[Review Anime] Kiseijuu: Sei No Kakuritsu

0
14

Kali ini saya akan mereview anime “Kiseijuu: Sei no Kakuritsu” dengan meminimalisir spoiler. Tetapi, intro dengan “tag” spoiler tetap ada dan jikalau ada spoiler akan saya peringatkan sebelum Anda terkena spoiler dari saya.

Judul : Kiseijuu: Sei no Kakuritsu

Tanggal Rilis : 9 Oktober 2014
Episodes : 24
Duration : 23 min per Eps
Genres : Action, Sci-Fi, Horror, Psychological, Drama, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Madhouse

Sinopsis

Anime ini bercerita ihwal suatu makhluk misterius yang disebut parasyte. Makhluk tersebut bisa mengambil alih seluruh badan insan dengan cara menginfeksi otaknya. Ketika sudah berhasil mengambil alih badan manusia, parasyte punya kecenderungan untuk membunuh & memakan sesama insan supaya bisa bertahan hidup. Akibatnya, banyak insan yang mati di tangan parasyte. Dan mirisnya, tidak ada satupun orang yang tau kalo pembunuhan itu ulahnya parasyte … Kecuali satu orang, Izumi Shinichi. Sebenarnya Shinichi juga merupakan korban parasyte. Hanya saja, parasyte yang menyerang Shinichi gagal menginfeksi otaknya. Dan hanya berhasil mengambil alih tangan kanannya saja. Sebagai satu-satunya orang yang mengetahui fakta dibalik pembunuhan tersebut, ia merasa punya tanggung jawab untuk menghentikan kebiadabannya parasyte. Oleh lantaran itu, ia pun meminta tolong ke parasyte yang ada di tangan kanannya untuk membantunya dalam memberantas semua parasyte yang ada di muka bumi.

Jalan Cerita

Cerita dimulai ketika alien berbentuk cacing berjulukan Parasyte menyerang bumi dan mengambil alih otak insan dengan masuk melalui hidung atau telinga. Makhluk itu juga menyerang seorang sampaumur berjulukan Izumi Shinichi sewaktu ia tidur, namun makhluk tersebut gagal masuk ke otaknya lantaran Shinichi sedang menggunakan headphone dan hanya berhasil masuk ke bab tangan kanannya. Oleh alasannya itu, makhluk tersebut dinamai Migi yang berarti kanan. Mereka berdua menyebarkan kepribadian dan melawan Parasyte yang lain untuk mencegah teror yang merebak di masyarakat lantaran ulah Parasyte. Kiseijuu mengandalkan genre body horror sebuah genre yang mengandalkan kehancuran dari badan dan memiliki keterkaitan dengan mutasi, penyakit, parasitisme dan virus yang menimbulkan perubahan atau kerusakan dalam bentuk tubuh. Untuk pengeksekusian di bidang body horror, Kiseijuu sudah menunjukkan kemampuannya bermain anggun di genre ini mulai dari visualisasi Parasyte yang memakan insan dengan bentuk alien yang cukup menakutkan dan juga kesadisan pembantaian insan di dalam anime ini oleh Parasyte.

Karakter

Mungkin saya hanya akan membicarakan sang tokoh utama saja, yakni Shinichi Izumi. Diawal cerita, Shinichi kaget melihat seekor ular menggeliat di kamarnya. Ular itu masuk melalui lengan kanannya yang meninggalkan lubang dilengannya. Karena panik, Shinichi eksklusif berteriak, namun usahanya sia – sia dan beranggapan tidak apa – apa, lantaran memang tidak ada yang terjadi pada tubuhnya. Paginya, Shinichi dikejutkan dengan tangan kanannya yang hidup, lubang dilengannya juga menghilang. Sejak itu, Shinichi menjalani hari – hari yang tidak biasa. Sifat Shinichi sendiri pengecut, namun sehabis bertemu migi (parasit), ia menjadi lebih berani. Bahkan penampilannya ikut berubah. Tidak ada yang aneh, ia juga bukan aksara yang bodo – bodo amat.

Art

Madhouse sudah melakukannya dengan baik, saya suka. Didalamnya juga minim akan sensor. Penggambaran dikala adegan tempur juga sudah bagus, begitu pula desain dari citra parasit, bahkan saya melihatnya menyerupai faktual dan sedikit menjijikan.

Ost

Saya suka lagu pembukanya yang berjudul “Let Me Hear” yang dibawakan “Fear”, dan “Loathing in Las Vegas”. Untuk efek suara, saya menyukainya . Apalagi dikala adegan bertarung, begitu menjanjikan.

Overall

Jalan Cerita : 10 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 9.5 / 10
Ost : 9.5 / 10
Kiseijuu: Sei no Kakuritsu : 9.6 / 10

Menurut saya anime sangat bagus, saya bahkan merasa kalau durasi yang diberikan terlalu pendek. Dan setiap ending episodenya kita dibentuk penasaran.