[Review Anime] Outbreak Company

0
14

Kebetulan lagi pengen nonton yang lucu – lucu. Inget anime ini, jadi saya tonton ulang. Dan alasannya yakni belum pernah saya review, jadi sekalian saya ulas. Langsung saja, lagi malas soalnya.

Judul : Outbreak Company

Tanggal Rilis : 4 Oktober 2013
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Comedy, Fantasy, Harem, Parody
Sumber Cerita : Light novel
Studio : feel.

Sinopsis

Memiliki Ayah seorang pengarang Light Novel dan Ibu seorang ilustrator Eroge, Kanou Shinichi ada keturunan murni seorang Otaku. Namun beliau tidak mempunyai kekuatan istimewa apapun kecuali fatwa yang luas, insting yang tajam, insting yang istimewa ihwal “MOE” dan barang-barang, dari manga, anime, game, light novel, hingga figure. Suatu hari beliau dipindahkan ke sebuah dunia fantasi dimana elf hidup dan naga juga terbang! Bagaimana kelanjutan kisah Kanou Shinichi di dunia fantasi ini?

Jalan Cerita

Anime ini bercerita ihwal seorang otaku berjulukan Shinichi Kanou yang melamar pekerjaan di suatu perusahaan di Jepang. Perusahaan itu memang sengaja mencari otaku untuk bekerja bersama perusahaan tersebut. Dan Shinichi pun diterima. Lalu apa pekerjaannya? Nah, ini yang seru. Pekerjaannya yakni membuatkan budaya otaku di dunia lain (isekai), Kilas balik bentar, ya. Makara di sekitar hutan gunung fuji, pemerintah Jepang menemukan sebuah lubang absurd di celah bumi. Lalu mereka mengirim JSDF untuk menilik bergotong-royong apa lubang itu. Dan ternyata lubang itu yakni gerbang menuju dunia pararel. Dunia di sana bagaikan dunia fantasi, ada naga, elf, dan ras lainnya. Lalu, ada kekaisaran berjulukan Eldant. Untuk menghindari perang, pemerintah berinisiatif untuk beraliansi dan membuatkan budaya otaku di Kekaisaran Eldant. Oke, lanjut. Setelah diterima, Shinichi pribadi dibawa ke dunia pararel dengan cara dibius. Sesampainya di Kekaisaran Eldant, alasannya yakni perbedaan bahasa, baik Shinichi mau pun warga Eldant diberi cincin biar sanggup berkomunikasi meski berbeda bahasa.Terlepas dari itu, yang membuatnya menarik yakni agresi Shinichi untuk memamerkan budaya otaku menyerupai anime, manga, light novel, dan lainnya. Banyak yang keheranan dengan budaya otaku, apalagi manga yang ceritanya kadang mempunyai genre ekstrem menyerupai BL atau sejenisnya, Tapi malah disukai. Akibatnya, banyak warga yang malas bekerja hanya untuk membaca manga kesukaannya. Bahkan tidak akan bekerja hingga hasratnya terpenuhi.

Karakter

Mungkin saya enggak perlu menceritakan tokoh utamanya. Karena sudah dibahas mengenai dirinya yang seorang otaku akut. Untuk yang pertama, Jizaburou Matoba. Dia yakni orang dari perusahaan yang membawa Shinichi. Orangnya misterius, jarang sanggup sorotan, tapi sekali sanggup beliau mempunyai tugas yang penting dalam cerita. Ada pula Minori Koganuma, beliau anggota JSDF. Tapi ternyata Minori ini yakni fujoshi. Dia yang membuatkan virus BL ke Galious, seorang kesatria sekaligus sepupu Petralka. Nah, terakhir Myucel. Myucel ini seorang maid dari ras elf. Perlu diketahui, ras elf mempunyai kekuatan sihir dan sanggup mengeluarkan mantra sihir menyerupai dalam kisah fantasi. (Meski anime ini juga termasuk genre fantasi, sih)

Art

Anime ini ditangani studio Feel dengan isyarat Oikawa Kei, orang yang mempunyai banyak pengalaman di tokusatsu. Terakhir beliau menangani Kono Bijutsubu ni wa Mondai ga Aru (Konobi). Kalau diperhatikan memang menarik, penggambaran yang halus meski terkesan agak berlebihan. (Atau cuma perasaan saya?) Tapi di beberapa episode, terutama di adegan bertarung yang berdasarkan saya enggak penting – penting amat ternyata diberi sentuhan pengaruh yang luar biasa. Contoh dikala bermain sepak bola supernatural. Keren itu.

Ost

Lagu pembukanya mempunyai aura ceria, yummy didengar, dan sesuai dengan temanya yang berjudul Univer Page diisi oleh Suzuko Mimori. Sedangkan lagu penutup, alasannya yakni penyanyinya yakni seiyuu dari Petralka. Makara sudut pandangnya diambil dari Petralka, dengan kata lain kisah kesehariannya berjudul Watashi no Houseibako diisi oleh Petrarca Ann Erudanto III. Selain itu, saya suka latar suaranya dikala adegan tak diduga. Misal dikala Galious yang tertangkap aib – aib kucing dikala ditanya soal BL. Terus latar suaranya jadi “da, da da da da da da. Da, da da, dada.” Ah, pokoknya gitu. Sayang enggak ada suaranya.

Overall

Jalan Cerita : 8 / 10
Art : 7.5 / 10
Karakter : 8.3 / 10
Musik : 8 / 10
Outbreak Company : 8.2 / 10

Di anime ini kita belajar, jikalau hidup kita jangan terlalu bergantung pada anime, manga, atau sejenisnya. anggaplah sebagai hiburan dikala sedang bosan dan jangan terlalu hiperbola 🙂