[Review Anime] Omoi No Kakera

0
18

Anime ini mengingatkan kita pada tragedi gempa bumi dan tsunami Jepang Maret 2011 lalu. Biar cepat, eksklusif saja deh simak reviewnya.

Judul : Omoi no Kakera
Tanggal Rilis : 24 Maret 2016
Episode : 1
Durasi : 24 Menit 
Genre : Slice of Life
Sumber Cerita : Original
Studio : Fukushima Gainax

Sinopsis
Satou Hina, gadis Sekolah Menengah Pertama berumur 13 tahun yang sangat menyukai Ice Skating. Setelah kehilangan Ibunya pada kejadian gempa bumi tahun 2011, ia kemudian tinggal bersama Ayahnya di rumah sementara. Hanya kenangan yang sangat indah yang dimilikinya yang menciptakan Hina terus maju menghadapi masa depannya dan tidak terpaku pada masa lalunya yang menyedihkan.

Jalan Cerita
Jadi anime ini bercerita ihwal keluarga, di sebuah kota yang dulunya kena tragedi tsunami. Tapi ceritanya terfokus pada anak Sekolah Menengah Pertama berjulukan Satou Hina. Dia ini kehilangan ibunya ketika tragedi itu. Ditahun 2016, ia mengikuti latihan Ice Skating untuk ikut serta dalam perlombaan. Masalahnya, ia ini enggak begitu bersemangat. Bukan problem ibunya, malah temannya yang akan pindah kota dalam waktu dekat. Keputusan temannya yang begitu mendadak apalagi ayahnya yang enggak kasih tahu soal temannya itu membuatnya tidak sanggup menerimanya. Yap, galau, galau, galau, dan galau. Terus bagaimana nanti supaya ia enggak galau? Endingnya tidak mengecewakan bikin sedih, jadi enggak saya kasih tahu bagaimana kelanjutannya. Yang terperinci kisahnya ini sanggup sedikit kita contoh, terutama bab akhirnya. Cuma sanksi ceritanya kurang, jadi mungkin nanti atau bila ada yang sudah nonton, anime ini cuma dongeng biasa yang memang konsepnya sering kita tonton. Yah, berdasarkan saya juga begitu, sih.

Karakter
Di dongeng ini lebih memfokuskan ke Hina, si tokoh utama. Menceritakan karakternya yang sudah mendapatkan kenyataan, tapi dihadapkan dengan kenyataan lain. Apalagi ayahnya yang enggak banyak bicara soal kehidupannya. Maksudnya, di ayahnya ini lebih suka tidak membahas masa lalu.

Art
Grafisnya biasa saja. Cuma diakhir cerita, waktu Hina tampil skating pakai 3D. Memang, sih, bab ini pantasnya pakai 3D, supaya lebih luwes gerakannya.

Ost
Lagu Penutup: Omoi no Kakera 「想いのかけら」 oleh Rico Sasaki. Jujur, enggak ada istimewanya. ahahaha, biasa banget sih. Kalau dibilang manis ya bagus, bila dibilang buruk ya enggak, sih. Soalnya memang untuk anime yang bikin tidak mengecewakan bikin duka ya sudah pas. Apalagi pas adegan nanti bab – bab sedihnya. Musiknya itu, lo, yang mendukung banget.

Overall
Jalan Cerita : 7 / 10
Karakter : 7 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 6 / 10
Omoi no Kakera : 7 / 10

Saya jadi teringat Tokyo Magnitude. Cuma bedanya, bila ini ihwal Hina yang menjalani hidupnya sehabis tragedi lima tahun. Kalau Tokyo Magnitude ihwal bagaimana bertahan hidup ketika bencana. Sayangnya cuma satu episode. Mungkin bila 12 episode penuh bakal seru dengan beberapa penambahan dongeng lainnya. Eh, tunggu, jangan deh. Saya yakin bila 12 episode si Hina ini sifatnya makin enggak karuan. Asli.