[Review Anime] Seiken Tsukai No World Break

0
17

Kali ini saya mereview anime Romance Fantasy yang cukup populer di kalangan pecinta anime yang sudah “veteran”, berjudul “Seiken Tsukai no World Break”.

Judul : Seiken Tsukai no World Break

Tanggal Rilis : 12 januari 2015
Episode : 12
Duration : 24 Menit per Eps
Genre : Action, Fantasy, Harem, Romance, School, Supernatural
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Diomedea

Sinopsis

Haimura Moroha merupakan salah seorang Saver yang mencar ilmu di Akane Gakuen untuk mengendalikan kekuatan yang mereka peroleh berkat ingatan dari kehidupan di masa kemudian mereka. Namun, tidak menyerupai Saver lain yang hanya sanggup menjadi salah satu di antara kesatria Shirogane atau penyihir Kuroma, Moroha ternyata mempunyai ingatan dari dua kehidupan masa kemudian sehingga beliau mendapatkan kedua jenis kekuatan tersebut sekaligus. Dan dengan keunikannya itu, Moroha pun kemudian bisa menaklukkan makhluk-makhluk Metaphysical tingkat tinggi yang sebelumnya hanya bisa dihadapi oleh para Saver berpengalaman.

Jalan Cerita

Cerita sih sudah cantik tapi, ada terlalu banyak adegan sia – sia di anime ini. Situasi yang sama sekali tidak bekerjasama dengan kisah atau percakapan yang tidak memberi gosip apapun. adegan – adegan tersebut membuang-buang begitu banyak waktu yang seharusnya dipakai untuk menjelaskan setting dan membuatkan abjad para tokohnya. Alhasil, semua bencana di dalam anime ini seolah terjadi begitu saja, dan semua istilah asing yang di sebutkan hanyalah serangkaian omong kosong yang disodorkan secara paksa kepada penonton. Tidak pernah ada keterangan ihwal apa bekerjsama makhluk yang disebut Metaphysical itu, mengapa mereka menyerang, dan dari mana datangnya. Tidak pernah ada keterangan mengapa para Savior mempunyai ingatan dari kehidupan mereka yang sebelumnya. Atau juga tidak pernah ada keterangan mengapa para Savior perlu dikumpulkan dan dilatih di daerah menyerupai Akane Gakuen. Satu-satunya yang berhasil dilakukan oleh anime ini ialah membuat suasana dunia fantasi dengan kesatria, penyihir, dan monster – monster berwujud aneh.

Karakter

Barangkali belum pernah ada anime non-komedi yang menyerupai anime ini, yang mana semua tokohnya terlihat konyol, bahkan termasuk juga sang tokoh utama, “Haimura Moroha”. Mulai dari mendobrak dinding kediaman suatu keluarga aristokrat untuk menolong Shizuno hingga menantang semua Savior di suatu negara demi membela Elena (Lesha), Moroha begitu dipaksakan menjadi pahlawan yang akan menuntaskan semua duduk kasus dan menyelamatkan semua gadis sehingga setiap tindakan heroiknya justru tampak menyerupai lelucon. Lebih buruknya lagi, tidak pernah ada definisi yang terperinci terhadap abjad Moroha, beliau benar – benar hanyalah citra ideal dari seorang pemuda, tetapi tidak pernah lebih daripada itu. Kecuali mengungkapkan bahwa beliau pernah punya relasi romantis dengan Satsuki dan Shizuno, kehidupan masa kemudian Moroha juga tidak membantu apa – apa dalam membentuk karakternya. Sebaliknya, kehidupan masa kemudian tersebut malah meninggalkan efek negatif, alasannya ialah jikalau Moroha cuma butuh untuk mengingat sesuatu setiap kali ingin meningkatkan kekuatan, itu berarti beliau bahkan tidak melewati suatu proses pertumbuhan yang bisa dikatakan sebagai kisah perjalanan hidupnya sendiri.

Art

Art nya yang tidak mengecewakan memang bisa menimbulkan adegan pertarungannya sesekali terlihat seru, tetapi pemandangan menyerupai ini sangat jarang. Gerakan yang digambarkan secara berlebihan, sudut gambar yang miring hingga 90 derajat hingga yang paling aneh, rangkaian gerakan para tokohnya yang keliru, menyerupai ketika Moroha yang sesaat sebelumnya berlutut dan bersiap mendapatkan serangan dari atas namun kemudian beliau tiba – tiba saja pindah dan malah berlari menyerang dari jauh.

Ost

Nah, Musik ialah hal yang sangat vital untuk anime yang memainkan perasaan penonton. Menurut saya Ost nya cukup sinkron dengan animenya walaupun Openingnya kedengarannya menyerupai cuma menyerupai teriak – teriak, tapi Endingnya tidak mengecewakan bagus. Lagu pembuka untuk dibawakan oleh Petit Melady yang berjudul “Hi No Ito Rinne No Gemini” dan lagu penutupnya oleh Fortuna berjudul “Magna Idea”.

Overall

Jalan Cerita : 7.2 / 10
Karakter : 6.5 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 7.6 / 10
Seiken Tsukai no World Break : 7 / 10

Secara keseluruhan anime ini tidak mengecewakan seru. Walaupun ceritanya ditulis secara asal-asalan dan abjad semua tokohnya sangat dangkal, tapi semua itu ditutupi oleh kisah yang cukup menarik dan membuat anime ini masih layak untuk ditonton.