[Review Anime] Killing Bites

0
17

Di ekspresi dominan gugur 2017 saya sempat mengikuti salah satu franchise anime di ekspresi dominan tersebut yang bertemakan 12 binatang zodiac, tapi berada di dalam diri insan berjudul Juuni Taisen. Sekarang di ekspresi dominan hirau taacuh 2018 ada salah satu anime yang lagi – lagi memakai bentuk fisik dari binatang dan anime tersebut berjudul Killing Bites.

Judul : Killing Bites
Tanggal Rilis : 13 Januari 2018
Episode : 12
Durasi : 24 Menit per Eps
Genre : Action, Sci-Fi, Ecchi, Seinen
Sumber Cerita : Manga
Studio : LIDENFILMS

Sinopsis

Mengisahkan ihwal pertarungan ilegal antara insan setengah binatang yang tidak mengenal rasa takut yang disponsori oleh perusahaan besar. Mereka duel dengan insting binatang yang luar biasa. Yuuya Nomoto terpaksa terlibat dalam penculikan manusia, akan tetapi Hitomi Uzaki yang merupakan insan setengah Luwak Madu membunuh semua penculik kecuali Yuuya. Hitomi kemudian diutus untuk melindungi Yuuya.

Jalan Cerita
Killing Bites secara singkat menceritakan ihwal orang – orang yang yang dieksperimen dan disatukan dengan DNA binatang. Dan mereka yang sudah berhasil dari hasil eksperimen tersebut akan bertarung dengan sesama insan setengah binatang lainnya untuk menjadi suatu lahan bisnis perjudian yang besar. Jalan dongeng di anime ini terasa membosankan dan lebih memfokuskan pada pertarungan antar insan setengah binatang lengkap dengan adegan gorenya. Tidak lupa adegan keerotisan alias ecchinya, sehingga anime ini hanya memfokuskan pada satu konflik persoalan yaitu bertarung dan bertarung dengan bumbu penyedap berjulukan ecchi.

Karakter
Karakter – aksara di anime ini terasa biasa, walaupun sisi menariknya ialah menceritakan jenis binatang yang ada pada diri mereka. Lalu ada aksara laki – laki berjulukan Yuuya Nomoto yang saya tidak tau apakah beliau aksara sentral atau bukan di anime ini, terlebih beliau juga tidak banyak mendapat adegan di anime ini dan sifatnya yang dapat dikatakan datar. Lalu ada satu aksara wanita setengah binatang jenis Ratel dengan motto hidupnya yaitu ”Makhluk dengan Taring Paling Tajam Menang, itulah yang disebut Killing Bites” berjulukan Hitomi Usagi yang berdasarkan saya memang sengaja dibentuk overpower atau bagaimana?

Art
Desain grafis di anime inilah yang menjadi penolong anime ini menjadi menarik, sebab santunan animasi bertarung yang menarik dengan kesan gore yang dibentuk sedemikian rupa, sehingga menghasilkan kesan betapa sadisnya pertarungan antar insan setengah binatang di anime ini.

Ost
Bicara soal music, latar yang dipakai di anime ini terkesan memakai musik bernuansa Rock yang mendukung selama anime ini berjalan, terutama disaat adegan bertarung tapi sisa dari musik latar yang dipakai selain adegan bertarung masih terasa biasa. Anime ini memakai lagu berjudul Killing Bites yang dinyanyikan oleh FripSide sebagai lagu pembukannya pun masih dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk mencoba mengikuti anime ini dan lagu epilog berjudul Kedamono Damono (ケダモノダモノ) yang dinyanyikan oleh Kitsunetsuki (キツネツキ) dapat menjadi rekomendasi lagu yang elok untuk dimasukkan ke playlist kalian.

Overall
Jalan Cerita : 5 / 10
Karakter : 6 / 10
Art : 7.8 / 10
Ost : 8.2 / 10
Killing Bites : 7 / 10

Pada kesannya bagi saya, anime Killing Bites ini tidak begitu direkomendasikan bagi yang ingin fokus ke jalan ceritanya, tapi dapat dijadikan suatu tontonan bagi mereka yang melihat betapa gorenya anime ini (dan ecchinya).