[Review Anime] One Punch Man

0
17

Dulu waktu masih fenomenal, anime ini banyak dibicarakan di sosial media, bahkan tokoh utamanya hingga dibanding-bandingkan dengan abjad dari anime lain. Saya sendiri cukup tertarik lantaran anime ini bergenre action komedi.

Judul : One Punch Man

Tanggal Rilis : 5 Oktober 2015
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Action, Sci-Fi, Comedy, Parody, Super Power, Supernatural, Seinen
Sumber Cerita : Web manga
Studio : Madhouse

Sinopsis

Saitama, walau penampilannya tidak meyakinkan, dengan mulut datar dan kepala yang botak, namun Ia mempunyai kekuatan yang luar biasa!
Saitama yaitu seorang superhero yang haus akan lawan kuat, alasannya yaitu musuh setangguh apapun, pada alhasil akan kalah hanya dengan satu pukulannya. Mampukah Saitama menemukan musuh berpengaruh yang bisa berhadapan dengannya?

Jalan Cerita

Anime ini bercerita wacana cowok berjulukan Saitama yang menjadi pahlawan lantaran hobi, dan menghabisi lawan-lawannya dengan satu pukulan. Lantas, bukannya itu terlalu cepat berakhir? Ada musuh → Saitama tiba → Pukul satu kali → Selesai. Memang agak membosankan bila dibayangkan, tapi ternyata aslinya lebih membosankan. Maksud saya, kisah aslinya memang tidak cepat berakhir ibarat yang kalian bayangkan. Sebaliknya malah dibentuk jadi begitu lambat, bahkan hingga greget nunggunya. Misal ada monster muncul menyerang kota, Saitama enggak akan muncul di daerah terlebih dahulu, melainkan pahlawan lain yang muncul dan melawannya. Bisa ditebak semuanya akan kalah ketika Saitama muncul dengan satu pukulan. Mungkin supaya enggak cepat selesai dan untuk menciptakan penonton lebih mengetahui tokoh – tokoh yang lain. Juga supaya tahu kayak apa hebatnya monster itu, kali yah. Oh iya, tadi saya menyinggung pahlawan lain. Benar, pahlawannya bukan cuma Saitama, melainkan banyak sekali. bahkan ada Asosiasi Pahlawan yang menawarkan kemudahan kelas untuk semua pahlawan, mulai dari S (yang paling hebat), A, B, hingga C. Masing – masing kelas mempunyai ranking tersendiri. Saya enggak akan bahas wacana asosiasi pahlawan ini, yang terperinci ranking setiap pahlawan bisa naik tergantung apa yang dilakukannya.

Karakter

Agak susah juga jelasinnya, rata – rata hampir semua pahlawan punya satu tujuan, yaitu naik peringkat (ranking) dengan aneka macam cara. Tapi itu kebanyakan pahlawan yang termasuk tokoh pendukung, setidaknya itu berdasarkan saya. Tokoh yang paling disorot yaitu Saitama, Genos, hampir semua pahlawan kelas S, Amai Mask dari kelas A, dan satu lagi dari kelas C yaitu, Mumen Rider si pahlawan penggoes yang lemah namun sangat gigih meski tahu beliau tidak bisa melaksanakan apa – apa. Ada juga Genos, bisa dibilang beliau yaitu cyborg, mungkin? Dia bertemu Saitama dan menjadi muridnya. Karakternya cerdas tapi bego. Bagaimana ya bilangnya … beliau polos gitu deh. Buat pahlawan yang lain belum terlalu disorot, tapi ada satu yang bikin saya kesal, yaitu Tatsumaki, si cewek Esper. Enggak tahu kenapa beliau bikin kesal saja, sifatnya sombong. Enggak tahu gimana jadinya beliau bila sudah lawan Saitama. Buat Saitama enggak usah dibahas deh, Dia kan tokoh utamanya. Yang terperinci di sangat kuat,bermuka datar,dan botak. Udah itu aja.

Art

Ini studio Madhouse, ya? Jujur saja Art nya keren. Pas adegan bertarung juga dibentuk supaya masing – masing tokoh bisa kelihatan kehebatannya. Meski dalam beberapa adegan kebanyakan di skip, sih. Misalnya ketika menebas dengan pedang, gambarnya berubah hanya dengan kilatan, terus tiba – tiba musuhnya modar. Tapi saya akui, penggambarannya keren.

Ost

Saya suka lagu pembukanya yang berjudul berjudul THE HERO !! Okoreru Kobushi ni Hi wo Tsukero THE HERO !! oleh JAM Project, bikin semangat. Buat lagu epilog bergotong-royong bagus, tapi entah kenapa saya merasa enggak pas sesudah nonton adegan – adegan bertarung yang bikin semangat, tahu – tahu lagu penutupnya selow. Kalau didengarkan yang fullnya enak, sih.

Overall

Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 7.5 / 10
Art : 8.8 / 10
Ost : 8.5 / 10
One Punch Man : 8.5 / 10

Meski ceritanya bertele-tele yang bikin saya greget nunggu Saitama datang, tapi pembawaannya bikin enggak bosan. Juga kadang bikin saya ketawa sama aksinya Saitama.