[Review Anime] Kumo No Mukou, Yakusoku No Basho

0
12

Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho yakni salah satu anime Movie karya Makoto Shinkai, perdana tayang pada 20 november 2004.  Kisahnya yang begitu mengharukan dan sangat dramatis menjadi alasan tersendiri bagi saya untuk mereview anime ini.

Judul : Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho
Tanggal Rilis : 20 November 2004
Episode : 1
Durasi : 1 Jam 30 Menit 
Genre : Drama, Military, Romance, Sci-Fi
Sumber Cerita : Original
Studio : CoMix Wave Films

Sinopsis

Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho yakni anime Movie wacana seorang perempuan yang mengalami suatu hal yang tidak lazim homogen mimpi,  kehidupannya seakan berhenti alasannya yakni kejadian tersebut. di mimpi itu ia selalu sendiri di suatu kawasan yang tinggi yang sangat abnormal dilihatnya. Cerita dimulai ketika Fujisawa Hiroki dan Shirakawa Takuya mulai dekat dan sering berbincang dengan seorang perempuan yang juga sobat sekelas mereka, yaitu Sawatari Sayuri. Kehidupan mereka bertiga terasa mempunyai kesan istimewa. banyak hal yang telah dilakukan dan dialami, Namun suatu hari Sawatari Sayuri menghilang tanpa jejak dari kehidupan mereka, hal tersebut menciptakan mereka berdua kehilangan suatu hal yang sangat berharga. 3 tahun kemudian, disaat Fujisawa Hiroki bersekolah di tokyo, ia sering mengalami mimpi yang menyerupai nyata. mimpi tersebut seakan menawarkan petunjuk wacana keadaan Sawatari Sayuri yang telah usang menghilang. dan kisah Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho mulai menarik dari scene ini.

Jalan Cerita
Cerita yang disuguhkan anti-mainstream banget, mungkin anti mainstreamnya menyerupai karya Makoto Shinkai yang lainnya. Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho memang begitu terasa dramatisnya, sangat mengharukan, dimana Sawatari Sayuri yang telah menghilang, namun Fujiwara Hiroki masih mempunyai keinginan yang tersisa untuk bertemu sekali lagi dengannya. dan ditengah impian tersebut, perlahan Hiroki mulai mememukan titik cahaya untuk bertemu dengan  Sayuri. Di dongeng juga menunjukkan bahwa Shirakawa Takuya telah sibuk dengan pekerjaannya, kebersamaannya dengan Hiroki juga telah renggang.

Karakter
Sifat dan abjad yang dibuat tampil baik, terutama kepada Hiroki dan Sayuri. kisah mereka akan tampil lebih detail dan terasa spesialnya, Dimana abjad utama yaitu  2 orang sahabat yang telah saling mengenal, dihadapkan dengan sebuah konflik. pertemanan mereka sempat kaku alasannya yakni konflik tersebut.

Art
Grafis anime saya sangat saya suka banget alasannya yakni tampil begitu natural, padahal tayang perdananya pada tahun 2004. mungkin saya berpendapat, anime dengan Art terbaik tahun 2004 rasanya jatuh kepada anime ini. Art-nya menjadi favorit saya alasannya yakni selaras dengan ceritanya.

Ost
Untuk musik saya sangat suka, ketika music background diputar di scene – scene yang tepat, yaitu permainan biola dan sesekali permainan piano. Untuk theme musicnya hanya hadir di bab Endingnya. Ending music tersebut berjudul “Kimi no Koe” by Kawashima, Ai. nuansa yang dihadirkan sangat mengharukan, menenangkan sekaligus terdengar romantis. Lagu ini diiringi scene abjad utama yang akan membuka jalan hidup baru. Oh iya, lagunya begitu berbobot, tampaknya pilihan Makoto Shinkai sebagai sutradara untuk memuat lagu ini sebagai Ending musik Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho tidaklah salah.

Overall
Jalan Cerita : 9.3 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 9.5 / 10
Ost : 9.2 / 10
Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho : 9.2 / 10

Bagi kalian penyuka anime Romance yang tidak biasa, saya saranin untuk nonton Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho.