[Review Anime] Isshuukan Friends.

0
23

Kali ini saya mau review salah satu anime Romance yang cukup menarik. Judulnya ialah Isshuukan Friends atau kalau dalam bahasa indonesia jadi Teman Satu Minggu.

Judul : Isshuukan Friends.
Tanggal Rilis : 7 April 2014
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Slice of Life, Comedy, School, Shounen
Sumber Cerita : 4-koma manga
Studio : Brain’s Base

Sinopsis
Kaori Fujimiya ialah seorang gadis penyendiri di sekolahnya. Fujimiya tidak ingin mempunyai sahabat alasannya ia mempunyai sebuah penyakit aneh. Setiap hari Senin ingatan Fujimiya perihal teman-temannya akan menghilang. Karena hal itulah ia  khawatir akan menyakiti hati temanya jikalau suatu hari sahabat tiba padanya tetapi ia tidak mengingat temanya tersebut. Dan alasannya hal itu pula lah Fujimiya menentukan untuk tidak berteman dengan siapa pun. Suatu hari, tanpa mengetahui hal tersebut, Yuuki Hase menghampiri Fujimiya dan mengatakan, “Aku ingin jadi temanmu.” Awalnya Fujimiya menolak alasannya tidak ingin menyakiti Hase. Namun Hase tidak mengalah hingga kesudahannya Fujimiya menceritakan masalahnya tersebut. Dan merekapun sanggup menjadi sahabat baik. Hingga tibalah pada hari Senin. Fujimiya benar-benar tidak mengingat Hasa dan kenangan bersamanya selama seminggu yang lalu. Namun bukannya merasa kecewa, Hase yang mengetahui bahwa bergotong-royong Fujimiya ingin berteman lebih dari siapapun justru mengatakan, “Aku ingin menjadi temanmu lagi.”

Jalan Cerita
Isshukan Friends, ialah sebuah anime yang mengangkat sebuah dongeng pertemanan yang berbau percintaan. Meskipun tidak dinyatakan secara blak-blakkan kalian yang nonton harusnya bisa mencicipi bab romance dari anime ini. Story yang terasa real tanpa fantasi menciptakan penonton terasa menyerupai menjalaninya sendiri, yah meskipun diberbagai scene sang main character terlihat bodoh, namun kalau kalian nonton hingga selesai akan tahu kisah yang sebenarnya.

Karakter
Anime ini memberi perhatian pada perbedaan yang paling tipis dari perubahan sikap dan sikap Kaori berdasarkan apa yang ia ingat atau tidak. Hal ini berhasil memperlihatkan bahwa walaupun sedikit, masih selalu ada perkembangan dalam relasi Kaori dan Yuuki. Dan karenanya, sekali lagi, sebagaimana menyaksikan seseorang yang berjuang selangkah demi selangkah untuk mewujudkan impiannya, emosi penonton kemungkinan besar akan hanyut bersama tokoh – tokoh ini . Anime ini sepertinya juga cukup cermat dalam menyusun abjad tokoh – tokoh pendukung menyerupai Shougo dan Saki biar ceritanya sanggup terus berjalan dengan lancar. Sebagai sahabat masa kecil Yuuki, Shougo merupakan sumber dorongan yang masuk nalar bagi Yuuki dikala ia mulai tidak bisa melanjutkan hubungannya dengan Kaori ke tahap berikutnya, tetapi yang terasa paling pas bagi anime ini ialah sikap Shougo yang bicara apa adanya sehingga memberinya kawasan khusus dalam ingatan Kaori, yaitu sebagai seseorang yang bersahabat, namun tidak cukup bersahabat untuk menjadi teman. Sementara, dikala tiba waktunya ruang lingkup interaksi Kaori diperluas, dengan sifat pelupanya sendiri, sangat masuk akal jikalau Saki kemudian menemukan relasi istimewa dan ingin berteman dengan Kaori. Dan selanjutnya, sifat pelupa yang sama juga membuka pintu sehingga kesudahannya lebih banyak orang yang ikut memahami dan mendapatkan kondisi Kaori.

Art
Setelah Usagi Drop, saya belum pernah lagi menonton anime dengan pewarnaan watercolour style menyerupai Isshuukan Friends. Ini ialah faktor pertama dari mana aura hangat itu berasal. Penggunaan warna yang nggak kelewat kontras menyerupai ini memang bisa menawarkan suasana tersebut hanya dalam beberapa detik sesudah menontonnya. Untuk desain karakternya! Dan ini ialah faktor utama yang bikin saya cinta mati sama Artwork pada manga karya Hazuki Matcha. Sejak baca manga pertamanya, Kimi to Kami Hikouki to, dalam sekejap saya eksklusif doyan. Begitu tau ia ngeluarin manga keduanya alias Isshuukan Friends ini, wah… udah deh, eksklusif diembattt…! Hebatnya, aura dari Artwork di anime nggak berbeda terlampau jauh dengan di manga. 

Ost
Sound, berdasarkan saya ini bab yang paling menarik dari anime ini. BGM yang sesuai disetiap scene mengakibatkan storynya terasa lebih hidup, dan gampang untuk dipahami. Apalagi kalau lagi galau-galau itu, bgm yang slow begitu masuk dan benar-benar terasa, tapi saya tak menjamin bisa akan menciptakan kalian mengeluarkan air mata. Dibagian opening ada “Niji no Kakera” (虹のかけら, lit. “Fragments of a Rainbow”) by Natsumi Kon, yang tentunya base friendship yang cukup anggun untuk dikoleksi. Untuk endingnya sendiri kita bisa mendengarkan “Kanade” (奏(かなで), lit. “Symphony”) by Sora Amamiya yang berdasarkan saya sangat easy listening dan sangat lezat didengarkan, music yang slow, bunyi yang lembut terasa begitu nyaman ditelinga.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 7.5 / 10
Ost : 9 / 10
Isshuukan Friends. : 8 / 10

Yah, itu saja review Isshukan Friends kali ini. Anime ini gak terlalu buruk, dan tak terlalu anggun juga, tapi kalau mau nyoba silahkan. But, kalian yang suka anime homogen Kimi ni Todoke bisa nyoba anime yang satu ini.