Ternyata Ini Yang Ada Didalam Pikiran Pelakor Ketika Akrab Dengan Suami Orang, Waspadai Bunda!!

0
25
ISTRI SAH MALAH DIBILANG “Perempuan itu jahat sekali dan pantas diselingkuhi”

Perempuan itu jahat sekali dan pantas diselingkuhi Ternyata Ini yang ada Didalam Pikiran Pelakor Saat Dekat Dengan Suami Orang, Waspadai Bunda!!
Semakin memprihatinkan jikalau ternyata pelakor punya banyak jurus untuk merebut suami orang. Dengan alasan laki-laki boleh poligami, trus bagaimana dengan kehormatan dan keadilan untuk istri yang sah ?
Mendengar istilah pelakor alias perebut laki orang betul-betul menciptakan para wanita kesal. Pasalnya, pelakor ini begitu tidak menghormati ikatan ijab kabul dan tidak punya hati. Bukan hanya tidak memikirkan nasib istri sah, tetapi juga belum dewasa dari istri dan lelaki selingkuhannya itu.
Hingga kini, banyak orang yang galau mengapa pelakor begitu tidak tahu malu. Apakah mereka manusia? Apakah mereka punya pikiran? Pastilah kau merasa penasaran.
Nah,ingin tahu apa yang kira-kira ada di dalam pikiran seorang pelakor? menyerupai yang dikutip dari blog.hawaku.com.

1. Cinta sanggup tiba di waktu dan kawasan yang salah
Ada pelakor yang menganggap kalau gotong royong ia dan laki-laki selingkuhannya ditakdirkan bersama, punya cinta sejati, tetapi tiba di waktu yang salah. Dia merasa bahwa cinta sejati sanggup timbul meski sang laki-laki sudah punya pasangan. Mungkin saja waktu menikah, si laki-laki tidak berpikir matang wacana wanita yang betul-betul dicintainya.
Padahal, bila seseorang telah berkomitmen untuk menikah, seharusnya ia tahu risikonya. Jangan pernah menduakan hanya dengan alasan “cinta sejati”. Bisa saja itu nafsu semata
2. Perempuan itu jahat sekali dan pantas diselingkuhi
Nah, ini ia alasan yang juga banyak dipakai pelakor untuk membenarkan tindakannnya. Bahwa si istri sah itu jahat, pantas diselingkuhi dan dibohongi. Si suami ialah korban dari kejahatannya dan masuk akal apabila ia mencari wanita lain untuk membahagiakan dirinya.
Padahal, bila seorang lelaki ialah gentleman, ia tidak akan mencari wanita lain sebelum dilema rumah tangganya selesai. Dia akan menyelesaikannya dulu sebelum mencari wanita lain untuk mendampinginya. Bila ia mencari wanita lain terlebih dahulu, berarti ia egois.
3. Lelaki itu sedang dalam proses cerai
Banyak pelakor yang rela merebut lelaki orang dan menjadi orang ketiga dalam ijab kabul alasannya ialah si lelaki menjanjikan perceraian dengan istri sahnya dikala ini. Pelakor ini pun hidupnya akan dipenuhi mimpi.
Semestinya, sebagai wanita yang baik, dihentikan merusak atau masuk ke rumah tangga orang lain, dengan cara apa pun. Bila seseorang belum resmi bercerai, jangan pernah mau menjadi kekasihnya. Hal itu tidak etis sama sekali.
4. Pikirkan nanti saja, yang penting kini senang-senang
Ini ia yang dipikirkan tipe pelakor tak bertanggung jawab. Dia merasa senang dengan hubungannya dengan suami orang itu, entah alasannya ialah si suami orang lezat diajak curhat, baik baginya, atau tampan saja. Dia tahu bahwa ia jadi orang ketiga dan mungkin tidak akan pernah seutuhnya mempunyai hati si suami orang. Namun ia kini (sok) tidak mau peduli. Yang penting senang-senang.
Pikirkanlah masa depan. Jangan menukar masa kini yang manis tanpa tanggung jawab dengan masa depan yang suram. Jangan bersenang-senang di atas penderitaan orang lain.
5. Tidak peduli yang lain, yang paling penting ya hartanya
Hal ini yang paling menciptakan gemas, alasannya ialah hampir separuh pelakor merebut suami orang alasannya ialah hal ini. Mereka rela jadi simpanan, rela menggadaikan harga dirinya alasannya ialah si suami orang itu sanggup melimpahinya dengan harta dan hadiah-hadiah.
Harga diri kau sebagai wanita itu penting. Lebih baik hidup sederhana tapi senang daripada hidup kaya raya tapi hasil merampas kebahagiaan orang. Hati-hati, sesuatu yang jelek sanggup terjadi pada kamu. Entah kau ditinggalkan tiba-tiba atau harta kau habis, alasannya ialah didapatkan dengan cara yang tidak baik.
6. Suka tantangan
Iya, ada pelakor yang merebut suami orang karena..suka kekerabatan yang menantang. Yang menyerupai ini betul-betul menciptakan kami tak habis pikir. Manusia memang butuh tantangan dalam hidup..tapi tidak dengan merugikan orang lain!
Apapun alasannya, masuk ke dalam perahu ijab kabul orang lain ialah hal yang tak termaafkan. Lebih baik kau pergi saja bila jatuh cinta dengan orang lain. Jangan pernah mau jadi orang ketiga.


Sumber http://silahkanshare.blogspot.com