[Review Anime] Kyoukai No Kanata Movie: I’ll Be Here – Mirai-Hen

0
7

Awalnya saya enggak berniat buat ngebahas anime Movie ini, cuma gara – gara penasaran, apalagi habis nonton yang bab ke satu, jadi pengin bahas. Ah, iya, benar, ini film layar lebar bab kedua. Yang sebelumnya berjudul Kyoukai no Kanata Movie: I’ll Be Here – Kako-hen. Cuma saya enggak bahas, soalnya cuma rangkuman dari seri TV-nya.

Judul : Kyoukai no Kanata Movie: I’ll Be Here – Mirai-hen
Tanggal Rilis : 25 April 2015
Episode : 1
Durasi : 1 Jam 30 Menit 
Genre : Fantasy, Slice of Life, Supernatural
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Kyoto Animation

Sinopsis
Menceritakan Kuriayama Mirai yang bertemu kembali dengan Kanbara Akihito, namun ternyata Kuriyama telah kehilangan ingatannya. Walaupun ingatannya hilang ia dapat beraktivitas sebagai insan biasa walaupun Kuriyama tetap mempunyai kekuatannya. Dalam cerita, para pemburu siluman digegerkan dengan munculnya siluman yang tak biasa, maksudnya cara menyerangnya lebih cerdas dan beraturan. Dan para pemburu dibingungkan dengan apa bekerjsama itu? Benarkah siluman? Atau hanya boneka yang dikendalikan? Miroku Fujima mengincar Mirai yang masih tidak tahu siapa dirinya, untuk memperlihatkan gosip mengenai “Siapa bekerjsama jati diri dari seorang Mirai Kuriyama?”. Dan ketika Mirai tahu kehidupannya yang bekerjsama ibarat apa, terutama ketika kecil yang dikenal sebagai klan darah terkutuk. Dari situ, dimulailah dongeng yang sesungguhnya.

Jalan Cerita
Sebelumnya, saya enggak akan menceritakan penuh, alasannya yaitu anime ini memang gres muncul meski bekerjsama sudah tayang semenjak April 2015 kemarin. Awal mulai agak mengecewakan juga, maksud saya mengenai “bagaimana cara biar Mirai tetap hilang ingatan”. Yang mengusulkan ini tidak lain yaitu Akihito, beliau merasa lebih baik ibarat ini untuk mencapai kebahagiaan. Disisi lain, Hiroomi telah menjadi ketua untuk klan Nase, yang sebelumnya Izumi menyatakan mengundurkan diri. Dalam cerita, para pemburu siluman digegerkan dengan munculnya siluman yang tak biasa, maksudnya cara menyerangnya lebih cerdas dan beraturan. Dan para pemburu dibingungkan dengan apa bekerjsama itu? Benarkah siluman? Atau hanya boneka yang dikendalikan? Saya enggak akan memperlihatkan spoiler lebih, yang terang dalangnya yaitu Miroku Fujima. Itu, lo, laki-laki berkacamata. Dan beliau ternyata mengincar Mirai yang masih tidak tahu siapa dirinya, untuk memperlihatkan gosip mengenai “Siapa bekerjsama jati diri dari seorang Mirai Kuriyama?”. Dan ketika Mirai tahu kehidupannya yang bekerjsama ibarat apa, terutama ketika kecil yang dikenal sebagai klan darah terkutuk. Dari situ, dimulailah dongeng yang sesungguhnya.

Karakter
Karakter bekerjsama sih enggak ada yang perlu dibicarakan. Sungguh, hanya Akihito yang keras kepala dan Mirai yang terlalu pesimis mengenai jati dirinya. Maksud saya, ketika Mirai bertanya pada Akihito siapa dirinya, alasannya yaitu ia merara Akihito niscaya tahu sesuatu. Dan Akihito pun menjawab dengan kebohongan, disitu Mirai merasa tidak percaya namun pesimis untuk membongkar lebih dalam. Tokoh lain masih ibarat biasanya, paling Hiroomi yang telah menjadi ketua klan sifatnya agak berubah alasannya yaitu didesak dengan kekacauan yang ada, yakni penyerangan yang didalangi Miroku. Tapi untung Ayaka Shindou ibarat membimbing Hiroomi biar tetap tenang.

Art
Saya akui grafisnya sangat bagus, Kyoto Animation memang luar biasa. Namun, bab adegan pertarungan ibarat terlihat dipercepat, gerakannya enggak luwes, ini terlihat dari sudut kamera yang diperdekat ke karakter, atau datang – datang huruf itu tumbang. Mungkin mereka sedang menghemat biaya.

Ost
Ost theme berjudul “Aitakatta Sora” oleh Minori Chihara. Saya lagi malas bahas musiknya, yang terang sih saya menikmati lagu diatas ketika berakhirnya cerita. Efek bunyi pun tidak begitu menggelegar ibarat pada seri tv-nya.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8.5 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 7.5 / 10
Kyoukai no Kanata Movie: I’ll Be Here – Mirai-hen : 8 / 10

Awal dongeng memang saya agak kesal dengan keputusan Akihito. Apalagi dengan tidak adanya perlawanan dari dalang utama. Seakan-akan dirinya sudah menang dengan menyatakan bahwa keinginannya telah tercapai. Selain itu, saya agak kaget dengan tugas Izumi di sini. Sial, salah satu tokoh wanita keren yang saya kagumi ternyata ibarat ini!. Tapi, saya suka dengan dongeng antara Akihito dan Mirai. Kalau bukan alasannya yaitu Mirai yang megane, mungkin saya tidak akan menyukainya.