[Review Anime] M3: Sono Kuroki Hagane

0
9

Pertama kali, saya sama sekali gak ada niatan untuk nonton anime ini, tapi gres nyadar kalau anime ini bergenre Mecha, wahh,,, boleh nih, terlebih sehabis baca sinopsisnya tampaknya ini anime berkualitas, tapi lihat ratingnya kok rendah? wahh,,, biarin dah, pribadi aja tonton.

Judul : M3: Sono Kuroki Hagane
Tanggal Rilis : 22 April 2014
Episode : 24
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Action, Sci-Fi, Mystery, Psychological, Drama, Mecha
Sumber Cerita : Original
Studio : Satelight

Sinopsis
Sebuah distorsi, kegelapan hitam tanpa henti. Lokasi di mana kegelapan menelan segala sesuatu dan mengambil semuanya dari kita telah dikenal sebagai Realm. Lahir di sana, seperti mereka ialah cerminan dari keputusasaan dan kekacauan manusia. Mereka disebut Peringatan. Sebuah penyelidikan ke Dunia Lain yang menggerogoti jiwa manusia. Dapatkah sebuah kelompok dengan anggota delapan anak laki – laki dan wanita berkumpul dalam upaya untuk memerangi kegelapan semoga insan sanggup melihat cahaya masa depan di luar Realm, Bagaimana mereka menghancurkan kegelapan yang memakan jiwa manusia?


PV


Jalan Cerita
Sebagai sebuah kisah misteri, anime ini bekerjsama sudah cukup bagus. Menggunakan suatu fenomena absurd yang belum pernah dilihat sebelumnya menyerupai Mumyou Ryouiki menyebabkan anime ini seketika terkesan misterius, sementara menunjukkan semenjak awal bahwa semua para tokohnya mempunyai kekerabatan diam-diam dengan fenomena tersebut menciptakan misterinya tampak semakin dalam dan pribadi mengundang rasa penasaran. Namun, anime ini bukan hanya kisah misteri, tetapi juga merupakan kisah bencana yang lahir dari penggunaan teknologi secara tidak manusiawi, dan sayangnya pada bab ini, anime ini ternyata tidak dipersiapkan dengan baik. Robot yang dikendalikan dengan kekuatan telepati? Tanpa ada klarifikasi atau latar belakang sedikit pun wacana bagaimana hal tersebut bisa dicapai, teknologi di anime ini terasa terlalu mengada-ada, dan akibatnya, nuansa tragis yang seharusnya muncul kemudian tidak pernah bisa tersajikan dengan benar. Tragedinya sendiri gampang dimengerti, tetapi sama sekali tidak ada emosi di dalamnya. Atau lebih tepatnya, emosi yang hendak disampaikan terasa sangat dibuat-buat, alasannya ialah sumber penderitaan yang semestinya menghantui para tokoh anime ini sebagian besar ialah bohongan. Buruknya lagi, barangkali lantaran sadar bahwa emosi di dalam ceritanya masih meragukan, anime ini terkadang bertele-tele ketika ia berusaha keras meyakinkan penonton, maka meski misterinya tadi memang selalu menarik untuk diikuti, pada ketika yang sama ia juga mungkin akan terasa cenderung hampa.

Karakter
Upaya anime ini untuk memberi kisah latar kepada masing – masing tokohnya memang patut dihargai, dan jikalau berdiri sendiri, kisah – kisah tersebut bekerjsama punya cukup daya tarik,  tidak istimewa, tetapi juga tidak buruk. Sayangnya, menilai anime ini secara utuh, kecuali untuk Tsumugi seorang, semua kisah itu pada akhirnya tidak berarti banyak. Anime ini mungkin hendak mengesankan bahwa kisah – kisah tersebut memilih abjad para tokohnya dan menghipnotis keputusan – keputusan mereka kemudian, tetapi ternyata tidak demikian. Pada kenyataannya, abjad setiap tokoh tampaknya sudah ditetapkan semenjak awal, sedangkan kisah mereka gres ditulis belakangan dan dimasukkan hanya sekadar untuk mengisi kekosongan yang ada, sehingga keduanya tidak pernah bisa benar-benar terhubung dengan baik. Begitu pula dengan hampir semua keputusan penting yang diambil, kisah mereka tidak berhasil menyediakan alasan yang terang sehingga setiap keputusan selalu terasa mendadak dan dipaksakan. Jika cuma sebatas ingin menyajikan misteri, cukup dengan mengumpulkan beberapa abjad yang berbeda, anime ini bekerjsama bisa dikatakan sudah melaksanakan hal yang sempurna terhadap tokoh-tokohnya, tetapi jikalau ia juga berharap semoga penonton bisa mencicipi suatu kekerabatan dengan mereka, anime ini masih harus berupaya lebih keras lagi.

Art
Kualitas animasi CG yang menunjukkan pertarungan antara VESS dan MAVESS dengan Imashime dan Mukuro terbilang lumayan, namun secara keseluruhan frekuensinya masih jarang, dan selain dari CG tersebut, anime ini tidak punya alternatif lain yang bisa sama menghibur. Animasi 2D para tokohnya masih sangat kasar, gerakan mereka terlihat kaku dan seringkali tidak menyatu secara benar dengan gambar latar, sedangkan ekspresi pada wajah mereka cenderung hiperbola dan terlalu didramatisir.

Ost
Soundtrack Opening dan Ending nya sungguh keren, di Ending keduanya ada Sable dari Nano yang energic, suka banget yang ini. Begitu pula dengan efek bunyi dan BGM yang sudah elok dan menambah sisi dramatis.

Overall
Jalan Cerita : 7.5 / 10
Karakter : 7.5 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 8 / 10
M3: Sono Kuroki Hagane : 7.6 / 10

Anime ini gagal menyajikan kisah dramanya dengan baik. Karena latar belakang yang dibangun dengan setengah hati, pengembangan tokoh yang tidak bersiklus dengan matang, kemudian ditambah visual yang tidak cukup bagus, bencana di dalam ceritanya nyaris sama sekali tidak mengandung emosi menyerupai yang diinginkan. Namun, sesekali anime ini masih bisa menunjukkan keunggulan dalam hal penulisan misteri dan animasi CG, maka jikalau kalian bersedia bersabar dengan sebagian besar durasinya yang mungkin akan terasa hampa, para penggemar kisah misteri tentu tetap bisa menikmati anime ini.