[Review Anime] Hataraku Maou-Sama!

0
13

Hataraku Maou-sama!

Anime yang ingin saya bahas kali ini berjudul “Hataraku Maou-sama”. Anime ini disesuaikan dari Novel karangan Satoshi Wagara dan diproduksi oleh Studio White Fox, studio yang sudah memproduksi anime – anime keren ibarat Katanagatari, Steins;Gate, dan juga Jormungand Series.


Tanggal Rilis
: Apr 4, 2013
Type: TV
Genre: Comedy, Demons, Supernatural, Romance, Fantasy
Durasi: 24 Menit per Eps
Episode: 13
Rating: 7.97
Sumber Cerita: Light novel
Studio: White Fox

Sinopsis

Hataraku Maou-sama menceritakan wacana Raja Iblis, Maou Sadao dan juga Jenderalnya, Alsiel yang terpaksa harus lari ke dimensi lain sehabis dikalahkan oleh pasukan insan yang dipimpin oleh Emilia. Sialnya, Maou dan Alsiel malah terlempar ke bumi, planet dimana magic hanya dipercaya sebagai sesuatu yang fiktif. Berbeda dengan Ente Isla, penggunaan magic di bumi sangatlah terbatas. Situasi ini menimbulkan hampir semua kekuatan Maou dan Alsiel menghilang. Oleh sebab itu, mereka tetapkan untuk tinggal di bumi sementara waktu sambil memikirkan cara memulihkan kekuatan mereka biar bisa kembali ke Ente Isla. Atas dasar itulah Maou tetapkan untuk bekerja Part Time di MgRonald biar bisa bertahan hidup di bumi. Tentunya, sebagai langkah awal untuk mewujudkan mimpinya (Menaklukan Ente Isla).


PV

 

Jalan Cerita

Kebayang gak sih, gimana hasilnya jika Raja Iblis bekerja paruh waktu di MgRonald? dan hal ibarat ini cuma bisa kita temukan di anime ini. Konsepnya ceritanya sangat unik, menarik dan bikin penasaran. Dengan mengambil inti kisah wacana makhluk fantasi yang tiba ke bumi, tentu berbagai potensi Comedy yang bisa di eksplor didalamnya. Dan anime ini tidak menyia-nyiakan potensi tersebut. Anime ini sangat berilmu dalam memaksimalkan keunikan konsep yang mereka punya untuk diolah menjadi Comedy yang menyegarkan, tanpa melibatkan fanservice everywhere ataupun adegan – adegan super abstrak yang seringkali tidak masuk logika dan terasa dipaksakan. Namun, di samping kecemerlangan Comedynya, anime ini ada sedikit kekurangan, dan itu terletak pada jalan ceritanya. Bagi kalian yang tidak baca Light novelnya niscaya merasa jika kisah anime ini random banget, kan? kisah yang dibangun diawal seakan tidak ada artinya dan Endingnya pun sama sekali tidak menjawab kebingungan penonton. Yap itu wajar, Mungkin sebab anime ini hanya disesuaikan dari 2/13 volume yang ada sehingga ceritanya terkesan random dan tidak menjawab problem yang dibangun di awal episode, ditambah lagi laju ceritanya yang lambat. Bukan sebab ceritanya yang kompleks, melainkan sebab anime ini lebih fokus ke Comedy daripada jalan ceritanya. Unsur penyusun ibarat Action, Drama, Romance pun hanya dijadikan katalis untuk memperkuat pilar Comedynya saja.

Karakter

Kalau ditanya kenapa anime ini kocak?, balasan saya simple saja, KARAKTERNYA GOKIL BANGET!. Sebenarnya aksara di anime ini normal ibarat anime pada umumnya, hanya saja sebab latar belakang mereka sebagai Demon dan Hero tentu menimbulkan aksara didalamnya menjadi aksara yang unik, dan anime ini menyadari hal itu. Anime ini dengan berilmu memanfaatkan latar belakang mereka sebagai makhluk fantasi untuk dijadikan Comedy yang mengundang tawa. Hero yang tsundere? Iblis yang Hikikomori? Malaikat yang masochist?, Meskipun kita tidak berminat untuk tahu lebih banyak wacana kisah latar mereka, tapi tetap saja kita akan ingin tau dengan apa yang akan terjadi pada mereka atau siapa lagi yang akan muncul berikutnya. Untuk character developmentnya sama sekali tidak terlihat, perubahan yang terjadi terlalu tiba – tiba. Maou yang diawal diceritakan bengis tiba – tiba berubah 180 derajat, tidak ada klarifikasi kenapa Maou mendadak enggan melukai orang – orang di bumi. Tapi hal itu bukanlah suatu problem toh dengan begitu Comedynya lebih terasa kan?. Anime ini lebih cenderung menambah aksara gres dibandingkan menjelaskan detail development yang terjadi tiap karakternya, Dan itu sukses besar. Karakter – aksara gres yang muncul selalu saja punya keunikan tersendiri dan selalu berhasil menciptakan yang menontonnya tertawa terbahak-bahak.

Art

Soal grafis, ciri khas White Fox banget sebagai studio yang mengadaptasinya, ada aura dan kesan gelap, lebih tepatnya di awal – awal episode. Comedy diawal-awal sedikit sampai pertengahan terasa hirau taacuh sebab jokenya biasa – biasa saja, walau demikian bisa buat saya senyum – senyum sendiri. Namun memasuki 3/4 cerita, barulah Comedy bisa dikatakan Wow, sebab jokenya hadir secara natural tanpa ada unsur dipaksakan. Lalu, ekspesi wajah para aksara yang lagi badmood juga jadi keunggulan tersendiri soal grafisnya, apalagi verbal matanya yang cepat berubahnya. Secara keseluruhan, Animasi dan Artwork dari anime ini cukup solid, halus, dan colorful, sesuai dengan setting Jepang modern yang diambil, tapi tidak ada yang terlalu extraordinary, baik dalam Artwork maupun Special Effect.

Musik

Ryosuke Nakanishi yang juga menangani music score untuk Kuroko no Basuke, berhasil menghadirkan music score untuk Hataraku Maou-sama yang cukup variatif, indah, dan mempunyai sentuhan magis yang sangat pas dalam membangun feel dari ceritanya. Saya suka banget sama Opening Themenya yang berjudul ZERO!! Suara Minami Kuribayashi emang seksi banget. Ending Themenya pun gak kalah enak, terutama lagu Tsumabiku Hitori yang masuk ke dalam daftar OST anime terbaik yang dijadikan lagu Ending di episode terakhir anime ini. Dan yang paling patut untuk dipuji yakni BGM-nya. Permainan BGM yang stop mendadak atau drop ketika obrolan konyol terlontar di tengah adegan serius itu pas banget, benar – benar niat dalam membangun kekocakan didalamnya. Kemudian BGM yang paling ngenah di pendengaran yakni BGM yang berjudul The Devil Regains His Strength. Sesuai dengan judulnya, BGM ini biasanya muncul di Action scene ketika Maou memperoleh kekuatan Magicnya.

Overall

Jalan Cerita: 8.5 / 10
Karakter: 9 / 10
Art: 8.5 / 10
Musik: 9 / 10
Hataraku Maou-sama!: 8.8 / 10

Hataraku Maou-sama! merupakan sebuah anime yang RECOMMENDED, dengan tema Comedy-Fantasy yang luar biasa menghibur dengan cerdas dan natural, didukung seiyuu performance yang keren. Sayangnya titik puncak sedikit kurang jelas, dan tokoh utama justru kurang tereksplor, tapi dengan Ending yang menggantung, mungkin di season selanjutnya bisa lebih memperjelas kisah dan mengeksplor karakternya, sekaligus melanjutkan kesuksesannya sebagai anime yang cukup menghibur.