[Review Anime] Nazo No Kanojo X

0
16

Pertama saya tertarik nonton anime ini gara – gara dulu sempat ada di list manga yang bakal saya baca, tapi ternyata sudah ada animenya (padahal sudah cukup usang 2012). Kontroversial dengan plotnya, saya tidak berekspektasi terlalu tinggi. Tapi ternyata ekspektasi saya meleset lagi, alasannya sanggup kalian baca dibawah ini!

Judul : Nazo no Kanojo X
Tanggal Rilis : 8 April 2012
Episode : 13
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Romance, School, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Hoods Entertainment

Sinopsis
Anime ini bercerita wacana relasi anatara Akira Tsubaki dan Mikoto Urabe. Urabe yakni murid pindahan yang gres saja pindah ke sekolah Tsubaki. Setelah beberapa kejadian aneh, Tsubaki menemukan dirinya ketagihan air liur Urabe. Setelah Urabe menyampaikan ketagihan tersebut yakni penyakit cinta, relasi dan ikatan mereka berdua mulai terbentuk. Dari sini banyak hal yang mereka alami, dan semuanya berputar antara Urabe, Akira dan air liur Urabe.


PV


Jalan Cerita
Meski dengan sebuah plot yang sangat sederhana, dongeng anime ini di luar dugaan benar – benar membuat penasaran. Tidak ada Science Fiction yang canggih atau kekuatan Supernatural yang asing ataupun dunia Fantasy yang memicu imajinasi, anime ini cukup menyajikan kisah romantis dengan seorang gadis yang misterius untuk membuat sebuah situasi yang senantiasa unik dan terus-menerus menarik. Laksana lembar demi lembar dari suatu novel misteri, penonton serasa diundang dari satu episode ke episode berikutnya hanya untuk mendapatkan sedikit saja petunjuk mengenai Urabe Mikoto, tetapi daripada identitas orisinil si pelaku kejahatan, sebagai hadiahnya anime ini menjanjikan relasi cantik dan agak tidak biasa antara dua orang remaja.

Karakter
Selain Urabe Mikoto, abjad – abjad di anime ini terasa sangat umum. Oka yang garang sudah hampir menjadi ibarat abjad yang harus ada dalam kisah romantis semacam ini, sementara Tsubaki tidak mempunyai ciri khas apapun yang membuatnya sanggup tinggal usang di ingatan. Akan tetapi, hal tersebut justru merupakan pilihan tindakan yang paling tepat, lantaran keseluruhan anime ini yakni wacana Mikoto. Memunculkan satu atau beberapa abjad lain yang sama eksentriknya hanya akan merusak dongeng dengan Mikoto tidak sanggup menjadi seunik yang seharusnya. Bahkan, keunikan Mikoto bahu-membahu masih datar – datar saja kalau dibandingkan dengan abjad – abjad di anime lain yang memang dikenal penuh kejutan, maka memakai abjad yang benar – benar biasa di sekelilingnya yakni apa yang pada hasilnya berhasil membuat Mikoto menonjol sebagai salah satu gadis anime paling misterius.

Art
Sangat disayangkan, meski bukan yang paling buruk, kualitas visual anime ini masih di bawah standar. Dengan garis – garis desain abjad dan juga animasi yang terkesan kasar, visualisasinya sangat ketinggalan zaman, seolah sesuatu yang berasal dari tahun 80-an. Dan kalau sebagian orang mungkin masih sanggup mendapatkan hal tersebut, voice-actingnya yang tidak tersinkronisasi dengan baik rasanya akan sulit untuk dimaafkan oleh siapapun. Terkadang verbal para karakternya terlihat sudah bergerak sampai satu detik lebih awal sebelum ada kata yang diucapkan. Terlepas dari alasan apapun yang mungkin menyebabkannya, kesalahan yang bahu-membahu tidak perlu ini mengakibatkan anime ini terkesan ibarat karya amatiran.

Ost
Music terdengar unik, lantaran music BGM nya bertemakan Mystery meskipun anime ini bahu-membahu bertema Comedy Romance. OP dan ED dinyanyikan oleh seiyuu Urabe juga tidak mengecewakan yummy untuk didengar.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 7.5 / 10
Art : 5 / 10
Ost : 8 / 10
Nazo no Kanojo X : 7 / 10

Visual anime ini jauh dari terbaik. Namun kalau kalian bersedia mengesampingkan kekurangannya, anime ini menyampaikan sebuah kisah romatis yang begitu unik (atau juga aneh) sampai kalian kemungkinan besar tidak akan menemukan anime ibarat untuk jangka waktu yang lama.