[Review Anime] Saenai Heroine No Sodatekata ♭

0
12

Yossh risikonya saya bisa lanjut ngereview anime Saekano yang season ke duanya, siapa di antara kalian yang girang jingkrak – jingkrak pas season ke 2 ini tayang ?? Hayoo??, Ok untuk season ke-2 anime ini di beri judul “Saenai Heroine no Sodatekata Flat”

Judul : Saenai Heroine no Sodatekata ♭
Tanggal Rilis : 14 April 2017
Episode : 11
Durasi : 22 Menit per Eps
Genre : Comedy, Ecchi, Harem, Romance, School
Sumber Cerita : Light novel
Studio : A-1 Pictures

Sinopsis

Melanjutkan dongeng season pertamanya Tomoya Aki bersama teman – teman dalam menciptakan galge-game dan di sini mereka mendapat hambatan yang cukup serius dengan jadwal yang sudah mempet dan duduk kasus naskah Utaha yang belum kelar dan otomatis desain abjad pun belum bisa di kerjakan, belum lagi duduk kasus lainnya yang muncul, dan apakah mereka berhasil menciptakan galge-game yang terkenal dan hebat?

Jalan Cerita
Untuk dongeng Saekano Flat yang saya rasakan mencoba sedikit lebih serius dari season pertamanya yah serius dengan konflik yang di hadapi para karakternya, antara Eriri dan Utaha dan Tomoya sebagai penengah di antara mereka dan mencoba untuk menciptakan mereka akur sebab game mereka harus cepat kelar. dengan dongeng yang lebih serius Saekano Flat bagi saya langsung menyerupai kehilangan jati dirinya sendiri dan bahkan menyerupai gundah mau kemana jalan ceritanya, mengikuti irama di season pertamanya atau merubah irama gres tapi tetap dengan ciri khas Saekano yang begitu di sukai. Dengan kebingungan yang terjadi di anime ini malah menyebabkan Saekano Flat menyerupai nanggung menggarap konflik yang terjadi, dengan adanya konflik ini harusnya saya merasa was – was sebab memicu terjadinya perpecahan di blessing software. namun yang saya rasakan malah biasa saja tanpa adanya hal yang menciptakan saya gak rela bila mereka tuh terpecah belah, momen romantis antara utaha – Tomoya dan Tomoya – Eriri terjadi begitu saja tanpa adanya hal yang menciptakan saya merasa tak begitu berkesan dan malah sedikit membosankan. dan korelasi Tomoya dengan para abjad lain pun menyerupai hilang dan kurang emosional, bila saja diesekusi dengan baik mungkin bisa lebih yummy di tonton.

Karakter
Untuk abjad mungkin gak banyak berubah namun adanya konflik tampaknya para abjad tidak menampilkan performa yang maksimal menyerupai di season pertamanya, yang bisa menciptakan kita jatuh hati. untuk Megumi yah menyerupai di Saekano Flat ini menyerupai sengaja sedikit di kurangi penampilannya dan saya kecewa dengan penampilan gres ia yang berambut panjang menyerupai bukan Megumi yang saya kenal.

Art
Art yang di garap A-1 Pictures bagi saya mengalami perubahan dan kemajuan yang cukup signifikan dan bisa di bilang lebih baik dari season pertamanya, para abjad heroin pun pas scane close up begitu sangat menggoda. saya acungin jempol buat A-1 Pictures sebab sangat optimal dalam memvisualisasikan Saekano Flat ini.

Ost
Untuk musik Openingnya dengan judul “Stella Breeze (ステラブリーズ)” by Luna Haruna” terdengar lebih elok dan baik dari season pertamanya, walaupun di nyanyikan oleh penyanyi yang sama namun musik dan liriknya lebih Ok dan ngena. untuk Endingnya dengan judul, “Sakura-iro Diary (桜色ダイアリー)” by Moso Calibration (妄想キャリブレーション)” yummy dan lebih elok juga, terlebih video clipnya yang menampilkan Megumi dan Tomoya. untuk insert song juga cukup baik dan pas dengan momentum yang terjadi di anime ini.

Overall
Jalan Cerita : 8.5 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 9.2 / 10
Ost : 9 / 10
Saenai Heroine no Sodatekata ♭:  8.9 / 10

Walaupun Saekano Flat kehilangan jati dirinya di awal – awal episode dan hampir menciptakan saya langsung kecewa, namun  bagi yang telah jatuh hati pada anime ini akan tetap bisa suka terlebih pas memasuki episode akhir. yah mungkin saya sendiri yang terlalu berharap lebih, namun sehabis gw tonton hingga kelar, cita-cita untuk season ke 3 nya pun menjadi tinggi kembali hehehehe.