[Review Anime] Prison School

0
21

Kali ini saya akan mereview anime Prison School yang katanya anime paling manis di trend panas 2015.

Judul : Prison School
Tanggal Rilis : 11 Juli 2015
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Comedy, Ecchi, Romance, School, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : J.C.Staff

Sinopsis
Prison School berlatar di Akademi Hachimitsu yang gres saja berubah dari sekolah khusus perempuan menjadi sekolah umum. Pada tahun pertamanya sebagai sekolah umum, hanya ada 5 orang siswa pria beruntung saja yang diterima disana. Mereka berlima harus menghabiskan masa-masa sekolahnya dikelilingi oleh murid-murid perempuan dan berusaha untuk membaur dengan mereka. Sayangnya, impian mereka untuk hidup hening bersama para perempuan pun tidak berjalan dengan lancar. Hal itu dikarenakan anggota OSIS di sekolah tersebut sangat membenci laki – laki. Para anggota OSIS pun menjebak Kiyoshi dan 4 orang temannya semoga mereka sanggup dijebloskan ke dalam penjara sekolah. Lantas, bagaimanakah kelanjutan nasib kelima lelaki tersebut?

Jalan Cerita

Konsep kisah saya akui begitu unik, di mana ada penjara di dalam lingkungan sekolah, dengan dibalut genre ecchi, anime ini berhasil mensugesti para penontonnya untuk terus menonton. Bahkan episode satu dari Drama Prison School Live Action yang telah tayang tidak jauh berbeda mesumnya dengan yang ada di anime. Hanya saja, entah cuma saya yang terlalu lebay atau mungkin ada yang sependapat, mesumnya keterlaluan, hingga menjerumus ke NTR, terutama aksara Hana Midorikawa yang disuarakan Mbak Kana Hanazawa. Saya enggak terlalu memedulikan Meiko Shiraki yang paling banyak mempunyai adegan cukup umur ketimbang Hana. Cuma ketika giliran Hana, adegan dewasanya lebih ekstrim dibanding Meiko. Ah, benar, saya benci adegan Kiyoshi dan Hana, terutama ketika berciuman. Kasihan Chiyo yang menunggu Kiyoshi di luar penjara. Yah, mau bagaimana lagi, mungkin memang saya yang terlalu lebay menanggapinya. Lupakan hal itu, kisah Prison School ini ada sisi bagusnya juga, terutama lima tokoh laki-lakinya. Benar, mereka semua dipenjara dan tanpa sadar, persahabatan mereka diuji didalamnya.

Karakter
Aduh, malah bab karakter. Intinya mah bab Kiyoshi dan Hana bikin saya emosi. Oh, iya, Kiyoshi Fujino itu tokoh utama yang paling utama dalam kisah Prison School ini, selain dia, empat orang lain pun mempunyai keunikan tersendiri, misal Andre yang masokis, Takehito si otaku, Jouji si penyuka semut yang tubuhnya lemah (suka batuk darah), dan Shingo yang mukanya menyerupai preman. Masing – masing dari mereka mempunyai ego tersendiri yang menciptakan semuanya hampir memusnahkan persahabatan mereka. Tapi, justru disitulah nilai tambahnya. Selain itu, ada juga Meiko, si kacamata Wakil OSIS Belakang, Hana si fotografer dan hebat karate, dan Mari Kurihara si Ketua OSIS Belakang. Ada juga Kurihara si kepala sekolah yang ialah ayah dari Mari. Yang menariknya, kepseknya malah suka mengoleksi gambar bokong. Selain itu, Ada juga Kate Takenomiya yang muncul diakhir kisah sebagai Ketua OSIS Depan, atau sanggup dibilang OSIS Resmi. Oh, iya, mengenai Meiko Shiraki yang selalu mendedikasikan dirinya pada Mari, mungkin ada yang tidak tahu, tapi ketika Sekolah Menengah Pertama ternyata Meiko sering dibuli oleh Kate, dan Mari lah yang menolong Meiko, makanya Meiko selalu mengikuti perintah Mari. Mungkin sama menyerupai kisah manajer dan si cewek katana di Working!

Art
Untuk grafis, jujur saya tidak begitu suka, tapi alasannya ialah bumbu cukup umur yang ada didalamnya, grafis menyerupai ini malah cocok banget dengan animenya. Kalau enggak salah studio J.C. Staff ‘kan? Kadang ada adegan di mana wajah para tokoh benar – benar dibentuk jelek, dan disitulah nilah tambahnya. Komedinya jadi sanggup tersampaikan.

Ost
Lagu Pembuka: “Ai no Prison” oleh Kangoku Danshi (Hiroshi Kamiya, Katsuyuki Konishi, Kenichi Suzumura, Daisuke Namikawa, Kazuyuki Okitsu) dan Lagu Penutup: “Tsumibukaki Oretachi no Sanka” oleh Kangoku Danshi. Lagunya tidak mengecewakan lezat untuk didengar, terutama lagu pembukanya. Dan, untuk dampak suara, wow, sudah menyerupai anime yang penuh agresi saja, bikin mencekam. Cocok dengan adegan yang disuguhkan di dalamnya.

Overall
Jalan Cerita : 6 / 10
Karakter : 7 / 10
Art : 8 / 10
Ost : 8.5 / 10
Prison School  : 7.5 / 10

Sialnya, setiap episode bikin penasaran. Dan adegan dewasanya benar – benar menghinoptis saya untuk terus menonton. Selain itu cuma minus di NTR saja, sih. Tinggal nonton dramanya saja yang besok ahad episode duanya bakal tayang bab adegan Hana yang pipis dibawah pohon. Oh, iya, untuk trend kedua belum ada klarifikasi akan tayang atau tidaknya, yang terang di manga kisah masih berlanjut, makanya saya saya tahu kenapa Meiko sanggup nurut sama Mari. Soalnya ada di komik. Yah, itung – itung bonus spoiler dari saya.