sanggup menjadi kesempatan untuk para Pemain Dota 2 Indonesia yang haus akan Nama Dalam Dunia Dota 2. 

Kenapa ? Karena turnament ini boleh diikuti team team yang kurang atau belum populer, mungkin pihak penyelenggara ingin melihat bakat baru, Bukan yang itu-itu saja.

etelah Frankfurt Major mengehiasi Fall Compendium  Tindakan Tidak Patut Tim DotA 2 Indonesia di Kualifikasi Shanghai Major

Kabarnya terdapat 2 atau 3 Tim dari Indonesia yang berlaga di Shanghai Major. Pada awalnya saya cukup tertarik untuk mengikuti pertandingan demi pertandingan yang dimainkan oleh Tim dari Indonesia Tersebut.

Namun, beberapa waktu kemudian saya sangat kaget ketika mendengar kabar bahwa team asal indonesia ( Rise.cat ) Melakukan tindak kecurangan ketika bermain melawan team asal India, ialah Elunes. Tindakan tersebut tentunya sangat memalukan dan nama Indonesia di dunia dota kembali menjadi sorotan.

Kecurangan Apakah Yang Dilakukan Oleh Tim Asal Indonesia, Rise.Cat ?

etelah Frankfurt Major mengehiasi Fall Compendium  Tindakan Tidak Patut Tim DotA 2 Indonesia di Kualifikasi Shanghai Major
Pada awal pertandingan memang semua berjalan menyerupai biasa saja, Tidak ada yang aneh. Skor tim juga sama besar lengan berkuasa ialah 10 – 10. Entah apa yang menciptakan mereka melaksanakan tindakan tidak sportif yang sangat tidak perlu. 
Saat di pertengahan game, Tiba datang para pemain Elunes Disconnect, kalau dalam turnament besar terntunya permainan akan pribadi di Pause ( Jika Itu Saat Tidak Terjadi Clash )
Memang pada awalnya game di pause. Tetapi datang tiba team Rice Cat secara sepihak melaksanakan Unpause dan pribadi menghancurkan Tower & Barrack milik Elunes Secara bebas. Walaupun ada 1 Pemain Elunes yang sudah connect / sudah reconnect, Tentu saja pemain tersebut tidak sanggup menghentikannya ( Setelah melaksanakan pause butuh beberapa menit semoga kita sanggup melaksanakan pause lagi ).
Dan pada akhirnya, Team Rise.cat memenangkan permainan tersebut. Namun, para pemain Elunes & Spectator tidak tinggal diam, Mereka segera melaporkan hal ini kepada panitia.
Dan menurut bukti bukti yang ada, Kemenangan Tim Rise.cat pun di batalkan. Akan tetapi team Rise.cat masih sanggup bermain dalam kualifikasi kedua, sehabis pihak penyelenggara turnamen memberi respon akan insiden ini.
Dari insiden ini kita sanggup melihat bahwa mentalitas dan attitude beberapa pemain Dota Indonesia dikancah Internasional masih sangatlah buruk.

Meski sehebat apapun kalian dalam bermain Game, namun apabila kelakuan dan fairplay terhadap sesama pemain kurang baik, maka kalian juga akan selalu dianggap jelek oleh pemain lain. Keep Happy Gaming.