[Review Anime] Cuticle Tantei Inaba

0
20

Kali aku akan mereview anime yang bertema detektif yang berjudul Cuticle Tantei Inaba. Walaupun bertema detektif, cerita di dalamnya lebih didominasi oleh Comedy, ibarat mirip serial anime Tantei Opera Milky Holmes.

Judul : Cuticle Tantei Inaba
Tanggal Rilis : 4 januari 2013
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Action, Mystery, Comedy, Supernatural, Shounen
Sumber Cerita : Manga
Studio : Zexcs

Sinopsis
Detektif Swasta Hiroshi Inaba ialah makhluk buatan, yang tercipta dari adonan dua gen, gen insan dan gen serigala. Dia sanggup mendapatkan informasi seseorang hanya dengan merasakan dan menyelidiki sehelai rambut, dan juga mempunyai cukup banyak jimat rambut. Dia sanggup berubah bentuk menjadi semacam serigala dan juga sanggup mendapatkan kekuatan khusus tergantung dari jenis atau warna rambut yang ia makan. Sebelumnya ia bekerja di kepolisian dan mempunyai kawan seorang perwira, namun kini ia menjalankan sebuah kantor detektif swasta bersama dengan temannya Yuuta, seorang sekretaris sadis yang suka menggunakan pakaian wanita, dan Kei, seorang cukup umur yang bekerja di sana. Perwira yang pernah menjadi rekannya dulu juga sering membantunya dalam memecahkan masalah. Mereka mempunyai musuh seekor kambing yang haus akan uang yang berjulukan Don Valentino dan juga anak buahnya yang selalu menggunakan kantong kertas di kepalanya. Cerita ini dimulai dikala Hiroshi Inaba dan kawan – kawan ingin menangkap Don Valentino namun sayangnya selalu gagal.


PV


Jalan Cerita
Dengan variasi yang cukup berupa slapsticks, parodi, atau banyolan – banyolan nonsensical perihal aneka macam binatang, Comedy anime ini termasuk Comedy yang paling lucu. Dan melalui administrasi yang baik di antara mereka, anime ini juga selalu menyegarkan. Namun, dikala penonton sudah bersiap mendapatkan Comedynya tanpa terlalu memperhatikan latar belakang ceritanya, anime ini mendadak berubah serius di episode – episode pertengahan, mengajak kita untuk menjadi emosional dengan Drama perihal usaha seorang polisi baik di tengah polisi – polisi yang korup. Seolah-olah, anime ini datang – datang saja memutuskan bahwa butuh dongeng yang kuat untuk mendukung Comedynya, padahal dengan menggunakan seekor kambing sebagai tokoh antagonis, hal tersebut terang bukan tujuan awalnya. Dan sayangnya, risikonya anime ini justru terasa tidak lengkap di semua sisi, baik dalam hal Comedy yang kadarnya ibarat dikurangi, maupun dalam hal dongeng yang setengah jadi.

Karakter
Meski tidak semuanya, anime ini masih mempunyai beberapa yang menarik dalam kumpulan karakternya. Karakter – huruf ibarat Ogino, seorang polisi serius kebal peluru yang datang – datang berubah lembut bila berada di bersahabat putrinya, atau Don Valentino si kambing yang berambisi menguasai dunia. Namun yang paling pantas dikagumi dari anime ini ialah bagaimana cara anime ini dengan berilmu saling menghubungkan para karakternya untuk membuat bermacam-macam situasi dengan kemungkinan yang nyaris tanpa batas. Sebagai mantan rekan, Ogino punya korelasi bersahabat dengan Inaba, tetapi hal itu mengakibatkan Yuuta yang mengagumi Inaba menganggapnya sebagai rival, kemudian alasannya nafsunya untuk membunuh Ogino, Yuuta kemudian berteman dengan Noah, anak buah Don Valentino. Satu hal yang terjadi pada satu huruf sanggup besar lengan berkuasa pada huruf lain yang manapun membuat dongeng gres setiap kalinya, sehingga anime ini tidak pernah terasa membosankan.

Art
Anime ini berilmu memvisualisasikan Comedynya, tetapi yang benar – benar menjadikannya begitu lucu ialah voice actingnya. Tsukkomi yang sempurna dan singkat menjelaskan lelucon-leluconnya dengan benar, dan hanya alasannya dubbing yang memparodikan dirinya sendiri, bahkan cuilan preview untuk episode berikutnya dari anime ini merupakan suatu hiburan yang pantas ditunggu. Untuk grafisnya gak ada masalah, sudah pas banget untuk porsi anime Comedy.

Ost
Opening : “Haruka, Nichijou no Naka de (遥か、日常の中で)” by Hiroshi Inaba (CV: Junichi Suwabe) dan Ending Ending : “Prima Stella (プリマ・ステラ)” by Don Valentino (CV: Toru Okawa). Untuk Opening anime ini, aku gak nyangka anime sekocak ini namun Openingnya tekesan tidak mengecewakan dark. Untuk Ending anime ini terlihat sangat kocak alasannya yang nyanyi si Don Valentino.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8.8 / 10
Art : 8.2 / 10
Ost : 8 / 10
Cuticle Tantei Inaba : 8.3 / 10

Tidak diragukan lagi, Comedy anime ini merupakan salah satu yang paling bagus. Anime ini menyiapkan Comedynya bervariasi dalam kombinasi huruf dengan peluang situasi yang luas, menulisnya dengan baik, dan kemudian menyajikannya dengan visual yang benar. Namun sebaliknya, latar belakang dongeng di anime ini tidak begitu bagus. Keputusan untuk mendadak mengakibatkan anime ini sendiri sedikit lebih serius harus dianggap keliru. Akan jauh lebih baik seandainya anime ini menjaga Comedynya tetap nonsensical hingga akhir.