[Review Anime] Kuma Miko

0
8

Nah, semalam resah mau nonton apa, kesannya cari tontonan ringan yang menghibur, dan terpilihlah Kuma Miko. Dilihat dari sampulnya aku rasa ini bakal jadi kisah menarik dan unik untuk diikuti, pasalnya sang gadis di sini yaitu seorang miko (gadis kuil) yang bertemu beruang (Begitulah kira-kira judulnya).

Judul : Kuma Miko
Tanggal Rilis : 3 April 2016
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Slice of Life, Comedy, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Kinema Citrus, EMT²

Sinopsis
Machi, siswi Sekolah Menengah Pertama yg melayani sebagai gadis kuil di kuil Shinto dan merawat seekor beruang, yang tinggal di gunung di Jepang bab Utara Di prefektur Tohoku. Sang beruang, Natsu, memiliki kekuatan untuk berbicara dan sekaligus penjaga Machi. Saat Machi menjelaskan pada Natsu bahwa beliau ingin masuk ke sekolah kota, beliau memberi Machi beberapa pertanyaan semoga beliau dapat bertahan hidup di kehidupan kota.

Jalan Cerita
Diawal kisah berdasarkan aku sungguh menarik. Makara ceritanya benar sesuai ekspetasi, perihal gadis kuil yang bertemu beruang, tepatnya “dengan beruang”. Sang gadis berjulukan Machi Ayadori yaitu tokoh utama berusia 14 tahun yang kesehariannya selalu pergi ke kuil kawasan di mana Natsu berada. Yang menjadi menarik, si Machi ini sudah bosan tinggal di desa dan beliau ingin pergi ke kota. Tapi, Natsu si beruang menentangnya. Alasannya, si Machi ini gaptek. Di sini yang seru. Setiap Machi didekatkan dengan barang – barang modern ibarat HP, penanak nasi, dan lainnya, selalu saja ada tingkah lucu alasannya yaitu kegaptekannya tersebut. Sayangnya, alasannya yaitu memang tema dari kisah ini yaitu gadis kuil, jadi 80% kisah berada dalam desa. Di kota hanyalah bumbu tambahan. Bahkan jika aku boleh bandingkan dengan Non Non Biyori, masih mending ini alasannya yaitu ada kisah di kotanya. Kalau Non Non Biyori kan full desa. Tapi, tetap dalam segi kisah berdasarkan aku mending Non Non Biyori, aura desanya berasa banget dibanding Kuma Miko.

Karakter
Karakter utama pada anime ini ada empat, yaitu Natsu Kumai si beruang, Machi Amayadori, Yoshio Amayadori, dan Hibiki Sakata. Saya rasa untuk Machi dan Natsu tidak perlu diperkenalkan. Dan, si Yoshio ini yaitu kerabat Machi. Untuk alasan tertentu aku benci abjad yang satu ini. Entah alasannya yaitu kelewat bego, atau memang karakternya yang menyebalkan. Dia ibarat memaksa Machi untuk melaksanakan apa yang beliau inginkan. Dan anehnya, si Machi mau – mau saja. Sedangkan Hibiki di sini yaitu abjad cewek yang dimana beliau ini suka ke Yoshio. Makara ceritanya enggak terlalu fokus ke Machi sama si beruang. Ada, lah, selingan sedikit kisah bagaimana lucunya Hibiki ketika salah tingkah didekat Yoshio.

Art
Karena ini kisah ringan berbasis komedi, jadi untuk grafis berdasarkan aku sudah pas dan yummy untuk dilihat. Tidak hiperbola dan bila ada adegan lawaknya, perubahan karakternya pas. Maksudnya, ada beberapa adegan yang menciptakan abjad menjadi chibi. Tapi jangan terlalu berharap lebih, ya.

Ost
Lagu Pembuka: Datte, Gyutteshite. 「だって、ギュってして。」 oleh Maki Hanatani dan Lagu Penutup: KUMAMIKO DANCING oleh Machi Amayadori (Natsumi Hioka) & Natsu Kumai (Hiroki Yasumoto) feat. Kumaide-mura no Minasan. Enggak banyak yang aku bahas dibagian ini. Yang jelas, sih, entah kenapa aku suka sama lagu penutupnya. Sederhana tapi yummy didengar. Efek bunyi dan semacamnya sudah pas sesuai cerita. Bagaimana, ya, bilangnya … Tidak terlalu hiperbola dan klop sama anime bergenre komedi keseharian ini.

Overall

Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 7.5 / 10
Art : 8 / 10
Ost : 7 / 10
Kuma Miko : 7.7 / 10

Ceritanya ringan dan enggak muluk – muluk. Hanya ada sedikit drama dalam ceritanya. Kalau memang suka loli, kenapa enggak tonton saja? Atau mau menghabiskan waktu luang? Enggak ada salahnya nonton anime yang satu ini.