[Review Anime] Ga-Rei: Zero

0
16


Kali ini saya akan mengulas saudaranya anime Tokyo ESP. Itu karena, mereka dibentuk oleh komikus yang sama, yaitu Segawa Hajim, dan animenya pun ditangani skripnya oleh orang yang sama, yaitu Takaya Katsuhiko. Langsung saja simak reviewnya!

Judul : Ga-Rei: Zero

Tanggal Rilis : 6 Oktober 2008
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Action, Super Power, Supernatural, Thriller
Sumber Cerita : Manga
Studio : AIC Spirits, Asread

Sinopsis

Kementerian Pertahanan Jepang mempunyai sebuah kelompok pasukan khusus anti-paranormal disebut Pasukan Pencegah Bencana Supernatural. Mereka ialah orang-orang yang bertanggung jawab untuk melindungi tanah Jepang dan orang-orangnya dari insiden supranatural dan paranormal. Namun, hal-hal tidak pergi begitu baik di salah satu misi mereka.

Jalan Cerita

Cerita anime ini sendiri mempunyai dua timeline cerita. Di timeline present pada episode – episode awal kalian mungkin akan kebingungan alasannya ialah gak mendapat klarifikasi apapun. Apalagi di episode pertama dimana kalian mendapat twist luar biasa selevel yang Gen Urobochi lakukan di Aldnoah.Zero, tapi percayalah, jikalau kalian sanggup menahan semua kebingungan di awal, kalian tidak akan menyesal menonton anime ini. Di timeline past, kalian akan mendapat segudang huruf development, ekposisi, dan perkembangan kisah yang sanggup mengaduk-ngaduk perasaan kalian sepanjang kisah berjalan. Komposisi untuk drama dan actionnya sendiri berdasarkan saya sudah dikombinasi dengan baik. Juga, kembali ke trademark di atas. Sekiranya, begitulah kisah yang akan diusung sepanjang anime ini berjalan.

Karakter

Dua huruf utama anime ini, Kagura dan Yomi punya kekerabatan yang sangat menyenangkan untuk diikuti. Di satu sisi, Kagura tumbuh sebagai orang yang patuh dan cenderung menghindari konflik. Di sisi lain, Yomi mempunyai tipikal seorang pemimpin yang tegas, toleran, mengayomi dan berpendirian kuat. Seiring dengan kebersamaan mereka, mereka saling mempengaruhi satu sama lain dan kekerabatan mereka sangat membawa banyak perasaan bagi penonton anime ini. Karakter support lainnya juga mendapat perkembangan mereka sendiri meski tidak banyak. Tetapi kita sanggup mengerti bagaimana kekerabatan mereka terbuat sehingga kita sanggup mencicipi perasaan yang cukup merasuk hati ketika salah satu dari mereka mengalami sesuatu hal yang buruk.

Art

Untuk Grafis, saya cukup gundah juga bagaimana mengulasnya. Berhubung Ga-Rei Zero ini anime keluaran 2008, dan saya tidak menonton cukup banyak anime keluaran 2008 untuk sanggup dibandingkan grafisnya dengan Ga-Rei Zero. Tapi dari sudut pandang pribadi, grafisnya sanggup dibilang bagus. Untuk agresi semua gerakan cepat karakternya tergambar dengan baik dan tidak patah – patah, percikan – percikan cahaya juga digambarkan cukup mendetail.

Ost

Musiknya lezat di dengar dan penyisipannya pas sekali dengan scene animasinya. Di episode pertama, kalian sudah sanggup mencicipi betapa bagusnya penyisipan musik di Ga-Rei Zero. Seperti musik melankolis di menit – menit awal ketika mengenang ia yang sudah tiada, kemudian datang – datang berganti menjadi musik mencekam ketika scenenya menyinggung bencana traumatis yang dialami si tokoh, kemudian ketika adegan berkembang menjadi agresi kita diberikan insert song yang menciptakan makin enjoy ketika nonton. Pokoknya, sangat gampang untuk dinikmati. Transisi dari insert song ke musik gaya opera di episode 8 ketika terjadi konfrontasi juga sangat dramatis. Untuk OP & ED-nya sendiri lezat di dengar dan liriknya sangat menggambarkan suasana & perasaam kedua tokoh utamanya yang akan dipaparkan sepanjang anime ini berjalan.

Overall

Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 9 / 10
Art : 8 / 10
Ost : 10 / 10
Ga-Rei: Zero : 8.7 / 10

Jujur menonton anime ini untuk beberapa orang mungkin sedikit memusingkan alasannya ialah timelinenya, tapi saya sendiri sangat menikmati tiap episode dan sangat tidak sabar untuk menantikan kelanjutannya.