[Review Anime] Mondaiji-Tachi Ga Isekai Kara Kuru Sou Desu Yo?

0
16

Sekilas anime ini menyerupai dengan anime “No Game No Life”, dimana tokoh utamanya dikirim ke dunia yang ditententukan oleh sebuah game bahkan tokoh utamanya sama jeniusnya bermain game menyerupai tokoh utama di “No Game No Life”. Bedanya kalau di anime ini ditambahkan adegan action.

Judul : Mondaiji-tachi ga Isekai kara Kuru Sou Desu yo?

Tanggal Rilis : 12 Januari 2013
Episode : 10
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Comedy, Supernatural, Fantasy
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Diomedea

Sinopsis

Anime bercerita wacana 3 orang anak : Sakamaki Izayoi; Kudou Asuka dan Kasukabe You, yang mempunyai kekuatan super yang disebut ‘Gift’. Saat ketiganya tengah bosan dengan kehidupan sehari-hari mereka, muncullah amplop misterius yang ketika dibuka, seketika membawa mereka ke dunia fantasi berjulukan ‘Little Garden’… dimana didalamnya terdapat kelompok – kelompok yang saling berseteru dan bertaruh nyawa untuk kudeta dalam kompetisi yang disebut dengan “Gift Game”. Rupanya yang telah memanggil mereka bertiga ke dunia tersebut yakni seorang gadis bertelinga kelinci yang berjulukan Kuro Usagi. Dan tujuan Kuro Usagi memanggil mereka yakni untuk membantu kelompok yang belum usang ini telah kehilangan status sosialnya sehabis kalah dalam sebuah “Gift Game”. Darisinilah kehidupan gres mereka bertiga di dunia yang gres pun dimulai..

Jalan Cerita

Anime ini mempunyai protagonis laki – laki bertenaga over-powered dengan dua Heroin. hidup sesuai dengan genre fantasinya, ketiga protagonis tersebut diculik dari dunia sebelumnya atau timeline dan dikirim ke dunia gres yang disebut “Little Garden”. Meski namanya, “Little Garden” nampaknya sekitar 50 kali lebih besar dari Bumi. Mereka bergabung dengan sebuah komunitas “No Name” Seperti namanya komunitas ini tidak mempunyai nama atau bendera dan mereka mencoba untuk merebut nama mereka kembali dengan mengalahkan komunitas lainnya dan pada hasilnya mereka akan melawan raja iblis (Maou) yang menghancurkan komunitasnya dulu. Seiring perkembangan cerita, konteks dramatis dan adegan komedi disajikan dengan cara yang cukup bagus. Sejujurnya, kalau mereka tidak mengambil pendekatan ini, ceritanya niscaya sedikit basi, mengingat cuma ada 10 episode. Saya tahu banyak orang menganggap bahwa sumber daya tarik di anime ini yakni dalam desain visualnya.

Karakter

Izayoi yakni cowok berkekuatan luar biasa dan berakal yang selalu ingin berkelahi, Asuka yakni gadis pengendali pikiran yang ingin hidup bebas, dan You yakni gadis peniru kemampuan yang ingin mencari teman. Karena tujuan mereka sudah pribadi tercapai semenjak awal, bahkan tidak ada indikasi bahwa perjalanan hidup mereka masih di dalam proses, bahwa ada sesuatu yang akan terjadi dan akan mengubah mereka, dan menurut cara mereka digambarkan selama serial ini, sejarah mereka pun tampaknya tidak akan pernah menjadi sesuatu yang signifikan. Bagaimana dengan Kuro-usagi, maskot dari anime ini? Sayangnya, ia menjadi maskot hanya alasannya desain karakternya dan bukan alasannya karakterisasinya sendiri. Dengan tugas canggung di dalam dongeng sebagai seorang wasit yang mengawasi “Gift Games” dan sekaligus sebagai seorang anggota “No Name yang” berkepentingan memenangkannya, anime ini menyerupai kebingungan apakah harus menjadikannya tokoh utama ataukah justru tokoh pendukung. Berbeda dari tiga abjad yang disebutkan sebelumnya, Kuro-usagi yakni abjad yang tidak gampang untuk disimpulkan, namun bukan alasannya ia mempunyai banyak sisi yang rumit, melainkan cuma alasannya ia memang belum menjadi satu abjad yang utuh.

Art

Hal – hal mendetil menyerupai puing – puing yang beterbangan dan ledakan gelombang udara mengakibatkan kekuatan Izayoi terlihat dahsyat dan gerakan Kuro-usagi terasa cepat sebagaimana yang seharusnya. Lalu, dengan perhiasan pengaruh – pengaruh supernatural yang lebih kecil semacam perubahan warna rambut Kuro-usagi, visual anime ini selalu menyenangkan untuk ditonton.

Ost

Saya suka dengan Openingnya yang berjudul “Black † White” dibawakan oleh Iori Nomizu, walaupun gak sesuai dengan anime bertema fantasy, tapi aku mencicipi sesuatu ketika mendengarnya. Untuk Ending sih aku suka – suka aja, lucu liat para main character yang lagi menari dengan badan dibentuk menjadi chibi :3

Overall

Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 8.5 / 10
Art : 9.8 / 10
Ost : 8.5 / 10
Mondaiji-tachi ga Isekai kara Kuru Sou Desu yo? : 9 / 10

Visual anime ini sangat bagus, agresi – agresi para tokohnya mungkin masih bisa dinikmati, tetapi tidak perlu berharap mengenal mereka lebih daripada sisi fisik mereka. kalian mungkin akan ingin tau dengan usaha “No Name” melawan Maou, tetapi jangan berharap ada twist yang mengejutkan di dalamnya.