[Review Anime] Tales Of Zestiria The X

0
15

Kali ini aku akan mereview salah satu anime terbaik di demam isu Summer 2016. Salah satu garapan Ufotable yang terbaik juga. Anime ini berjudul Tales of Zestiria the X. Oke, gak usah terlalu usang basa-basinya eksklusif disimak aja Reviewnya ^^

Judul : Tales of Zestiria the X

Tanggal Rilis : 10 Juli 2016
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps

Genre : Action, Adventure, Magic, Fantasy
Sumber Cerita : Game
Studio : ufotable


Sinopsis
Sorey ialah seorang insan yang tumbuh di antara “seraphim” (tenzoku), roh yang tak terlihat oleh manusia. Sorey percaya pada dongeng yang menyampaikan bahwa “dulu kala semua orang sanggup melihat seraphim” dan bermimpi mengungkap misteri kuno untuk membuat dunia dimana orang – orang dan seraphim sanggup hidup tenang bersama. Suatu hari, Sorey mengunjungi ibu kota untuk pertama kalinya. Namun, ia terlibat dalam insiden yang membuatnya mencabut pedang suci yang tertancap di kerikil dan menjadikannnya “Shepherd”, seorang yang berperan untuk menyelamatkan dunia dari bencana. Ia menyadari beratnya misi yang harus ia emban dan juga impiannya untuk membuat insan dan seraphim sanggup menjalin relasi yang lebih erat. Dengan demikian, sebagai seorang Shepherd, Sorey memulai perjalanan yang menakjubkan dengan teman-temannya.

Jalan Cerita
Anime yang disesuaikan dari game dengan judul yang sama ini melatar belakangi dongeng seorang anak insan berjulukan Sorey yang sudah biasa hidup dengan Malaikat. Suatu hari ia bertemu dengan insan sekaligus Putri kawasan Ladylake berjulukan Alisha. Dan alasannya suatu kejadian, Sorey terpilih untuk menjadi sang pelindung yang bertugas mendamainkan dunia yang berisi peperangan. Walaupun disesuaikan dari game, jalan dongeng Tales of Zestiria ini berbeda. Mungkin tujuannya untuk melindungi orang yang tidak bermain gamenya biar tidak terkena spoiler. Jalan dongeng anime ini cukup menarik dan seru. Pertarungan di dalamnya juga tidak membosankan untuk tipikal anime bergenre action. Mungkin kekurangannya yaitu banyak istilah dalam bahasa absurd yang tidak terlalu diketahui masyarakat umum, dan pada episode 5-6 kita dibawa kembali ke masa sebelum Tales of Zestiria yaitu Tales of Berseria. Beberapa orang tidak terlalu menyukai filler itu. Namun, sebetulnya nanti tetap ada kaitan antara Tales of Zestiria dan Tales of Berseria. Endingnya masih menggantung, namun jangan khawatir kelanjutannya akan berlanjut pada tahun 2017.

Karakter
Anime ini menjadi ladang bagi para fujoshi berimajinasi. Dikarenakan ada 2 abjad laki – laki yaitu Sorey dan Mikleo yang terlihat cukup mesra dimata para fujoshi. Karakter dalam Tales of Zestiria sanggup dikategorikan abjad yang umum diketahui sifat sifatnya. Sorey, tokoh utama dalam anime ini mempunyai kepribadian yang keren untuk seorang pelindung. Ia cukup protektif dan baik hati, terutama pada Alisha, alasannya ia ialah insan pertama yang ia temui. Lalu ada Mikleo, sahabat sekaligus malakiat bertipe air yang selalu menemani Sorey kemanapun. Ia mempunyai sifat yang selalu khawatir akan keadaan Sorey. Masih ada lagi abjad lainnya menyerupai Sang Putri, Alisha Diphda, Edna sang malaikat bertipe tanah, dan Lailah malaikat bertipe api.

Art
SEMPURNA ! SAYA GA BISA KOMEN APAPUN TENTANG INI

Ost
Musik pada Tales of Zestiria juga keren lho untuk didengarkan. Background song, kemudian Opening dan Endingnya sama sama keren. Saya sangat menyukai musik pada anime ini. Openingnya berjudul “Kaze no Uta” dan “BURN” yang dinyanyikan oleh grup musik ternama FLOW. Kedua openingnya sangat keren dan sanggup membangkitkan semangat kalian. Pada endingnya berjudul “calling” dinyanyikan oleh fhana. Lagu ini sangat lezat untuk didengarkan. Artinya yang sangat dalam serta nadanya yang sanggup menenangkan hati membuat “calling” menjadi ending terfavorit saya.

Overall

Jalan Cerita : 8.1 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 10 / 10
Ost : 9.2 / 10
Tales of Zestiria the X : 9.1 / 10


Yosh,akhirnya selesai juga. Bagaimana berdasarkan kalian anime ini? cukup keren bukan? Bagi yang ingin tau kelanjutannya silahkan nonton season 2-nya.