[Review Anime] Kokoro Connect

0
19

Anime garapan studio Silver Link ini diangkat dari Light novel berjudul sama yang ditulis oleh Sadanatsu Anda dan Shiromizakana sebagai ilustratornya. Anime ini menempati rating yang cukup baik di beberapa site bahkan beberapa lembaga menyampaikan bahwa anime ini merupakan anime terbaik untuk keluaran isu terkini panas tahun 2012 silam.

Judul : Kokoro Connect
Tanggal Rilis : 8 Juli 2012
Episode : 13
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Slice of Life, Comedy, Supernatural, Drama, Romance, School
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Silver Link.

Sinopsis
Anime ini menceritakan perihal sebuah klub berjulukan Klub Penelitian Budaya dimana anggota di klub ini mengalami fenomena – fenomena abnormal yang terjadi pada diri mereka. Fenomena ini dimulai dari pertukaran tubuh, nafsu birahi yang keluar secara tiba – tiba dan tak sanggup dikontrol, mundurnya usia anggota klub secara acak pada waktu tertentu dan fenomena membaca pikiran sesama anggota klub. Awalnya sebelum mereka mengalami fenomena ini, mereka hanyalah anggota klub biasa yang menjalani kehidupan normal layaknya remaja Sekolah Menengan Atas pada umumnya. Hingga suatu hari, sesosok makhluk mistik yang merasuki badan Gotou Ryuuzen (Wali Klub Penelitian Budaya) tiba kepada mereka dan menyampaikan bahwa fenomena ini tak akan berhenti apabila ia sendiri tidak menghentikannya. Mendengar hal itu tentu menciptakan anggota klub penelitian budaya panik bukan kepalang. Sejak ketika itu, mereka pun harus melewati hari demi hari dimana kekerabatan persahabatan sekaligus percintaan mereka diuji melalui fenomena –  fenomena abnormal yang mereka hadapi tersebut.

Jalan Cerita
Cerita anime ini berpusat pada lima anggota dari Klub Penelitian Kebudayaan yakni Taichi Yaegashi, Nagase Iori, Himeko Inaba, Yui Kiriyama, dan Yoshifumi Aoki. Dimana kelimanya dihadapkan pada sebuah fenomena abnormal yakni bertukarnya kesadaran atau badan dari masing – masing anggota. Dimulai dari Aoki yang bertukar kesadaran dengan Yui. Hal yang sama kemudian mulai terjadi pada anggota klub lain, yang mengakibatkan kekacauan dalam kehidupan mereka sehari-hari . Meski sangat aneh, kadang mereka sanggup menikmati sensasi bertukar badan ditengah fenomena tersebut. Namun itu tidak berlangsung lama, alasannya ialah seiring waktu, persoalan demi persoalan dari tiap anggota yang selama ini disembunyikan mulai terangkat berkat adanya fenomena pertukaran kesadaran serta fenomena – fenomena lanjutan yang semakin memperkeruh kisah anime ini. Di setiap arc, lima serangkai ini (Taichi, Inaban, Iori, Yui, Aoki) diperhadapkan dengan persoalan – persoalan yang berbeda sebagai jawaban dari satu fenomena tertentu. Selalu berada dalam permainan emosi yang unik, meski di tiap arc gak eksklusif kelima-limanya berperan menonjol untuk menuntaskan masalah. Akibatnya, sifat – sifat setiap karakternya menawarkan perubahan ke arah yang lebih baik setiap arc tertentu berakhir.

Karakter
Salah satu hal yang menjadi kekuatan besar anime ini, yaitu karakternya. Di awal, mereka keliatannya cuma remaja – remaja biasa. Tapi, fenomena – fenomena supranatural tersebut menempa mereka untuk terus berubah dan jadi lebih dewasa. Kelima-limanya jadi sanggup mengerti apa yang dirasakan oleh temannya yang lain dalam satu geng itu dengan baik, sanggup saling mendapatkan apa adanya sewaktu beberapa diam-diam terungkap, bahkan saling menyemangati seandainya salah satunya jatuh terlalu dalam. Persahabatan mereka benar – bener diuji, alasannya ialah biasanya dalam satu fenomena tertentu kekerabatan di antara mereka berubah renggang. Tapi mereka gak mau mengalah sama nasib. Mereka memang nggak punya solusi tepat untuk setiap permasalahan, namun terus mencoba dengan segala sesuatu yang mereka miliki dalam diri masing – masing hingga alhasil Heartseed tiba dan ngumumin jika fenomenanya berhenti. (kalo Heartseed udah ngerasa puas, maka fenomenanya berhenti). Jelas, suatu aksara yang manis gak mungkin sanggup dibangun jika aksara – karakternya sendiri gak punya sesuatu yang menarik. 

Art
Sekarang, Artworknya! Untuk anime keluaran tahun 2012 tergolong standar meski tetap nyaman di mata. Kalau ada yang merasa “Wah, ini kenapa desain karakternya seolah-olah K-ON! banget ya?”, aku rasa *setengah sok tau* alasannya ialah hal ini: desainer aksara untuk Light novel Kokoro Connect dan anime K-ON sama – sama Yukiko Horiguchi.

Ost
Musik…saya suka Ost Opening themenya yang berjudul “Paradigm” by eufonius. Satu lagi yang aku suka dari anime ini, yaitu BGM yang cocok untuk preview, menciptakan aku pun merasa gak sabar untuk nungguin episode selanjutnya sewaktu animenya masih on-going. Nice, indeed. 

Overall
Jalan Cerita : 9.2 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 8 / 10
Ost : 8 / 10
Kokoro Connect : 8.8 / 10

Saya memberi Kokoro Connect nilai tinggi untuk flow dramanya, pelajaran – pelajaran hidup yang sanggup diambil, dan permainan emosi yang menggugah. Sangat direkomendasikan bagi kalian yang suka drama serius dengan bumbu – bumbu supranatural.