[Review Anime] Shinsekai Yori

0
19

Pada kesempatan kali ini saya akan mereview salah anime yang sempat terlupakan, bahkan sanggup di bilang sebagian orang akan “drop” anime ini, mungkin review ini sanggup merubah evaluasi perihal “Shinsekai Yori”.

Judul : Shinsekai yori
Tanggal Rilis : 29 September 2012
Episode : 25
Durasi : 22 Menit per Eps
Genre : Sci-Fi, Mystery, Horror, Psychological, Supernatural, Drama
Sumber Cerita : Novel
Studio : A-1 Pictures

Sinopsis

Cerita berlatarkan di Jepang pada masa seribu tahun dari sekarang. Lima tokoh utama: Saki, Satoru, Maria, Mamoru, dan Shun dilahirkan dengan kekuatan yang sanggup diartikan sebagai “Utopia”. Setelah banyak tragedi terjadi, Saki dan yang lainnya mulai menyadari diri mereka yang bahu-membahu pada pengaruhnya dalam dunia ini. Akhirnya kelima dari mereka mulai melaksanakan petualangan yang berbahaya untuk melindungi teman, keluarga dan orang yang mereka sayangi supaya “kehancuran” tidak datang.

Jalan Cerita

Diadaptasi dari novel karangan Kishi Yusuke, Shinsekai Yori dengan latar belakang dunia pada masa depan, lebih tepatnya 1000 tahun dari sekarang. sebuah utopia yang di buat oleh insan yang mempunyai kekuatan psikokinesis atau Cantus (Sebutan yang digunakan dalam serial ini), Awal kisah dengan memperkenalkan kehidupan & keseharian para murid di sebuah sekolah yang dibangun dengan tujuan melatih dan menguasai kekuatan supernatural mereka. beberapa episode akan terlihat menampilkan bagaimana kinerja sistem yang berjalan, dan apa yang menjadi larangan yang tidak seharusnya di lakukan bagaimanapun alasannya. susunan dan arah maksud tiap episode mempunyai kekerabatan satu sama lain, yang mempunyai artian tiap episode tidak asal saja di buat, namun itu akan menjadi landasan dan teori yang akan menjelaskan misteri di balik dunia ini. Konsep kisah Shinsekai Yori mempunyai gaya originalitas tersendiri, bagaimana menggambarkan sebuah dunia yang diluar tampak indah dan tepat tapi di balik itu mempunyai sejarah kelam dari misteri dunia yang rahasianya terkunci rapat. Shinsekai Yori saya sanggup katakan bukanlah tontonan untuk anak kecil di bawah umur, banyaknya scene kematian, gore, darah, dan dengan sedikit tema dewasa, tentunlah bukan pilihan yang tepat. butuh pemahaman analisis dan gaya berpikir yang cepat untuk memahami beberapa isi konteks dari anime ini, melihat plot kisah yang sanggup menciptakan kalian galau mengenai aneka macam macam konflik kesetaraan dan keburukan kondisi insan nantinya. Bicara mengenai episode yang menampilkan Homoseksual konten baik itu Shounen Ai (BL; Boys love) dan mungkin sedikit Shoujo Ai (Yuri: Lesbi), bila saya sanggup katakan merupakan bentuk penyimpangan sistem yang telah berjalan di tengah komunitas distrik 66 kamisu yang berafiliasi pada adanya refleksi pendewasaan abjad pada anime ini. Makara bagi penonton yang telah “Drop” akhir scene, ini sebaiknya pikirkan kembali. jangan menilai sebuah anime alasannya alasan menyerupai ini, sebaiknya kita kesampingkan saja, mengingat Shinsekai Yori merupakan karya briliant dari aneka macam macam anime terbaik yang saya sanggup tawarkan. Keseluruhan yang sanggup saya tangkap dari Shinsekai Yori, Topik utamanya terfokus bagaimana prinsip – prinsip dasar insan dan peraturan sebuah komunitas sosial masyarakat yang di buat demi Kelangsungan hidup suatu organisme, yang sanggup membuatmu berpikir apakah sistem dan norma yang mereka pegang dan percayai sudah tentu benar atau tidak???!.

Karakter
Penggambaran dari tiap – tiap abjad yang ada sudah sangat realistis, cukup sulit untuk menciptakan personaliti abjad yang hidup di masa 1000 tahun mendatang dengan Kondisi kisah yang sangat kompleks. Plot kisah yang sangat baik, Pengembangan abjad sangat terlihat pada beberapa episode selanjutnya dan ini merupakan hal fantastis dan daya tarik dari Shinsekai Yori, dengan kisah yang berkisar antara 12 – 26 tahun umur dari abjad utama, kita tidak akan selalu melihat Saki yang terus menjadi anak kecil menyerupai kebanyakan serial anime lainnya.

Art
A-1 pictures sudah sangat baik dalam Merealisasikan Shinsekai Yori menjadi penyesuaian animenya, dilihat dari Artwork Background, Design Karakter, dan imbas dari animasi sudah sangat layak di tonton. khusunya untuk design karakternya agak berbeda dengan beberapa anime mainstream lainnya. gore scene yang ditampilkan juga tidak terlalu berlebih-lebihan. Seadanya tidak kurang tidak lebih. terlebih lagi dalam menggambarkan kondisi komunitas masyarakatnya A-1 Pictures sudah sangat memperlihatkan kepuasan bagi saya. walaupun juga tidak sanggup dikatakan sempurna.

Ost
Untuk hal musik, Shinsekai Yori sudah sangat baik dalam menjaga atsmofer dengan pemilihan dan penempatan pada tiap – tiap adegannya. Untuk Opening Musik, dalam anime ini tidak ada, Shinsekai Yori hanya mempunyai 2 Ending dari keseluruhan 25 episode yang ditayangkan, “Warate Ringo” yang di nyanyikan oleh Saki watanabe (Risa Taneda) pada episode 1-16 dan Ending ke-2 “Yuki ni saku Hana” oleh Maria Akizuki (Kana Hanazawa) pada episode 17-24, Tidak adanya Opening bukanlah dilema yang besar, kedua Ending ini sudah cukup menutupi apa yang menjadi kekurangannya.

Overall
Jalan Cerita : 10 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 8.5 / 10
Ost : 8 / 10
Shinsekai yori : 9 / 10

Di perindustrian anime ketika ini, memang sangat jarang menemukan suatu anime dengan simpulan yang memperlihatkan rasa kepuasan menyerupai yang ditampilkan Shinsekai Yori. Bagi yang sangat menyukai psikologikal, serial yang dramatis dan Misteri sebuah dunia yang sanggup membawa penontonnya kedalam unsur horror dengan intesitas tingginya konflik dan Plot Twist, Shinsekai Yori yakni Jawabannya.