Resume Buku : Sosiologi Pendidikan

0
12

Identitas buku:

Judul                           : Sosiologi Pendidikan
Penerbit                      : GAJAH MADA UNIVERSITY PRESS
 anggota IKAPI 0805090-C1E
 ISBN 979-420-680-6
Cetakan pertama         : Juli 2008 1464.29.07.08
Hak Penerbitan © 2008 GAJAH MADA UNIVERSITY PRESS
P.O BOX 14, Bulak Sumur, Yogyakarta 55281.
E-mail  : gmupress@ugm.ac.id
Homepage : http:/www.gmup.ugm.ac.id

KATA PENGANTAR
Kelangkaan buku rujukan non digital yang membahas perihal sosiologi pendidikan mendorong penulis untuk menulis buku perihal sosiologi pendidikan,kalaupun ada buku-buku tersebut ditulis pada tahun 70-an.contoh buku sosiologi pendidikan antara lain: the sociological of education ditulis oleh Peter William Musgrave(1979), Plive Bank, the sociological of education (1976),Ronald Kentish Browne, the sociological of education (1983),dan Holger Richard Stub, the sociological of education (1975). Ada juga buku sosiologi pendidikan yang ditulis pada tahun 2000-an salah satunya yaitu goresan pena Meighan dan Harber (2007)yng menulis ‘A sociology of Educating’ yang terinspirasi goresan pena sosiologi pendidikan klasik dari Waller (1932) perihal ‘sosiology of Teaching’. Kajian sosiologi pendidikan sanggup dikatakan masih tergolong ilmu pengetauan gres . dipelopori oleh sosiolog di Inggris mulai awal 1970 dan banyak menerima pertolongan dari para hebat di AS dan berbbagai daerah lain. Saat itu sosiologi pendidikan merupakan reaksi dari reaksi pendekatan makro sistemik. Kajian – kajian sosiologi pendidikan kurang menaruh dimensi mikro sepreti deretan kesadaran dan pemahaman individu terhadap apa yang terjadi dibalik fenoomena.
BAB I
PERKEMBANGAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN
Pada belahan ini membahas perihal sosiologi sebagai pendekatan studi perihal pendidikan,beberapa pendekatan yang dipakai sejumlah perspektif sosiologi sosiologi pendidikan , baik sosiologi yang beroriantasi mikro ataupun perspektif makro. Pembaca juga dibawa untuk menelaah perihal paradigma yang berkembang di dunia pendidikan ,sebagai implikasi dari pilihan perspektifsosiologis yang digunakan.dalam buku ini pembaca dibawa kepada pemahaman pendidikan dari paradigma, behaviorisme,kontruktivisme dan social cognitive dalam pengembangan pendidikan.
BAB II
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF STRUKTURALFUNGSIONAL
Pada belahan ini membahas perihal kajian struktural fungsional yang berkhasiat dalam pemahaman posisi perspektif ini dalam berbagi pandangan pembaca perihal pendidikan. Lebih detail memasuki konteks social yang melatarbelakangi timbulnya perspektif ini,asumsi-asumsi,pertanyaan yang diajukan,unit analisa dan metodologi,serta kerangka pemikiran para tokohnya, seperti,Auguste Comte,Herbert Spenser,EmileDurkheim,Talcott Parson,Robert Merton dan tokoh yang berbagi Neo-fungsioanalisme,Jeffrey Alexander dan implikasinya terhadapstrategipembelajaran.
BAB III
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF STRUKTURAL KONFLIK
Bagian ini mengajak pembaca untuk menelusuri pemikiran struktural konflik, membahas tugas Karl Marx dalam membangun teori konflik ,aliran filsafat yang mempengaruhi jalan pikiran Karl Marx,diantaranya dalam membahas perkembangan kapitalisme,masyarakat industri dan mode reproduksi social yang semuanya dikaitkan dengan pendidikan. Di belahan ini juga dibahas beberapa aliran penerus pemikiran Karl Marx,seperti aliran Hegelian Marxis,Madzhab Frankrut,pemikiran Antonio Gramsci dan pemikiran aliran kritisme lainnya yang mengkaji pendidikan.
BAB IV
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKSIONIS
Pada belahan ini pembaca diajak untuk membahas “Pendidikan dalam perspektif kontruksionis”. Max weber membahas perihal kapitalisme , stratifikasi social , klas dan kekuasaan serta bantuan Max Weber terhadap sosiologi pendidikan yaitu dengan teori organisasi birokrasi rasional yang menginspirasi duni pendidikan dalam mengorganisir diri. Bab ini juga mengajak pembaca untuk menelusuri pemikiran madzhab Karl Mark antara lain pemikiran Edmund Husserl, Alfred Schutz, Peter L.Berger , Thomas Luckman yang membahas perihal pendidikan dalam perspektif konstruksionisme.
 
BAB V
MASALAH SOSIOLOGIS DALAM PENDIDIKAN
Pada belahan ini membahas perihal problem – problem sosiologik dalam pendidikan ,misalnya problem pendidikan multikultural,gender,identitas dan pluralism. Disamping membahas perihal tugas dan cara pendidikan mengantisipasi perubahan social. Meskipun di Indonesia diangagap sebagai sesuatu yang baru, namun bahu-membahu ia mempunyai akar budaya yang sudah tumbuh sudah lama. Meski harus diakui ide ini sebagai produk barat.Pada tahun 1990-an di Amerika mulai muncul pemikiran ini sehabis dirasakan ubungan antara budaya dominan  dengan budaya yang lebih lemah telah melahirkan konflik bahkan aksi dan perlawanan.

PENUTUP
Sosiologi sangat bermanfaat dalam kehidupan umat insan terutama dalam dunia pendidikan. Karena pendidikan diselenggarakan bukan di ruang kosong melainkan di tengah masyarakat yang terus mengalami perubahan di setiap ketika secara berkesinambungan.
Dengan mengetahui karakteristik perubahan masyarakat antara dunia pendidikan dan masyarakat sanggup berjalan beriringan dan saling melengkapi saatu sama yang lain. Buku ini membantu para ekspert, peneliti , dosen  mahasiswa , undergraduate maupun postgraduate yang ingin memajukan peradaban melalui pendidikan.