[Review Anime] Hitsugi No Chaika: Avenging Battle

0
12

Kali ini aku akan membahas Hitsugi no Chaika: Avenging Battle, season kedua dari anime Hitsugi no Chaika.

Judul : Hitsugi no Chaika: Avenging Battle
Tanggal Rilis : 9 Oktober 2014
Episode : 10
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Action, Adventure, Comedy, Romance, Fantasy
Sumber Cerita : Light novel
Studio : Bones

Sinopsis
Season 2 dari Hitsugi no Chaika, melanjutkan pencarian sisa – sisa badan Kaisar Gaz oleh Chaika dan temannya. Chaika masih mencari tahu siapa dirinya bahwasanya dan apa tujuannya. Demikian pula, Red Chaika melanjutkan pencarian sisa sisa-sisa Kaisar Gaz. Perusahaan Gillette melanjutkan misi untuk menangkap setiap Chaika terakhir. Dalam petualangan mereka, mereka menawarkan sebuah catatan belakang layar yang dirahasiakan oleh Kaisar, yang akan diungkapkan oleh Chaika, Fredrica, Toru, dan Akari.

Jalan Cerita
Tidak banyak yang akan aku beritahu, sebab memang dongeng ini masih melanjutkan dari ekspresi dominan pertamanya, mencari kepingan badan raja Gaz. Dalam perjalanannya, Chaika Trabant dan dua prajurit bayaran, Tooru dan Akari, kemudian Fredrica menemukan beberapa hal menarik yang mengejutkan. Seperti kebenaran “Siapa Chaika?”, “Siapa Guy?”, dan beberapa hal lain. Kalau aku tidak salah ingat dimusim pertama, Chaika Trabant bertemu dengan Chaika lain yang menyampaikan bahwa dirinya mengetahui siapa bahwasanya Chaika, dan untuk apa mereka dibuat. Dan, memang yang dikatakannya benar. Terbukti dari pernyataan Raja Gaz sendiri ketika berhasil hidup kembali. Benar, raja Arthur Gaz berhasil dihidupkan. Dalam pernyataannya, raja Gaz sendiri tidak mempunyai seorang puteri (anak), dan Chaika sendiri yaitu nama sihir yang digunakan raja Gaz, atau dapat juga disebut alat. Karena memang bertujuan untuk mengumpulkan kepingan badan raja Gaz. Dan untuk Guy, aku masih tidak mengerti, ia ada banyak sekali. Dan datang – datang saja tubuhnya berkembang menjadi raja Gaz.

Karakter
Saya gundah bagaimana menulisnya, ada aneka macam Chaika dengan huruf yang berbeda, tapi yang paling menonjol memang Chaika Trabant dan Chaika Bohdan. Dan jujur, aku lebih menyukai Chaika Bohdan (Merah), ganas tapi aib – aib kucing. Saya tidak akan membicarakan Tooru dan Akari, yang terang mereka prajurit bayaran yang setia bagaimanapun keadaannya. Dan untuk Fredrica, aku sangat menyukai bunyi karakternya, Mbak Chiwa memang pantas mengisi Fredrica daripada Illya Hitam di Fate/Kaleid Liner-Prisma☆Illya.

Art
Yang menciptakan aku tertarik dengan anime ini yaitu senjata yang digunakan Chaika Trabant, efek grafis dari sihirnya sangat epic. Penggambaran huruf Chaika juga bagus, tapi tidak dengan Tooru, bagaimana ya …, aku tidak terlalu suka desainnya. Oh, grafis endingnya klasik bukan ya? Saya gundah menyebutnya, tapi bagus. Seperti Doodle Art, tapi tampaknya bukan.

Ost
Jujur, aku tidak terlalu menyukai lagu pembuka maupun penutup. Padahal tiap aku nonton tidak pernah melewati (skip) Lagu pembuka maupun penutup. Efek bunyi sudah pas, terutama efek bunyi tembakan yang dibalut sihir. soalnya, aku memang maniak senjata api.

Overall
Jalan Cerita : 9 / 10
Karakter : 9.5 / 10
Art : 9.5 / 10
Ost : 7 / 10
Hitsugi no Chaika: Avenging Battle : 8.2 / 10

Meski aku menunggu-nunggu ekspresi dominan keduanya, tapi aku kebalap maratoning sama Psycho-Pass 2. Makara ya …, dibilang menikmati memang menikmati, hanya saja tidak terlalu. Tapi setiap episode yang aku tonton benar – benar tidak dipaksakan.