[Review Anime] Death Parade

0
14

Kali ini aku bakal ngereview salah satu Anime terkenal tahun 2015 kemaren nih…dan salah satu Anime yang Penjualannya berbanding terbalik dengan popularitasnya. 

Judul  : Death Parade

Tanggal Rilis : 10 Januari 2015
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Game, Mystery, Psychological, Drama, Thriller
Sumber Cerita  : Original
Studio : Madhouse

Sinopsis

Anime ini berlatar di sebuah kafe berjulukan Quindecim, dimana tiap beberapa ketika akan ada dua orang yang tersadar di kawasan itu tanpa ingat bagaimana mereka sanggup kesana. Kedua orang tersebut kemudian akan diajak oleh Decim, bartender kawasan tersebut, untuk memainkan sebuah permainan dengan nyawa sebagai taruhannya. Permainan-permainannya sendiri yaitu permainan umum, namun dengan sentuhan-sentuhan ‘aneh’, menyerupai : Permainan darts yang mana akan mengakibatkan rasa sakit di bab badan lawan tergantung dengan hasil lemparan, permainan bowling di mana di dalam bolanya terdapat jantung pemain lawan dan permainan-permainan lainnya. Di tengah – tengah permainan tersebut, ingatan para pemain mulai kembali dan menjelaskan kenapa mereka sanggup berada di Quindecim.

Jalan Cerita

Wow, jarang – jarang aku sanggup anime dengan kisah yang menyerupai ini. Biasanya abjad yang disorot yaitu abjad yang melaksanakan Survival Game, tapi disini sang tokoh utamanya lah yang menjadi panitia dan memperlihatkan nilai mana yang layak dieksekusi (masuk kehampaan) maupun tidak. Dimulai dengan episode 1 yang menyorot sang peserta, biasanya setiap permainan terdapat 2 orang untuk diajak bermain. Mereka sudah mati. Dan yang kalah akan dimasukkan ke kehampaan, kalau orang bilang neraka. Dan yang menang? Tentu saja masuk yang berlawanan dari neraka. Para penerima akan dipertemukan dengan penilai, disini lah mereka dinilai mana yang layak masuk nirwana maupun neraka.

Karakter

Entahlah, tidak banyak yang sanggup dibicarakan. Semua abjad masih misteri. Namun di episode 6 entah kenapa aku mengambil kesimpulan antara Decim dan Ginti menyerupai ini: Mereka sama – sama penilai, hanya ada 1 sistem yang berbeda, yaitu ketika mendapatkan ingatan penerima ketika hidup dari kantor informasi. Kalau Decim ditandai dengat rapid eye movement, sebut saja matanya bergerak satu detik dengan cepat. Sedangkan Ginti membaca suatu buku yang berisi ingatan peserta. Dan yang menciptakan aku tertarik yaitu si Kurokami no Onna, diawal episode aku sama sekali tidak tertarik mengenai dirinya, malah aku pikir kalau ada anggota gres yaitu hal yang wajar, ternyata di episode 5 terjawab, kalau Onna yaitu orang yang seharusnya diberi penilaian. Hmm, alasannya kalau lebih lanjut malah jadi spoiler, yang terang kedepannya bakal menarik. Selain mereka bertiga, ada Nona, Clavis, Quin, Castra, Oculus. Dan aku tidak tahu mengenai mereka, mereka masih misterius. Dan, abjad favorit? Ah, mungkin Nona. Saya suka sifatnya, perempuan pendek yang terlihat anggun namun sadis.

Art

Anime ini menyajikan sebuah Grafik yang Klasik dan Bizarre, mengingatkan kita pada Film Barat yang jadul ditambah dengan Grafik Anime yang ada di jaman dulu, memang jikalau kita membicarakan Grafik, MadHouse memang selalu menjaga dengan baik kualitas Grafik mereka dan itu dibuktikan di Anime ini. Anime ini mempunyai Detail yang cukup luar biasa Detail, permainan Camera Angle milik mereka juga sangat Unik nan Apik, sehingga menciptakan Anime ini makin terasa Unik Grafiknya, kemudian dari Segi pencahayaan, dari Segi pencahayaan… Anime ini tidak begitu anggun pencahayaannya… oleh alasannya itu disarankan untuk tidak menontonnya di kawasan yang gelap alasannya nanti bakalan jadi gelap banget animenya. Dan yang terakhir dari segi pewarnaan, Anime ini mempunyai pewarnaan yang bagus, bahkan sanggup aku bilang, kualitasnya menyamai anime – anime buatan Shaft.

Ost

Anime ini masuk dalam kategori horor, tapi pembawaan lagu pembuka terkesan santai dan penuh kegembiraan, layaknya sedang pesta. Dan aku menyukainya. Begitu pula dengan lagu penutup. Efek bunyi yang diberikan cukup bagus, alasannya meski genre horor, tapi efek suaranya tidak berlebihan.Berikut merupakan judul lagu pembuka dan penutup:
Lagu Pembuka= “Flyers” oleh BRADIO
Lagu Penutup= “Last Theater” oleh NoisyCel

Overall

Jalan Cerita : 9.2 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 9 / 10
Ost : 9 / 10
Death Parade : 8.9 / 10

Anime ini Recomended banget bagi kalian yang merupakan “The Drama Seeker” dan bagi kalian yang sedang Galau dan sedang ingin mengeluarkan air mata, maka silahkan tonton Anime ini. Namun jikalau kalian tidak tahan dengan Anime yang Gore dan Sadis, maka aku saranin jangan, alasannya ini terlalu sadis untuk dilihat.