[Review Anime] Isekai Shokudou

0
14

Kali ini saya akan mereview anime yang judulnya jikalau diartikan artinya Restoran Dunia Lain. Dilihat dari judulnya ini memang anime ihwal restoran. Awalnya saya kira bakal menyerupai wagnaria yang ada di seri working. Tapi ternyata lebih dari itu. Lo? Maksudnya? Langsung saja ke pembahasannya.

Judul : Isekai Shokudou
Tanggal Rilis : 4 Juli 2017
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Mystery, Comedy, Fantasy
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Silver Link.

Sinopsis
Restoran Khas Barat Nekoya, pada hari-hari biasa yakni restoran khas barat biasa yang melayani semua orang. Tapi, pada satu hari tertentu, Restoran Nekoya ditutup, untuk melayani tamu-tamu “khusus”, yang berasal dari dunia lain… Cerita ini semakin berwarna sesudah seorang iblis wanita berjulukan Aletta tidak sengaja masuk ke dalam restoran itu.

Jalan Cerita
Anime ini bercerita ihwal Restoran Jepang bergaya barat yang buka seminggu sekali untuk dunia lain. Makara ceritanya di dunia lain ada pintu, nah jikalau pintunya dibuka maka akan masuk ke restoran ini. Nama restorannya sendiri yakni Youshoku no Nekoya. Soal seminggu sekali ini bahwasanya mengacu ke pintu yang muncul. Makara di dunia lain pintu ini hanya muncul seminggu sekali. Yang menarik adalah, ceritanya bukan hanya ihwal makanan, tapi mengenai kehidupan dari para pelanggan yang datang. Kita akan diberikan dongeng para pelanggan sebelum atau saat menemukan pintu restoran ini. Dan biasanya per episode akan mempunyai dua dongeng berbeda. Tapi tetap pada dasarnya sama, yaitu mereka para pelanggan yang pertama kali tiba ke restoran Nekoya. Kalau kalian nonton wagnaria, niscaya tahu bukan dongeng ihwal apa? Tentang kehidupan para pekerja restorannya. Yap, di sini malah ihwal pelanggannya. Dan setiap episode itu berbeda-beda. Yang saya suka dari anime ini yakni saat menceritakan para pekerjanya, menyerupai Aletta saat berada di luar restoran atau saat ia pertama kali bekerja. Rasanya itu adem banget. Sekadar informasi, Aletta ini yakni seorang putri iblis. Dan biasanya seorang iblis mempunyai suatu berkah saat lahir. Misal ekor, kulit bersisik, darah beracun, keringat, badan transparan, atau yang lainnya. Kebetulan berkah Aletta yakni dua tanduk kecil di kepalanya. Dia ini pergi dari kampung halamannya dan bekerja di ibukota yang merupakan kota para manusia. Tapi, di ibukota perlakuan terhadap iblis itu berbeda dengan para manusia. Mereka menyerupai ditindas, hal ini disebabkan lantaran insan merasa takut akan iblis. Akan tetapi, kasus Aletta di sini ia tidak mempunyai kekuatan layaknya iblis pada umumnya. Dia bahkan sama menyerupai gadis biasa lainnya. Terlepas dari itu, ada satu hal yang mengganggu saya. Yaitu mengenai Naga Merah yang disebut Aka no Joou, yang menjadi pelanggan restoran Nekoya. Dia sendiri menyampaikan soal kontrak dengan Nekoya. Tapi entah kontrak apa, saya sendiri berpikir hanya kontrak biasa saat selesai makan di restoran Youshoku no Nekoya, maka sang Aka no Joou ini akan pulang membawa panci berisi masakan kesukaannya. Tapi, di sisi lain saya malah berpikir jikalau kontraknya yakni pintu yang dapat terbuka di mana pun di dunia lain. Ah, entahlah. Masih misteri.

Karakter
Tidak banyak yang saya jelaskan ihwal karakternya. Mengenai Aletta pun sudah saya beri tahu, Aka no Jouu atau si naga merah juga sama. Oh, mungkin sang pemilik Nekoya kali, ya? Pemiliknya yakni Tenshu, dengan pengisi suaranya yaitu Junichi Suwabe. Yah, niscaya kalian tidak asing dengan suaranya ini. Sebagai gambaran, Junichi Suwabe ini pernah mengisi suarakan Saburota Todo di ao no exorcist. Dan yang paling populer yakni saat memerankan Archer dalam anime Fate series. Sudah tahu kan bagaimana suaranya?. Diceritakan Tenshu yakni koki penerus dari pemilik restoran sebelumnya. Kalau di Jepang sendiri restoran ini buka setiap hari. Hanya saja saat hari Sabtu, restoran ini akan melayani para pelanggan dari dunia lain, dan ini sudah dilakukan semenjak koki sebelumnya. Bahkan Tenshu pun mengenal nama-nama semua para pelanggannya. Luar biasa memang.

Art
Studio yang menangani anime ini yakni Silver Link. Sungguh, penggambaran yang memanjakan mata. Karakter yang muncul asing – aneh, misal kayak naga, insan singa, atau lainnya. Tapi, penggambaran huruf insan lainnya tetap yummy dipandang. Bahkan terlihat sangat cantik. Tidak hanya itu, penggambaran masakan yang ada pun terlihat benar – benar menggiurkan penonton. Ini terlihat dari pengambilan sudut pandang saat huruf merasakan makanannya. Yah, meski saya akui tidak lebih menggiurkan dari studio Shaft menyerupai pada anime Koufuku Graffiti, sih.

Ost
Lagu Pembuka: One In A Billion oleh Wake Up, May’n! (May’n x Wake Up, Girls!) dan Lagu Penutup: Chiisana Hitotsubu 「ちいさなひとつぶ」 oleh Kiyono Yasuno. Seperti yang terlihat, lagu pembuka dibawakan oleh Wake Up, Girls! Wah, saya jadi pengin nonton animenya. Dari dulu belum sempat nonton anime idol ini. Yah, yang terang yummy di dengar. Tapi jikalau disuruh memilih, saya lebih yummy mendengar lagu penutupnya. Adem banget. Soalnya lagu galau. Apalagi habis disuguhkan dongeng para kehidupan pelanggan restoran Nekoya yang adem banget. Beuh, ngena banget pokoknya. Selain itu, efek bunyi yang diberikan benar – benar teliti, lo. Misal saat menggigit makanan, meminum minuman, atau saat masuk terowongan yang bahwasanya adegan ini dapat saja dihilangkan lantaran tidak begitu penting. Tidak hanya itu, latar musiknya juga pas dan sesuai adegan yang ada.

Overall

Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 8.2 / 10
Ost : 9 / 10
Isekai Shokudou : 9 / 10

Saya rekomendasiin banget buat kalian yang suka anime keseharian. Saya bahkan berani kasih nilai tinggi. Apalagi kadang ada dongeng cinta para pelanggannya, lo. Tapi jangan berharap lebih, ya. Karena di setiap episodenya berbeda karakter, yang artinya biasanya akan menggantung di simpulan episode. Hahaha.