[Review Anime] Sasami-San@Ganbaranai

0
11

Kali ini saya akan mereview salah satu anime penyesuaian light novel yang hadir di awal tahun 2013 yang berjudul Sasami-san@Ganbaranai. Anime bergenre fantasy sekaligus komedi romantis instruksi sutradara Akiyuki Shinbo ini mengusung tema mitologi Jepang.

Judul : Sasami-san@Ganbaranai

Tanggal Rilis : 11 Januari 2013
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Comedy, Romance, Supernatural
Sumber Cerita : 
Studio : Shaft

Sinopsis

Tsukuyomi Sasami mewarisi kekuatan dari sang ilahi tertinggi Amaterasu. Namun entah mengapa, pada suatu hari kekuatan tersebut mendadak pindah ke abang laki-lakinya, Kamiomi, dan meski ia sendiri tidak menyadari, setiap kehendak Kamiomi kini mempunyai kemampuan untuk mengubah dunia, lantaran ilahi – ilahi yang lebih rendah yang terdapat di semua benda akan selalu berusaha mewujudkan kehendak itu. Maka, demi mencegah kekacauan di dunia oleh kakaknya, Sasami yang selama ini memutuskan untuk tidak akan berusaha kesannya kini terpaksa sedikit berusaha dengan mengawasi Kamiomi sepanjang hari.

Jalan Cerita
Meski agak rumit, anime ini berhasil membangun kualitas yang kokoh di dalam situasinya yang terbilang unik. Ada alasan untuk semua hal, memperlihatkan bahwa daripada sekadar berupa sitcom biasa, anime ini mempunyai sebuah plot yang telah dipersiapkan dengan baik. Sayangnya, jikalau anime ini memulai dengan lancar, cara berceritanya kemudian tidak begitu bagus. Setiap berpindah dari satu tahap ke tahap kisah berikutnya, anime ini ibarat mendadak banting setir, memperlihatkan pesan dan kesan yang sama sekali berbeda dari yang gres saja diberikan sebelumnya. Hal yang digambarkan jelek mendadak kemudian digambarkan sebagai sesuatu yang baik. Tokoh yang sebelumnya apatis kini datang – datang peduli dengan segalanya. Ini mungkin bisa dipahami sebagai variasi yang menyajikan pengalaman gres setiap kalinya, tetapi bagi sebagian orang pengalaman – pengalaman tersebut akan terasa hampa. Meski mereka bisa menghargai perkembangan kisah yang tidak terduga, pada ketika yang sama penonton juga akan merasa tidak puas, bahkan kebingungan, sehingga kecuali bab komedinya yang selalu menciptakan tertawa, emosi lain ibarat rasa haru dan kagum yang anime ini coba sampaikan tidak pernah bisa mencapai hati penonton.

Karakter
Seperti yang disebutkan sebelumnya, kesan yang diberikan anime ini dari satu tahap ke tahap kisah berikutnya selalu berubah-ubah. Hal ini juga berlaku pada para tokohnya, termasuk Sasami sendiri yang terus berganti dari tidak ingin berusaha menjadi ingin berusaha kemudian kembali lagi. Akibatnya, mereka menjadi lebih misterius daripada yang semestinya. Hingga final serial, penonton tidak pernah akan bisa mengenal siapa mereka yang sebenarnya. Namun beruntung, dengan plot yang dipersiapkan dengan baik, para tokoh tersebut juga setidaknya mempunyai latar belakang, peran, motif, serta tujuan dalam kisah yang jelas. Maka meski kemudian cara penggambaran mereka tidak konsisten, secara garis besar para tokoh di anime ini sudah mempunyai wujud yang bisa dikatakan utuh.

Art
Adegan – adegan aksinya menyajikan animasi yang lancar dan dinamis. Sementara, pada adegan – adegan yang lebih ‘damai’, anime ini memberi kesan artistik dengan sinematografi yang tidak biasa ibarat close-up hanya untuk sebagian badan para tokohnya atau sudut pandang yang fixed dengan angle yang lebar tanpa menempatkan tokoh – tokoh tersebut sebagai fokus utamanya. Mungkin tidak hingga setara dengan Araragi Koyomi dan gadis-gadisnya, tetapi dunia di sekitar Tsukuyomi Sasami tetap merupakan sebuah dunia yang menarik untuk dilihat.

Ost
Musik…OPENINGNYAAAA!! WAAAAAA!! KEREEENNNN!! Buat saya keren banget!!.  Dinyanyikan Sparkling Daydream-nya Chuu2Koi, vokalisnya ZAQ benar – benar bisa memikat indera pendengaran saya.

Overall
Jalan Cerita : 7.5 / 10
Karakter : 7.8 / 10
Art : 8 / 10
Ost : 9 / 10
Sasami-san@Ganbaranai : 8.3 / 10

Dengan variasi yang luas, kalian hampir tidak bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya di anime ini. Namun daripada merasa takjub, kalian mungkin justru akan kebingungan karenanya. Ini bukan wacana ceritanya, melainkan wacana apa yang bantu-membantu anime ini ingin anda rasakan darinya. Ketika anda gres mulai menangkap suatu kesan dari anime ini, berikutnya ia mendadak memberi kesan yang berbeda, kemudian ketika anda coba menyesuaikan pemahaman kalian, selanjutnya anime ini memberi kesan yang lain lagi. Rasanya ibarat mengikuti banyak versi kisah yang hanya dipaksakan mempunyai setting dan susunan tokoh yang sama. Dengan visual yang anggun dan karakterisasi yang cukup, anime ini masih menarik untuk disaksikan, tetapi selain dari sisi komedi dan sedikit informasi seputar mitos serta legenda di Jepang, kalian mungkin tidak bisa menikmati ceritanya sebanyak yang kalian harapkan.