Review Fate Apocrypha Episode 8 : Kejutan Dalam Peperangan

0
49

Akhirnya peperangan antara faksi merah dan hitam dimulai pada episode delapan ini, dan tentu saya sangat menunggu-nunggu episode ini. Sebelumnya saya sudah menyampaikan dalam ulasan sebelumnya bahwa saya sudah mendapat beberapa spoiler dari anime ini. Namanya juga pembiasaan dari Light Novel (LN) tentu orang-orang yang sudah membacanya terlebih dahulu sudah tahu betul apa yang akan terjadi.

Pertama saya ulas yaitu grafis dalam peperangan ini, berdasarkan saya grafis buatan studio A-1 Pictures ini kurang memuaskan jikalau dibandingkan dengan studio Ufotable yang sama-sama menciptakan seri Fate. Selain itu, saya menemukan beberapa frame yang berdasarkan saya tidak diwarnai dan terlihat ibarat sebuah manga hitam putih namun ini hanya muncul beberapa kali saja dan saya berharap ini tidak akan terjadi lagi.

Sebelumnya saya juga telah menunjukkan komentar mengenai sound effect yang berdasarkan saya buruk dan ibarat bunyi yang dipendam, namun ada beberapa sound effect yang menciptakan saya teringat-ingat dengan semua seri fate yang sudah disesuaikan menjadi anime yaitu bunyi benturan antara besi.

Dari segi cerita, alhasil beberapa persoalan nampaknya mulai dijelaskan dalam episode ini. Dan jikalau saya belum mendapat spoiler mungkin saya akan tergakum-kagum sebab beberapa servant mempunyai beberapa kekerabatan saat mereka hidup. Salah satunya yaitu Achilles dan Chiron yang alhasil dijelaskan bahwa mereka yaitu murid dan guru, jikalau kalian yang sudah tahu wacana Mitologi Yunani mungkin sudah tidak gila lagi dengan dongeng ini. Dijelaskan juga kalau Chiron mempunyai murid lain salah satunya yaitu Heracles yang menjadi servat kelas berserker di Fate stay night. Saya juga sudah menjelaskan di ulasan sebelumnya bahwa Chiron (Archer Hitam) tahu kelemahan dari Achilles (Rider Merah) yang terletak pada tumitnya. Dan pertarungan selanjutnya akan sangat mendebarkan, jikalau begitu sudah dipastikan siapa yang akan menjadi pemenangnya namun berdasarkan saya akan lebih mengejutkan kalau Achilles menang.

Vlad III yang dipanggil ke dalam Perang Cawan Suci kali ini menjadi servant kelas Lancer dan harus berhadapan dengan Karna yang juga merupakan kelas Lancer juga. Vlad III atau Vlad Tempes jikalau kalian tidak tahu, ia lebih dikenal sebagai Dracula jikalau kalian cari identitas ia di internet.

Sementaranya itu, entah kenapa saya tertawa saat melihat scene Caster dari faksi merah yang tidak ikut dalam pertarungan dan malah menyaksikan dari kejauhan sambil berkomentar dengan gaya bahasa yang puitis. Yah, sanggup dimaklumi lah kalau Caster Merah identitas aslinya yaitu William Shakespeare. Saya juga tertawa, saat kepingan Mordred yang tiba-tiba muncul dengan mengendarai kendaraan beroda empat dengan master-nya yang ingin terlibat dalam peperangan juga. Dari sekian banyak Fate Series yang sudah disesuaikan jadi anime, mungkin Fate Apocrypha ini yang menciptakan saya tertawa. Padahal tidak ada genre comedy di setiap serinya, kecuali Carnival Phantasm yang notabenenya yaitu parody dari Fate stay night dan Shingetsutan Tsukihime yang keduanya merupakan karya dari Type-Moon.

Kotomine Shirou atau Master dari Semiramis juga nampaknya mulai mengungkapkan identitas aslinya dan berusaha mengelabuhi Frankenstein untuk bergabung pada pihaknya sebagai pengganti Spartacus. Namun saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas master yang lebih ingin maju dalam peperangan ini sebab akan menjadi spoiler berat.

Jika jumlah anime ini hanya 12 atau 13 berdasarkan saya endingnya akan dipaksakan namun untungnya jumlah anime ini yaitu 25 dan akan berakhir di trend gugur nanti. Dan sehabis peperangan ini maka akan menjadi sebuah perang dalam satu faksi mengingat Cawan Suci hanya mengabulkan satu cita-cita saja.