[Review Anime] Hirune Hime: Shiranai Watashi No Monogatari

0
15

Saya gres saja selesai nonton anime Hirune Hime: Shiranai Watashi no Monogatari. jujur, saya nonton anime ini teman saya nge-tag di postingannya di FB yang membahas anime Movie ini secara singkat. ketika itu saya tertegun, sebab Hirune Hime sudah saya tunggu dari dulu sebab di infonya bergenre Adventure, Fantasy, Sci-Fi yang tampaknya sangat menjanjikan untuk ditonton, apalagi covernya sangat menarik.

Judul : Hirune Hime: Shiranai Watashi no Monogatari
Tanggal Rilis : 18 Maret 2017
Episode : 1
Durasi : 1 Jam 50 Menit per Eps
Genre : Adventure, Fantasy, Sci-Fi
Sumber Cerita : Original
Studio : Signal. MD

Sinopsis

Semuanya berawal di wilayah Kojima, prefektur Okayama. lebih tepatnya 3 hari sebelum pembukaan olimpiade Tokyo 2020. tinggalah seorang gadis berjulukan Morikawa Kokone, yang hidup bersama ayahnya sebagai mekanik bengkel otomotif miliknya sendiri di kota tepi bahari tersebut. suatu hari sebelum libur trend panas, Kokone tak sanggup menahan kantuknya dan tertidur di kelas, dan bermimpi wacana dunia Fantasy  dimana kendaraan beroda empat ada dimana-mana. di mimpi tersebut Kokone menjadi sosok yang berpetualang dengan kekuatan sihirnya bersama seorang pemuda. Namun ia menyadari kalau mimpi tersebut secara tak pribadi menghubungkan dengan kehidupan di dunia nyata, ketika semuanya semakin jelas, ternyata pihak keluarga Kokone pun terlibat dengan kehidupan di dalam mimpi. Dan antara mimpi dan dunia aktual kokone bagaikan rantai yang terhubung satu sama lain.

Jalan Cerita
Saya akui, anime dengan alur dongeng mirip ini menyulitkan saya untuk menerka jalan ceritanya akan berakhir mirip apa, dan untuk sekedar memahami dongeng apa yang gres saja terjadi yang kadangkala saya merasa jalan ceritanya terasa begitu cepat. Kalian yang nonton pasti  akan merasa ada yang tertinggal, atau merasa meng-skipnya sebab ceritanya lompat – lompat. tapi damai saja, segala perputaran dongeng diawal hingga 3/4 dongeng akan diluruskan semuanya pada di cuilan tamat cerita, sebab nantinya anime Movie ini mempunyai 1 tujuan niscaya yang tak terduga  yang menciptakan kalian akan bergumam. “Kenapa bisa begini, kenapa bisa begitu” atau bisa juga bergumam “oh gitu toh” sebab cuilan tamat dongeng dijelaskan dari awal hingga tamat hingga ke akar-akarnya hingga gak ada lagi kesan ngegantung atau ada yang kurang. saya akui, anime satu ini memang gak cocok bagi kalian yang gak suka berpikir keras untuk memahami jalan ceritanya yang ada, mirip anime Paprika, Steins;gate dan Kimi no Na wa. Namun anime ini tidak berputar dengan waktu, namun hanya perpindahan latar dunia aktual dengan dunia Fantasy secara acak dalam rentang waktu yang bergantian. ibaratnya kita memasuki sebuah portal ke dunia lain selama 1 jam, maka ketika kembali waktu dunia aktual tetap berjalan 1 jam kemudian ketika orang tersebut kembali. saya akui, di dalam ceritanya masih ada beberapa hal janggal yang saya sendiri sulit menjelaskan apa yang telah terjadi, mengapa sebuah mimpi bisa mensugesti dunia nyata. dan masih ada beberapa hal lainya yang saya sendiri pun resah mau nuliskannya. Namun saya yakin penulis ceritanya ini ingin para penontonnya menikmati dongeng apa adanya dan tak perlu dibentuk resah dengan apa yang terjadi. 

Karakter
Mungkin hanya saya saja yang mencicipi hal ini, sebab kebanyakan abjad pendukungnya merupakan laki-laki renta yang terlibat dengan banyak sekali urusan. itupun saya katakan kurang greget dan pengaruhnya kecil. dan seakan abjad wanitanya cuma Kokone dan Ancien di dalam mimpinya menciptakan dari segi abjad terasa kurang, namun hal ini masih bisa ditutupi dengan 1 abjad cowok sebayanya yang terlibat dan menemani Kokone untuk menyelamatkan ayahnya.

Art
Saya suka banget dengan grafisnya dari studio signal M.D sebab hasil grafisnya minimalis dengan memanfaatkan kesederhanaan yang ada, ditambah lagi dengan pewarnaan yang gak mencolok namun mempunyai banyak ciri khas tersendiri dari studio anime lainnya. misalnya mirip penggambaran abjad nya yang mempunyai nilai lebih mengapa anime ini saya enjoyable banget pas ditonton, ditambah lagi dengan design abjad yang menarik, menciptakan anime Movie Hirune Hime mempunyai gambaran penampilan tersendiri yang gampang diingat hanya melihat beberapa karakternya saja.

Ost
Untuk background musicnya cukup memanjakan telinga. memang gak powerfull sih, namun bisa menghidupkan ceritanya secara utuh dengan banyak sekali nada yang belum saya dengar sebelumnya, tentu hal ini menjadi kesan yang berbeda dengan anime lainnya. ditambah dengan lagu penutupnya yang berjudul “Daydream Believer” by Kokone Morikawa (Mitsuki Takahata). menciptakan soal music performancenya mempunyai tempatnya tersendiri walaupun gak terlalu menonjol di dalam animenya.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 9 / 10
Ost : 8.5 / 10
Hirune Hime: Shiranai Watashi no Monogatari : 8.4 / 10

YAP, jadi inilah ulasan singkat mengenai anime Hirune Hime: Shiranai Watashi no Monogatari. Hmm saya pun gak yakin ini merupakan review yang penting untuk kalian tonton, sebab saya kurang menunjukkan hal – hal atau alasan yang lebih baik mengapa anime ini bagus, dan bagusnya itu dimana. yah, semuanya sebab storynya menciptakan saya sulit menjelaskan secara keseluruhan, atau mulainya dari mana, namun yang niscaya ceritanya seru loh.