Review Buku : Pendidikan Agama Dalam Keluarga: Revitalisasi Tugas Keluarga Dalam Membangun Generasi Bangsa Yang Berkarakter

0
14


Judul              : Pendidikan Agama dalam Keluarga: Revitalisasi Peran Keluarga Dalam
Membangun Generasi Bangsa Yang Berkarakter
Pengarang      : Dr. H. Moh. Haitami Salim, M.Ag
Tahun             : 2013
Halaman        : 312
Buku yang ditulis oleh Dr. H. Moh. Haitami Salim, M.Ag, ini mempertegas pentingnya tugas keluarga dalam pendidikan agama bagi seorang anak.
Buku ini membahas ihwal pendidikan agama islam. Secara formal dan informal, pendidikan agama maupun pendidikan keagamaan telah diatur oleh peraturan dan perundang-undangan. Untuk pendidikan agama secara informal tentu sangat tergantung kepada keluarga masing-masing, terutama orang tua.
Yang sudah kita ketahui, bahwa keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama dalam kehidupan anak, termasuk pendidikan agama sebab dari keluargalah khususnya orang renta anak akan mendapatkan pendidikan untuk pertama kalinya serta menjadi dasar perkembangan anak dan kehiudpan di masa yang akan datang.Keluarga memeberikan tugas yang sangat besar untuk penbentukan tingkah laku, watak, moral dan pendidikan anak.
Orang renta biasa disebut  sebagai pendidikan utama dan pertama bagi belum dewasa mereka. Dari merekalah anak mula-mula mendapatkan pendidikan. Oleh sebab itu, bentuk pertama dari pendidikan terdapat dalam kehidupan keluarga.
Pendidikan agama mempunyai tugas ganda, pada satu sisi berperan sebagai ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai spiritual. Sementara disisi lain menjadi pendorong meraih hidup senang dan sejahtera. Peran ganda ini merupakan potongan dari keinginan pendidikan agama untuk melahirkan insan yang sanggup hidup senang di dunia dan akhirat. Maka untuk memenuhi tugas tersebut, idealnya pendidikan agama perlu diintegrasikan mulai dari struktur sosial yang paling kecil, ialah keluarga.
Pendidikan agama dalam lingkungan keluarga bertujuan untuk memeberikan pengetahuan agama, memperkuat keimanan, mendidik dan membiasakan berakhlak yang baik sertav memperlihatkan ketrampilan dalam hidupnya nanti.
Seperti yang diuraikan pada buku ini, dijelaskan bahwa pendidikan agama yang dilakukan secara tertib atau bersungguh-sungguh di rumah dalam lingkup keluarga, terutama untuk menanamkan nilai-nilai fatwa agama dan pembentukan sikap serta kepribadian akan menjadi pemberian terhadap pembentukan abjad bangsa. Melalui sikap yang kasatmata sanggup dibiasakan dalam lingkungan keluarga khususnya orang tua. Conothnya seperti, dari kesadaran beragama dengan keimanan yang kuat, melakukan ibadah dan sosial, disiplin, kerja keras, gotong royong, berkata dan berperilaku yang sopan santun, menghormati orang yang lebih renta dan mencintai orang yang lebih mudah, dan lain sebagainya.
Buku yang ditulis Moh. Haitami Salim ini menjadi penting sebab memperlihatkan penjelasan, peutunjuk, dan bimbingan mengenai pelaksanaan pendidikan agama dalam keluarga. Di masing-masing potongan ada beberapa gagasan, pandangan dan klarifikasi yang di uraikan semakin mempertegas argumen bahwa pendidikan agama islam yang dilakukan kepada anak di lingkungan keluarga merupakan perjuangan yang sangat penting dan baik dlam pembentukan abjad seorang anak. Karena keluarga merupakan akar bagi terbentuknya masyarakat, bangsa dan sebuah peradaban.
Secara umum pendidikan agama dalam lingkungan keluarga yang diuraikan dalam buku ini bertujuan untuk membimbing dan membina seorang anak semoga menjadi seorang anak yang saleh dan salehah, berbakti kepada kedua orang tua, mempunyai kegunaan bagi diri sendiri, keluarga dan di masyarakat sekitarnya. 
Buku karya Dr. H. Moh. Haitami Salim, M.Ag yang berjudul Pendidikan Agama dalam Keluarga : Revitalisasi Peran Keluarga Dalam Membangun Generasi Yang Berkarakter, membawa pencerahan bagi siapapun, bukan hanya di lingkung keluraga saja, tetapi buku ini juga sangat cantik untuk praktisi pendidik, kaum biokrat atau sebagaian orang awam.
Oleh : Audia Prita Islami