[Review Anime] Konohana Kitan

0
18

Konohana Kitan atau yang bila dilokalkan artinya “Cerita Aneh dari Bunga Ini”. Yah, saya akui dongeng anime ini memang sedikit aneh. Memangnya menyerupai apa sih? Langsung saja cek pembahasannya di bawah.

Judul : Konohana Kitan
Tanggal Rilis : 4 Oktober 2017
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Slice of Life, Fantasy, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Lerche

Sinopsis
Yuzu seorang gadis rubah dan diasuh oleh Bhikkuni, dititipkan kepada sebuah institusi penginapan berjulukan Konohanatei dalam rangka berguru mengenai kehidupan. Kehidupan Yuzu sebagai seorang pelayan penginapan dimulai bersama para seniornya yang merupakan gadis – gadis rubah.

Jalan Cerita
Konohana Kitan ini mempunyai genre keseharian dan fantasi. Seperti yang terlihat di covernya, memang para karakternya bukanlah manusia, melainkan para rubah yang bekerja di sebuah penginapan berjulukan Konohanatei. Di anime ini kita akan difokuskan pada Yuzu, seorang rubah cilik yang mulai bekerja di Konohanatei. Melihat alur ini awalnya saya kira akan menyerupai Hanasaku Iroha, tapi saya lupa bila Konohana Kitan ini lebih ke keseharian, berbeda dengan Hanasaku Iroha yang intinya memang anime drama. Persamaannya hanya sang tokoh utama yang bekerja di sebuah penginapan. Penginapan Konohanatei ini terletak disebuah kota yang banyak jenis makhluk, mulai dari rubah, tikus, kucing, bahkan hantu dan boneka yang dapat berbicara pun ada. Oh, iya, semuanya tentu saja dalam bentuk menyerupai insan ya, cuma dengan perhiasan kuping sesuai dengan jenis makhluknya. Konohanatei sendiri merupakan daerah menginap populer di kota itu, dan sering menjadi daerah peristirahatan para pengembara, termasuk diantaranya manusia. Namanya keseharian, jadi setiap episode mempunyai dongeng berbeda dan acak. Meski begitu, setiap episode akan memperlihatkan hal gres yang unik. Tapi, di sini lebih difokuskan pada dongeng dari setiap karakter. Malah dapat saya katakan bila genre dari anime ini hampir berubah ke drama. Soalnya tiap huruf mempunyai dongeng pahitnya sendiri.

Karakter
Ada delapan huruf dalam anime ini, Pertama Ookami (Pemilik Konohanatei), Satsuki, Kiri, Yuzu, Natsume, Ren, dan Okiku. Mereka ialah para pegawai di Konohanatei. Saya tidak akan menjelaskan satu per satu setiap karakternya dengan rinci alasannya akan membeberkan spoiler berat. Yang terang setiap pegawai mempunyai korelasi unik sendiri. Seperti Yuzu yang gres masuk eksklusif satu kamar sama Satsuki yang intinya Satsuki ini orangnya sok kuat, sok tegar, tapi beliau ini bila aib imut banget. Dia bekerja di Konohanatei alasannya perintah dari keluarganya. Sedangkan Natsume atau biasa dipanggil Nacchan ini terlihat menyerupai laki – laki. Bahkan ada tamu Konohanatei yang menganggap awalnya Natsume ialah laki – laki. Sifatnya ini enggak dapat baca situasi, asal ceplas-ceplos, tapi sok keren bila sama Ren. Nah, Ren sendiri satu kamar sama Natsume, beliau ini suka sama Natsume alasannya suatu insiden di masa lalu. Sebagai informasi, namanya satu kamar, Ren ini sudah tahu bila Natsume perempuan. Terus Kiri ialah kepala pegawai di Konohanatei, beliau menyerupai abang dari Sakura, soalnya bila dilihat Sakura memang menyerupai anak kecil. Mulai dari kelakuan dan sifatnya yang suka main – main. Tidak menyerupai Kiri yang sangat dewasa. Makanya saya bilang sudah menyerupai kakaknya. Terakhir ada Okiku, beliau ialah boneka tradisional Jepang yang awalnya akan dilakukan pencucian di Konohanatei, tapi malah tahu – tahu beliau jadi terbiasa di Konohanatei dan jadi pegawai magang di sana. Oh, ada satu yang menciptakan saya penasaran, di satu episode si Bu Pemilik bilang bila Okiku ini masih berbahaya untuk keluar dari penginapan. Saya sendiri agak galau kenapa, mungkin akan saya jelaskan di lain waktu. Oh iya, ada yang menciptakan saya tertarik soal pengisi suara, yaitu Yuuki Oono, sang bintang film Yuzu dan Risa Kubota sang bintang film Ren. Mereka ialah pendatang gres tapi suaranya benar-benar imut. Yuuki Oono sendiri sebelumnya pernah mengisi suarakan huruf Jun Gotou di Tenshi no 3P! Dan di sana pun disuarakan dengan sangat imut. Saya jadi menantikan kiprahnya lagi dikarakter lain.

Art
Anime ini digarap oleh studio Lerche dengan instruksi Hideki Okamoto, dengan dibantu Takao Yoshioka sebagai komposisi seri dan Keiko Kurosawa yang mendesain karakter. Penggambaran yang diberikan sangat cantik alasannya para huruf ini dibentuk dengan sangat imut. Hanya saja animasinya tidak terlalu memperlihatkan perjuangan sang animator, terlihat pada episode lima yang lebih banyak slide gambar ketimbang animasi huruf bergerak. Tapi untuk keseluruhan saya akui lezat untuk dilihat.

Ost
Lagu Pembuka: Kokoro ni Tsubomi 「ココロニツボミ」 oleh eufonius dan Lagu Penutup: Haru Urara, Kimi to Sakihokoru 「春ウララ、君ト咲キ誇ル」 oleh Konohana-tei Nakai no Kai. Sebenarnya judul lagu untuk lagu epilog ada empat, tapi saya hanya menuliskan satu. Dari episode 1 – 3, 4  – 6, 7 – 8, 9 – 10, dan 11 – 12. Lagu epilog diatas ialah judul lagu untuk epilog episode 1 – 3. Saya sendiri lebih suka yang kedua untuk episode 4 – 6. Sayang saya enggak dapat baca kanji, cuma tahu bila yang nyanyi ialah Risa Kubota selaku pengisi bunyi Ren dan Ayaka Suwa selaku pengisi bunyi Natsume. Selain itu, untuk efek bunyi bagi saya sudah lebih dari cukup. Cocok dengan anime keseharian. Suara imut dari para bintang film huruf juga sudah memperlihatkan nilai tambah. Makara saya sendiri lezat – lezat saja mendengarnya.

Overall

Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 7 / 10
Konohana Kitan : 7.5 / 10

Awalnya anime ini tidak mengecewakan bikin penasaran, masuk episode empat eh mulai sedikit drama dari kisah salah satu huruf yaitu Yuzu, yang berlanjut nanti di episode enamnya bercerita ihwal masa kemudian Yuzu. Nah gara – gara ini saya jadi sangat tertarik untuk mengikuti anime ini. Kalau kalian suka anime Slice of Life atau keseharian untuk sekadar mengisi waktu, anime ini cocok banget buat ditonton. Selain disuguhkan imutnya para karakter, kalian juga akan diperlihatkan dongeng yang menarik setiap episodenya. Bahkan menyerupai yang saya bilang sebelumnya, akan ada sedikit bumbu drama yang ringan.