[Review Anime] Kono Bijutsubu Ni Wa Mondai Ga Aru!

0
18

Kali ini saya mereview anime trend panas 2016, judulnya Konobi atau lengkapnya menyerupai yang tertera pada judul. Oh, iya, sebelumnya saya sempat membaca ulasan milik Syntasium mengenai anime ini. Apa yang dibahas saya juga setuju. Mungkin di sini saya cuma sedikit menambahkan beberapa hal ihwal Konobi ini.

Judul : Kono Bijutsubu ni wa Mondai ga Aru!
Tanggal Rilis : 8 Juli 2016
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Comedy, Romance, School
Sumber Cerita : Manga
Studio : feel.

Sinopsis
Usami Mizuki yaitu anggota klub kesenian yang entah kenapa … suka sekali menggambar buah apel. Dia yaitu satu-satunya anggota klub tersebut yang memang benar – benar serius ingin menjalankan acara klub dengan cara melukis. Selain Mizuki, ada juga anggota lain yang memiliki talenta menggambar : Uchimaki Subaru, namun bakatnya tersebut hanya dipakai untuk menggambar cewek 2D saja. Selain mereka berdua, klub tersebut masih punya 2 anggota lain : Sang Ketua Klub (sebut saja Buchou), yang hingga final episode pun tidak diketahui namanya siapa yang kerjaanya cuma molor di sofa klub dan Collette, cewek blonde yang tak henti-hentinya menciptakan onar. Sesuai judulnya, This Art Club Has a Problem, dongeng anime ini berkisar ihwal kekonyolan – kekonyolan para anggota klub tersebut dan kehidupan mereka selama di sekolah.

Jalan Cerita
Untuk dongeng di sini sedikit unik, yaitu ihwal pemuda Sekolah Menengah Pertama berjulukan Uchimaki Subaru yang suka banget sama anime. Sampai – hingga beliau mendeklarasikan bila dirinya tidak suka 3D. Yap, beliau ini pecinta 2D. Terus apa hubungannya sama klub seni? Kaprikornus si Subaru ini punya harapan ingin melukis pengantin 2D idamannya. Perlu diketahui, gambarnya Subaru ini anggun banget. Oh, iya, anime ini bergenre romcom. Kaprikornus enggak bosen buat menontonnya. Apalagi ditambah tingkah laris Mizuki Usami, cewek anggota klub seni yang selalu salah paham dengan Subaru. Padahal beliau ini abang kelasnya, tapi bila sudah cinta mah, ya mau bagaimana lagi. Enggak cuma sebatas di klub seni saja, kadang di luar pun ada dongeng segar sebagai fan service. Tapi tetap masih ada unsur dari klub seninya. Seperti membersihkan kolam renang dengan menggambar dasar kolamnya, lomba melukis, dan bahkan ada dongeng cinta lainnya.

Karakter
Untuk Subaru dan Mizuki saya rasa tidak perlu dibahas lagi. Di dalam klub seni ini ada orang lain lagi, menyerupai Collete si cewek bule yang tinggal di Jepang. Dia ini digambarkan dengan aksara yang periang, namun ceroboh. Dia ini yang dapat mengubah suasana klub jadi enggak sepi. Soalnya si ketuanya (saya enggak tahu namanya) kerjaannya cuma tidur. Ada juga pembimbingnya, namanya Bu Yumeko Tachibana. Dia ini guru yang seksi dan koplak. Selain itu ada juga aksara pendukung lainnya menyerupai Kaori, temennya Mizuki Usami yang jahil banget. Tapi dibalik tingkahnya itu ada alasan baiknya, kok. Ada juga Maria Imari, cewek otaku yang sehobi sama Subaru. Nah, bila yang suka loli, di sini juga ada loli, lo. Namanya Moeka, usianya lima tahun. Ah, pokoknya sesuai namanya moe banget!. Oh, iya, saya suka dengan penggambaran masing – masing aksara yang dipegang. Kenapa? Soalnya mereka enggak berubah, aksara yang mereka punya akan tetap menyerupai itu hingga akhir. Kalau kalian nonton episode terakhir mungkin akan paham maksud saya.

Art
Ini studio Feel. ‘kan? Tapi grafisnya rasa KyoAni. Bisa dibilang menyerupai Chuunibyou demo Koi ga Shitai! , niscaya tahu, ‘kan, bagaimana? Gerakannya yang halus dan lezat dipandang jadi salah satu alasan saya betah nonton ini.

Ost
Lagu pembuka: STARTING NOW! oleh Nana Mizuki dan Lagu Penutup: Koisuru Zukei (cubic futurismo) oleh Sumire Uesaka. Saya suka dengan lagu pembukanya, dan untuk lagu penutupnya di sini tidak mengecewakan unik ilustrasinya. Bagaimana bilangnya, agak 3D atau memang 3D? Soalnya cuma disatu kawasan dan enggak ganti latar. Di episode terakhir lagunya dinyanyikan oleh pengisi bunyi dari aksara cewek anggota klub seni. Jujur saya malah lebih suka lagu epilog yang pertamanya. Untuk efek bunyi dan sebagainya menurutnya saya sudah pas, sih, mengingat ini anime keseharian yang dibumbui komedi, pas adegan lucunya niscaya bakal ada efek bunyi yang bikin penontonnya juga mencicipi apa yang dirasakan si tokoh dalam cerita.

Overall

Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 8.5 / 10
Ost : 7 / 10
Kono Bijutsubu ni wa Mondai ga Aru! : 8.2 / 10

Kalau kalian suka anime komedi romantis. Saya sarankan tonton anime ini, apalagi buat kalianyang suka melihat adegan salah paham soal cinta. Kayak terlalru GR, padahal yang dibahas bukan si tokoh tersebut. Pokoknya cocok banget, deh.