Resume Buku : Mencar Ilmu Dan Mengajar

0
9


Judul                           : Belajar dan Mengajar
Penulis                         : Dr. Damayati dan Drs. Mudjiono
Penerbit                       : Rineka Cipta
Tahun terbit                : 2009
Tebal Halaman            : 298 halaman ; 20,5 cm

Pendahuluan, Sebagai perjuangan untuk meningkatkan mutu lulusan Pendidikan tenaga kependidikan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan penyesuaian kurikulum Pendidikan tenaga kependidikan, khususnya guru sekolah menengah. Kurikulum yang diadaptasi tersebut dijabarkan dalam:
          Ketentuan-ketentuan pokok kurikulum Pendidikan Prajabatan Tenaga Kependidikan dan Strategi Pengembangaannya
          Topik Inti, rancangan mata kuliah dan silabus MKDK
          Topik Inti, rujukan rancangan mata kuliah dan silabus MKBS dan KMPBM untuk aneka macam kegiatan studi
Berdasarkan kurikulum yang telah diadaptasi tersebut ditulislah buku materi berguru sebagai buku pegangan mahasiswa dan dosen dalam penyelenggaraan perkuliahan. Buku materi berguru ini diharapkan akan memberi dasar, arah, dan titik tolak kegiatan perkuliahan sehingga perkuliahaan sanggup dilakukan lebih terprogram.
Buku Belajar dan Pembelajaran ini merupakan hasil penulisan Dr. Damayati dan Drs. Mudjiono dibantu oleh Drs. Hamid Hasan dan Drs. Udin Saripuddin, MA. Sebagai evaluator atau reviewer buku ini.
Belajar merupakan hal yangbkompleks. Komplesitas berguru tersbut sanggup dipandang dari dua subyek, siswa dan guru. Dari segi siswa, berguru dialami sebagai suatu proses yakni proses mental dalam menghadapi materi berguru yang berupa keadaan, hewan, tumbuhan, insan dan materi yang telah terhimpun dalam buku pelajaran. Dari segi guru proses berguru tampak sebagai sikap berguru wacana sesuatu hal.
Belajar merupakan proses internal yang kompleks, melibatkan ranah-ranah kognitif, efektif, psikomotorik. Seyogyanya guru sanggup mengatur kegiatan pembelajaran yang sesuai fase-fase berguru dan hasil berguru yang dikehendaki. Buku ini memuat hal yang harus diketahui dan diperhatikan oleh pendidik dalam menyusun kegiatan pembelajaran, motivasi belajar, pendekatan CBSA dan keterampilan proses, masalah-masalah belajar, serta pengembangan kurikulum. Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) yakni anutan pembelajarn yang mengarah kepada pengoptimalisasian pelibatan intelektual-emosional siswa dalam proses pembelajaran, dengan pelibatan fisik siswa apabila diperlukan.
Belajar yang dihayati oleh seorang pembelajar (siswa) ada hubungannya dengan perjuangan pembelajaran, yang dilakukan oleh pembelajar (guru). Belajar yang terjadi pada individu merupakan sikap kompleks, tindak interaksi antara pebelajar yang bertujuan. Oleh sebab berupa akhir interaksi, maka berguru sanggup dinimalisikan. Perilaku berguru dilakukan oleh si pebelajar. Pada diri si pebelajar terdapat kekuatan mental pelopor belajar. Kekuatan mental yang berupa keinginan, perhatian, kemauan atau harapan itu disebut motivasi belajar. Motivasi sanggup dibedakan menjadi dua jenis yaitu motivasi primer dan motivasi sekunder. Motivasi primer yakni motivasi yang didasarkan pada kebutuhan jasmani atau biologis, contohnya kebutuhan makan. Motivasi sekunder yakni motivasi yang didasarkan pada kebutuhan yang dipelajari. Misalnya untuk memperoleh makan, orang harus bekerja, bekerja tersebut harus dipelajari.
Belajar sanggup dilakukan di smebarang tempat, kondisi, dan waktu. Cepatnya isu lewat radio, televise, film, wisatawan, surat kabar, majalah, sanggup mempermudah belajar. Pendekatan pembelajaran sanggup berarti anutan pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan-kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik.