Proyeksi Peta Dan Jenis Proyeksi Peta

0
26
Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta – Sebelumnya kita sudah membahas Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, kini kita membahas wacana Proyeksi peta dan jenis proyeksi peta. Peta merupakan citra dari seluruh atau sebagian permukaan bumi yang diproyeksikan pada sebuah bidang datar dengan memakai skala. Bentuk muka bumi tidaklah beraturan, sehingga sangatlah suit bila dilakukan perhitungan dari hasil pengukuran untuk dijadikan sebuah bidang datar (peta). Untuk itu, diharapkan suatu bidang lain yang teratur yang mendekati bentuk muka bumi yang sebenarnya. Bidang tersebut ialah elipsoida dengan jarak dan luas tertentu, bidang inilah yang sanggup kita sebut sebagai bentuk matematis dari muka bumi.
langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta
Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta
Dari cara menggambarkan bentuk elipsoida ke bentuk datar sanggup dipakai rumus matematik tertentu yang disebut dengan proyeksi peta. Proyeksi peta ialah suatu sistem pemindahan dari bentuk permukaan yang lengkung atau bola pada suatu bidang datar. Apabila sebuah globe (bola bumi) kita buat menjadi sebuah bidang datar Tanpa diproyeksikan terlebih dulu maka balasannya akan menjadi sobek-sobek. Demikian pula, jikalau globe tersebut dibuka menjadi bidang datar dengan memisahkan kedua kutubnya atau dengan cara yang lain.
Beberapa ketentuan umum dalam proyeksi peta, ialah sebagai berikut:
a. Bentuk yang diubah harus tetap
b. luas permukaan yang diubah harus tetap
c. Jarak antara satu titik dengan titik lain di atas permukaan yang diubah harus tetap.
d. Sebuah peta yang diubah tidak mengalami penyimpangan arah.
Memenuhi keempat syarat tersebut dalam mengubah bidang lengkung menjadi bidang datar ialah hal yang tidak mungkin. Apabila suatu syarat sanggup dipenuhi, berarti mengorbankan syarat lainnya. Karena itu, untuk dapat  mengubah rangka peta yang mencakup beberapa bab muka bumi, kita harus mengadakan kompromi di antara keempat syarat tersebut. Akibatnya muncullah aneka macam proyeksi peta, yang setiap proyeksi memiliki kebaikan dan kelemahan. Apabila ada proyeksi yang menyatakan sama bentuk dan sama luas, hal itu hendaknya diartikan bahwa proyeksi yang bersangkitan hingga tingkat tertentu sanggup memenuhi syarat tersebut.
Akibat adanya kompromi untuk menyesuaikan peta berdasarkan kegunaanya, sehingga terjadi beberapa perubahan, yaitu jarak, perubahan sudut, dan perubahan luas. Dengan demikian, perlu diusahakan adanya suatu sistem proyeksi, supaya tetap dipertahankan suatu kekerabatan sudut yang sama serta tetap dipertahankan suatu luas yang sama dan bentuk-bentuk tertentu pada bidang yang satu ke bidang yang lain.
Untuk memahami dan mengaplikasikan kenyataan-kenyataan ini dalam memproyeksikan suatu bidang teladan ke suatu bidang datar, perlu diketahui bahwa skala hanya terdapat pada satu titik dan skala sanggup berlainan dalam arah yang berlainan.
Perlu diingat bahwa penyimpangan atau kesalahan yang terjadi pada dikala mengubah bidang lengkung menjadi bidang datar dnamakan distorsi peta.
Untuk menghasilkan peta yang baik, terdapat beberapa jenis proyeksi peta sebagai berikut :
a. Menurut bidang proyeksinya
1. Proyeksi silinder atau tabung, ialah proyeksi peta yang diperoleh dengan cara memproyeksikan permukaan globe pada bidang silinder.
2. proyeksi kerucut, ialah proyeksi peta yang diperoleh dengan cara memproyeksikan permukaan globe pada sebuah kerucut.
3. Proyeksi Azimuthal ialah proyeksi peta yang diperoleh dengan cara memproyeksikan globe pada sebuah bidang datar.
4. Proyeksi Konvensional, ialah proyeksi peta yang tidak sanggup diklasifikasikan dalam proyeksi silinder, kerucut, maupun azimuthal, tetapi diperoleh atas dasar ketentuan sendiri.
b. berdasarkan garis karakternya
Garis aksara yang dimaksud dalam proyeksi ini ialah garis yang selalu melalui sentra globe yang merupakan sumber bidang proyeksi. Proyeksi berdasarkan garis karakternya, terdiri atas:
1. Proyeksi Normal, garis karakternya berhimpit dengan sumbu bumi.
2. Proyeksi miring, garis karakternya membentuk sudut dengan sumbu bumi.
3. Proyeksi melintang, bila garis karakternya tegak lurus dengan sumbu globe.
c. Menurut Distorsinya
1. Proyeksi Conform (orthomorphic), yaitu proyeksi peta yang mengatakan bentuk daerah-daerah kecil dip eta sama bentuknya dimuka bumi/globe. Dalam proyeksi ini sudut perpotongan antara dua garis di muka bumi ata globe sama dengan sudut perpotongan dua garis di atas petanya. Karena itu, semua garis pararel dan meridian akan senantiasa berpotongan pada 90 derajat (tegak lurus sesamanya) dan perbandingan panjang di antara kedua garis tersebut sama ibarat di muka bumi/globe. Proyeksi ini cocok untuk mengatakan arah dan banyak dipakai untuk kepentingan peta-peta navigasi.
2. Proyeksi equal area (equivalent), yaitu proyeksi peta yang mengatakan luas tempat pada peta sama dengan di muka bumi pada skala yang sama. Hal ini berarti masing-masing persegi panjang di antara garis paralel dan meridian digambarkan dalam luas yang sebetulnya pada muka bumi. Proyeksi ini baik sekali untuk menggambarkan penyebaran fenomena yang bersifat kuantitatif, contohnya penyebaran produksi padi,kelapa, jagung dan sebagainya.
3. Proyeksi equidistant, Yaitu proyeksi yang menggambarkan jarak atau yang melalui sentra peta digambarkan berdasarkan panjang yang sebetulnya ibarat pada permukaan bumi dalam skala yang sama. Jarak-jarak lain yang tidak melaui sentra peta, ditak diperlihatkan secara jelas, sedangkan arah dari sentra kota ke aneka macam tempat digambarkan dengan jelas. Proyeksi ini baik bagi peta navigasi yang rutenya melalui atau bertolak dari sentra peta.

Peta sanggup digambar dengan aneka macam gaya, masing-masing mengatakan permukaan yang berbeda untuk subjek yang sama yang memungkinkan kita untuk memvisualisasikan dunia dengan mudah, informative dan fungsional.

Tag: Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta,Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta, Proyeksi Peta dan jenis Proyeksi peta