[Review Anime] Brave Witches

0
8

Suka anime Perang? Suka anime yang aksara ceweknya berkuping Neko? Brave Witches sangat sayang dilewatkan untuk Kalian yang menjawab “ Ya “ Atas pertanyaan tadi. 

Judul : Brave Witches
Tanggal Rilis : 6 Oktober 2016
Episode : 12
Durasi : 23 Menit per Eps
Genre : Action, Ecchi, Magic, Military, Sci-Fi
Sumber Cerita : Original
Studio : Silver Link.

Sinopsis

Pada bulan September 1944 pasukan sekutu yang dipimpin oleh 501 Joint Fighter Wing “Strike Witches” berhasil menjaga keamanan Eropa Barat dari bahaya Neuroi. Sekutu pun memanfaatkan kesempatan ini dengan mulai menyusun taktik untuk melawan Eropa Tengah dan Timur. Dibentuklah basis di Petersburg, Kerajaan Orussia. Dengan segera 502 Joint Fighter Wing “Brave Witches” mendapat misi untuk melaksanakan serangan dadakan.

Jalan Cerita
Berhubung Brave Witches ini merupakan spin-off dari Strike Witches (berada dalam satu setting waktu), maka sulit bagi aku untuk sama sekali tidak membanding-bandingkan keduanya. Tapi apakah Brave Witches mempunyai keunikan-keunikannya tersendiri?. Sumpah aku bosen dengan Neuroi yang ada di Strike Witches season 1 dan 2. Cuma bentuknya aja yang beda – beda, atau paling banter bisa membelah diri. Di Brave Witches menawarkan suasana baru, Neuroi-nya sedikit lebih cerdik alasannya mempunyai kapabilitas strategis yang lebih kreatif ibarat memanipulasi cuaca dan membentuk tim artillery – spotter sehingga taktik yang dipakai untuk menghadapinya pun harus lebih kreatif.

Karakter
Secara individu, anggota 501st itu lebih charming. Setelah sekitar 8 tahun berselang semenjak nonton season pertamanya pun aku masih ingat mereka – mereka (meski lupa detail karakterisasinya) dan juga aku masih doyan Eila dan Sanya. Tapi! Secara paket karakter, 502nd jauh lebih menarik. Saya kasih perbandingannya, Di 501st isinya banyak orang penting dan berkemampuan mengerikan sementara 502nd… mengenaskan. Sekali lagi, ini malah menarik. Melihat aksara – aksara sakti menghajar lawan-lawannya itu seru, tapi melihat para underdog bisa meraih hasil yang sama itu menggembirakan. Selain itu, set aksara dengan kelemahan – kelemahan (dan beberapa nggak efisien untuk pertempuran) ibarat ini bisa memperlihatkan bila perang nggak hanya urusan gebukin Neuroi hingga pecah, tapi hal – hal ibarat recon, support, supply line, escort, hingga makanan yummy pun nggak kalah penting bagi para prajurit.

Art
Kelemahan yang satu ini berasa banget alasannya aku nonton satu season sama Hibike! Euphonium 2 yang visualnya tingkat dewa, sehingga Brave Witches kebanting keliatannya. Tapi bila membandingkan dengan 2 studio lain yang pernah terlibat dalam produksi serial Witches (Gonzo dan AIC), kali ini Silver Link… memang di bawah rata – rata. Entah alasannya kualitas RAW atau beneran nggak tajem, pewarnaannya nggak setajam Strike Witches season 2. Secara keseluruhan pun aku katakan masih di bawah dibanding pendahulunya itu. Saya nggak ngerti apa yang terjadi dengan studio Silver Link kali ini (sampai ada production delay segala), padahal sewaktu memproduksi OVA Operation Victory Arrow udah sepakat untuk diliat. Satu lagi, 3D CG-nya. Well, 3D Neuroi memang hampir selalu biasa aja, tapi kali ini… 3D model buat aksara sewaktu terbang itu maksa. Bahkan ada satu frame di mana aku sampe tepok jidat alasannya benar – benar berasa awkward sewaktu muncul (pake program close-up pula). Padahal pake model aksara 2D juga udah elok sewaktu di OVA Operation Victory Arrow. Tapi kenapa Silver Link ketika handle Brave Witches… oh whyyyy (.__.)

Ost
Ashita no Tsubasa dari Ishida Youko bisa aku katakan sebagai best Opening theme di antara Opening serial Witches lainnya. Dan secara keseluruhan soundtrack, buat aku sama bagusnya dengan Ending theme Strike Witches season 2, Over Sky.

Overall
Jalan Cerita : 8 / 10
Karakter : 8 / 10
Art : 7 / 10
Ost : 8.5 / 10
Brave Witches : 8 / 10

Untuk Brave Witches alasannya menawarkan suasana gres dalam serial Witches baik dari segi setting maupun karakter, beberapa seiyuu yang notable, dan fanservice yang jauh direduksi. Direkomendasikan bagi para fans serial Witches, serta yang menggemari kombinasi militer dan cewek – cewek moe.