[Review Anime] Mahoutsukai No Yome

0
15

Akhirnya sesudah sekian usang menunggu, kita bisa menikmati salah satu anime yang diubahsuaikan dari manga Shounen karya Kore Yamazaki : Mahoutsukai no Yome. Kalian mau kisah cinta yang romantis tapi anti-mainstream? Atau kalian yaitu pecinta fantasi ala barat? Anime yang berjudul Mahotsukai no Yome ini mungkin cocok menjadi tontonan yang sempurna untuk kalian tonton.

Judul : Mahoutsukai no Yome
Tanggal Rilis : 8 Oktober 2017
Episode : 24
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Slice of Life, Fantasy, Magic, Shounen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Wit Studio

Sinopsis
Chise Hatori yaitu seorang anak yang dikucilkan oleh masyarakat karena bisa melihat makhluk-makhluk ghaib. Putus asa atas nasibnya, ia pun tetapkan untuk menjual dirinya dalam suatu lelang untuk para penyihir. Di sanalah ia dipertemukan dengan Elias, seorang penyihir yang membeli Chise untuk dijadikan murid, sekaligus dipersiapkan untuk menjadi pengantinnya.

PV


Jalan Cerita
Meskipun jalan ceritanya terkesan pelan, penonton tak akan merasa bosan alasannya obrolan dan interaksi antar karakternya sendiri cukup menarik untuk disimak. Pelannya jalan dongeng itu bisa dimaklumi alasannya banyakanya hal – hal yang harus dijelaskan sepanjang cerita, menyerupai perkenalan para tokoh dan juga konsep worldbuilding anime itu sendiri. Sepertinya Wit Studio tak mau terburu-buru dalam memunculkan konflik yang menjadi bumbu utamanya. Penonton dipandu terlebih dahulu untuk mengetahui seluk-beluk dunia Chise dan Elias sebelum menikmati konflik yang akan dihadapi sang penyihir dan Slay Vega tesebut. Langkah ini terbilang cukup jitu. Memang seharusnya dongeng berjalan pelan dulu di permulaan dongeng dan menfokuskan diri untuk memperkenalkan dunia yang niscaya belum familiar bagi para penonton dari segala usia. Mengakrabkan dongeng dengan penonton akan menciptakan mereka bisa mempersiapkan diri menikmati konflik yang akan muncul di masa mendatang.

Karakter
Karakter utamanya unik dan saling melengkapi satu sama lain. Untuk Elias, tampaknya ia mungkin mempunyai motif tersembunyi, masih mencoba memberi Chise apa yang ia percaya dan ia inginkan. Dan Chise dengan bahagia hati bersedia di sisinya dan menunjukkan apa yang ia inginkan.

Art
Berseting di dunia barat, tepatnya di Inggris, Mahoutsukai no Yome menyuguhkan pemandangan indah khas Eropa yang bisa menenangkan hati. Penonton seolah diajak jalan – jalan dulu menikmati semua pemandangan alam, menyerupai pegunungan dan hutan yang asri sambil mendengarkan klarifikasi dari obrolan aksara yang seolah bertindak menyerupai pemandu wisata. Tidak hanya artwork yang memanjakan mata, sajian CGI yang tak hiperbola juga turut menghiasi perjalanan dongeng Chise dan Elias. Efek – imbas untuk adegan penggunaan sihir yang dipakai Elias, Chise dan Angelica bisa menciptakan saya terpukau. Porsinya pas dan juga tampilan efeknya juga tak sekaku anime CGI kebanyakan, menyerupai anime Berserk dan Kado The Right Answer.

Ost
Lagu pembuka Mahoutsukai no Yome ada 2, tapi yang suka Opening pertamnya yang berjudul “Here” yang dibawakan oleh Junna. Permainan gitar akustik gitar dan tabuhan cepat dari drum yang diselingi alunan goresan biola menciptakan suasana khas fantasi ala negeri – negeri Eropa eksklusif terbayang di benak setiap pendengarnya. Selain itu, petikan gitar akustik yang mendominasi mempunyai imbas “menenteramkan” siapapun yang mendengar lagu satu ini. Kemudian, gaya vokal Junna ketika menyanyikan lagu ini terasa penuh oleh emosi yang berasal dari lirik-liriknya yang sederhana namun puitis. Tempo cepat dan lambatnya lagu ini juga seimbang, tak terlalu cepat maupun lambat. Untuk lagu penutupnya juga ada 2, yang pertama berjudul “Wa–cycle”yang dinyanyikan oleh Hanna Itoki lebih menyerupai pengantar tidur. Temponya yang lambat seolah menidurkan para penonton sesudah dongeng selesai. Namun kesan folklore dari “Wa-cycle” sendiri jauh lebih besar lengan berkuasa dari “Here”. Sebuah penutupan yang pas untuk anime bertema fantasi barat. Untuk Ending yang kedua, berjudul “Tsuki no mou Hanbun“ by AIKI & AKINO from bless4 juga gak kalah bagusnya dengan Ending yang pertama.

Overall
Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 9.2 / 10
Ost : 9.5 / 10
Mahoutsukai no Yome : 9 / 10

Mahoutsukai no Yome merupakan rekomendasi yang harus kalian tonton. Plot yang pelan dan mengalir dan interaksi antar karakternya yang menarik untuk terus disimak. Ditambah lagi pengisi bunyi yang bisa membawakan setiap tugas dengan penuh penghayatan dan totalitas.