[Review Anime] Watashi Ga Motete Dousunda

0
18

Diselingi nonton Sakura Trick, saya juga nonton Watashi ga Motete Dousunda. Ini memang sudah saya rencanakan sebelumnya. Karena sanggup rekomendasi dari teman suruh nonton anime ini. Yah, enggak mengecewakan, lah. Mungkin anime ini sangat cocok ditonton cewek, alasannya yaitu genrenya reverse harem. Awalnya saya pikir enggak akan hingga ke situ. Ternyata memang heroine yang dikelilingi banyak cowok. Seperti apa sih ceritanya? Langsung saja simak reviewnya.

Judul : Watashi ga Motete Dousunda
Tanggal Rilis : 7 Oktober 2016
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Harem, Comedy, Romance, School, Shoujo
Sumber Cerita : Manga
Studio : Brain’s Base

Sinopsis
Kae Serinuma sanggup disebut seorang “fujoshi.” Kala beliau melihat perjaka saling dekat, beliau akan berkhayal yang tidak-tidak! Suatu hari, abjad kesukaannya di anime mati, beliau jadi stress berat berat, hingga – hingga berat badannya turun drastis. Sampai-sampai 4 laki-laki ganteng mengajaknya jalan, tapi justru hal ini tak membuatnya tertarik, beliau malah lebih tertarik melihat mereka berkencan!

Jalan Cerita
Bercerita ihwal gadis Sekolah Menengan Atas berjulukan Kae Serinuma yang merupakan cewek otaku dan fujoshi. Dia ini orangnya gendut. Dan sangat suka membayangkan perjaka – perjaka disekitarnya dengan fantasi liarnya. Suatu hari, abjad favoritnya dari suatu anime kesukaanya mati. Serinuma ini pribadi stress berat dan gak mau keluar kamar selama seminggu. Sampai enggak sadar tubuhnya jadi kurus dan cantik. Pas berangkat sekolah, perjaka – perjaka yang tadinya benci beliau jadi suka. Serinuma sendiri heran dengan perubahan tubuhnya yang drastis. Meski sekarang beliau sudah cantik, tapi sifatnya masih sama, yaitu fujoshi. Ceritanya berdasarkan saya enggak begitu menarik – menarik amat. Di mana perjaka – perjaka jadi sering mendekati Serinuma lebih dari biasanya. Dan jawaban Serinuma pun biasa saja. Enggak terlintas jikalau perjaka yang mendekatinya itu suka padanya. Malah dianggap menarik alasannya yaitu kadang ada saja adegan di mana perjaka – perjaka jadi romantis. Nah, ini yang disukai Serinuma sebagai fujoshi. Ahahaha. Tapi, meski Serinuma seorang fujoshi. Terkadang beliau juga sanggup merasa aib ketika berduaan dengan cowok. Dan ini merupakan perkembangan yang sangat baik berdasarkan saya. Makara kita tahu jikalau fujoshinya itu enggak menghalanginya untuk menyukai lawan jenis. Tapi alasannya yaitu ini reverse harem, sama menyerupai harem di mana satu perjaka yang dikelilingi cewek, terus suruh milih siapa, biasanya si perjaka bakal netral. Bukan, lebih tepatnya enggak akan berpacaran dengan salah satu cewek yang mengelilinginya. Nah, hal itu juga berlaku dengan Serinuma. Hal ini dilakukan biasanya semoga para penggemar tidak kecewa. 

Karakter
Ada empat perjaka ditambah satu cewek yang selalu akrab dengan Serinuma. Diantaranya Yuusuke Igarashi, Asumu Mutsumi, Nozomu Nanashima, Hayato Shinomiya, dan satu cewek berjulukan Shima Nishima. Masing – masing mempunyai sifat yang biasa ditemui di genre reverse harem lainnya. Misal Igarashi yang merupakan perjaka atletik. Dia masuk klub sepak bola dan mempunyai tubuh yang atletis. Ada juga Mutsumi yang polos, beliau tidak tahu jikalau dirinya mengasihi Serinuma. Dia ini sangat menyukai sejarah. Lalu Nanashima, biasa dipanggil Nana. Dia ini tsundere-nya versi cowok. Dan perjaka terakhir, Shinomiya. Dia adik kelas yang sanggup dibilang perjaka kikuk. Gampang disuruh, dan orangnya enggak mau kalah. Lalu satu cewek berjulukan Shima, beliau sama menyerupai Serinuma yang seorang fujoshi. Malah suka banget bikin doujin, yang kadang ia jual di program jejepangan menyerupai comiket atau semacamnya. Serinuma pun menyukai karya – karya Shima yang katanya luar biasa. Shima ini orangnya malah kayak cowok, beliau juga suka dengan Serinuma, malah sudah jadi rival dari abjad perjaka lainnya.

Art
Studio yang menggarap anime ini yaitu Brain’s Base. Kalau dilihat-lihat riwayatnya, studio ini pernah menangani Isshuukan Friends, Oregairu, dan Amnesia. Dengan masing – masing mempunyai grafis unik. Terutama Amnesia yang mempunyai genre sama menyerupai Watamote (Watashi ga Motete Dousunda) ini. Kalau dibandingkan, mungkin sama menyerupai Oregairu season pertama. Tapi rasanya masih enakan nonton Oregairu. Cuma bedanya, jikalau Watamote ini ada selingan di mana ketika adegan lucu, beberapa abjad berubah jadi chibi atau semacamnya. Itulah yang menjadi nilai tambah.

Ost
Lagu Pembuka: Prince×Prince oleh From4to7 (Para abjad cowok) dan Dokidoki no Kaze 「ドキドキの風 」 oleh Rie Murakawa. Lagu pembukanya gila! Jijik saya liatnya! Ahahahaha. Yah, selain lagu pembuka dan penutup, untuk bunyi berdasarkan saya biasa dan sudah menyerupai pada umumnya. Tidak ada komentar, deh.

Overall

Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 7.5 / 10
Art : 6 / 10
Ost : 7 / 10
Watashi ga Motete Dousunda : 7 / 10

Walaupun anime ini dikhususkan untuk cewek, tapi berdasarkan saya enggak ada salahnya kalian yang perjaka nonton ini. Candaannya juga enggak garing – garing amat.