Prinsip-Prinsip Evaluasi Kelas

0
14
Prinsip-Prinsip Penilaian Dalam Kelas — Dari bahasan wacana pengguna dan kegunaan penilaian kelas, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bisa dijabarkan prinsip-prinsip penilaian kelas yang akan dibahas pada cuilan ini. 
1. Pemikiran yang Jelas dan Komunikasi Efektif
Meskipun tingkat pencapaian sering kali diterjemahkan menjadi skor, ada dua fakta penting yang perlu dipahami. Pertama, angka bukanlah satu-satunya cara untuk menyatakan pencapaian. Kita sanggup memanfaatkan kata-kata, gambar, ilustrasi, contoh, dan aneka macam cara lainnya.
Kedua, simbol untuk menyatakan pencapaian siswa sama bermakna dan sama bergunanya dengan definisi pencapaian dan kualitas penilaian yang dipakai untuk menghasilkannya. Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 tahun 2006 Tanggal 23 Mei 2006 wacana Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran untuk Jenjang SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA (baik aktivitas IPA ataupun IPS) mengharapkan siswia sanggup mengomunikasikan pengetahuan yang diperoleh, baik berupa verbal maupun tulisan.

2. Peranan Guru
Guru berperan mengarahkan penilaian untuk memilih apa yang harus dipelajari oleh siswa dan apa yang siswa rasakan terkait dengan penilaian yang dilakukan. Gurulah yang memilih bagaimana bentuk interaksi yang dilakukan dengan siswanya, rata-rata sebanyak satu kali setiap dua atau tiga menit (mengajukan pertanyaan dan menginterpretasikan jawaban, mengamati kinerja siswa, menilik pekerjaan rumah, memakai tes dan kuis).
Umumnya, penilaian dalam kelas berlangsung secara terus-menerus. Dengan demikian, terang bahwa penilaian kelas ialah penilaian yang paling gampang dilakukan oleh guru. Tidak perlu diragukan lagi, guru ialah pengendali sistem penilaian yang memilih keefektifan sekolah. 

3. Siswa sebagai Pengguna
Siswa ialah pihak yang paling berkepentingan untuk memanfaatkan hasil penilaian. Melalui penilaian kelas, mereka sanggup mempelajari kinerjanya serta mempelajari standar kualitas kinerjanya dari guru. Tidak seorang pun, selain siswa, yang sanggup memanfaatkan dan memakai hasil penilaian kelas yang dilakukan oleh guru untuk rnenetapkan apa yang sanggup mereka harapkan dari diri mereka sendiri. Siswa sanggup memperkirakan peluang keberhasilannya menurut kinerja yang ditunjukkan oleh hasil penilaian sebelumnya. Tidak ada satu keputusan lain yang sanggup menawarkan imbas lebih besar pada keberhasilan siswa.


4. Sasaran yang Jelas dan Sesuai

Kita tidak sanggup menilai hasil pendidikan secara efektif jikalau kita tidak mengetahui dan memahami apa bahu-membahu nilai keluaran (output) tersebut. Ada aneka macam jenis keluaran dari sistem pendidikan kita, mulai dari penguasaan bahan hingga kemampuan menuntaskan dilema yang kompleks.

5. Penilaian yang baik

Penilaian yang baik merupakan suatu keharusan dalam setiap konteks penilaian. Lima standar yang harus dipenuhi untuk mencapai penilaian yang baik meliputi: target pencapaian yang jelas, maksud/tujuan yang jelas, metode yang sesuai, kinerja pola yang layak, pembatasan, dan adanya upaya untuk mencegah keĀ»salahan pengukuran.
6. Perhatian terhadap Dampak Antarpersonal
Kita harus selalu berusaha melaksanakan penilaian yang baik, mengomunikasikan kesannya secara hati-hati dan pribadi, dan mengantisipasi kesannya sehingga sanggup mempersiapkan diri untuk menawarkan proteksi terhadap siswa dengan pencapaiannya yang rendah. Semakin muda siswa, maka keberadaan bimbingan semakin penting bagi mereka. 
7. Penilaian sebagai Pembelajaran
Penilaian dan pengajaran sanggup menjadi satu kesatuan. Potensi terbesar yang tersimpan dalam penilaian kelas ialah kemampuannya untuk mengakibatkan siswa sebagai kawan penuh dalam proses penilaian. Siswa yang bisa mendalami target pencapaian secara menyeluruh berarti mampu, secara percaya diri, melaksanakan evaluasi, baik terhadap hasil kerjanya sendiri maupun hasil kerja temannya. Tantangan yang kita hadapi dalam penilaian kelas ialah memastikan bahwa siswa mempunyai seluruh isu yang diperlukannya, dalam bentuk yang gampang dipahami, pada waktu yang sempurna sehingga sanggup dipakai secara efektif. 
Dari prinsip-prinsip penilaian kelas ini, ada stanadar yang harus dipenuhi dalam melaksanakan penilaian ini. Menurut Widodo, ada beberapa standar dalam melaksanakan penilaian: 
  • Menggunakan aneka macam perangkat dan taktik penilaian untuk mencapai tujuan-tujuan penting pembelajaran yang diarahkan dengan metode pembelajaran dan kebutuhan siswa.
  • Menggunakan hasil-hasil dari bermacam-macam penelitian untuk mengarahkan dan memodifikasi pengajaran, lingkungan kelas, atau proses penilaian. 
  • Menggunakan hasil-hasil penilaian sebagai wahana bagi siswa-siswa untuk menganalisis pembelajaran diri mereka, melaksanakan analisis refleksi diri terhadap kerja mereka.
Judul Buku : Standar Mutu Penilaian Dalam Kelas
Penulis : Moh. Sholeh Hamid
Hal : 40 – 44