Pentingnya Uji Kompetensi Guru (Ukg)

0
11


Pendahuluan
Sebagai seorang pendidik profesional, guru mempunyai tugas utama dalam memberi pendidikan, mengajar, menawarkan bimbingan, menilai, mengarahkan, melatih serta mengevaluasi peserta didik baik itu pada pendidikan anak usia dini dengan jalur formal, pendidikan dasar, sampai pendidikan menengah atas.
Untuk menjadi seorang guru dihentikan sembarangan sebab seorang guru kini diwajibkan mempunyai kualifikasi akademik minimal sarjana ( S-1 ) atau Diploma IV ( D-IV ) tentunya dengan jurusan yang sejalan. Selain itu juga untuk menjadi seorang guru diharapkan akta pendidik, sehat jasmani serta rohani dan juga mempunyai kemampuan dalam mewujudkan tujuan dari pendidikan nasional.
Uji Kompetensi Guru (UKG) sendiri mempunyai kedudukan sebagai sarana kualifikasi untuk guru sebagai tenaga profesional. Berdasarkan undang-undang No 14 tahun 2005 mengenai guru dan dosen. Definisi profesional sendiri ialah  sebuah pekerjaan ataupun aktivitas yang dilakukan seseorang serta menjadi sumber penghasilan kehidupannya yang memerlukan keahlian, kemahiran serta kecakapan untuk memenuhi standar mutu dan norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
UKG wajib diikuti semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS. Pelaksanaan UKG melibatkan banyak sekali instansi antara lain BPSDMPK-PMP, LPMP, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Agar seluruh instansi yang terlibat dalam pelaksanaan UKG mempunyai pemahaman yang sama wacana prosedur pelaksanaan UKG, maka perlu disusun informasi yang lengkap wacana prosedur pelaksanaan UKG tahun 2012.
 Pembahasan
Mengapa harus mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) ? Apa manfaat yang diperoleh guru dari pelaksanaan UKG kini maupun akan datang? Materi apasaja yang diujikan dalam UKG ?
A.       Uji kompetensi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai penguasaan materi latih (substansi) dan metode pembelajaran setiap guru. Hasil uji kompetensi ini yang memilih apakah seorang guru masih dalam kategori layak mengajar atau belum layak mengajar. Selanjutnya, guru yang dikategorikan belum layak mengajar harus diberi pelatihan pendalaman materi. Uji Kompetensi Guru merupakan tes yang mengukur penguasaan materi latih dan  metode pembelajaran pada mata pelajaran di jenjang pendidikan tertentu dan merupakan persyaratan minimal seorang guru untuk sanggup mengajar. Pengembangan tes mengacu pada Standar Kompetensi Guru yang dikeluarkan oleh Depdiknas.
UKG mempunyai tujuan untuk memperkuat tugas guru dalam melakukan pendidikan. Sehingga guru bisa menawarkan dan juga meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. UKG juga sanggup dipakai untuk memetakan kondisi objektif setiap guru sehingga sanggup dijadikan sebagai informasi penting bagi pemerintah saat akan mengambil sebuah kebijakan  yang terkait dengan materi dan juga seni administrasi dalam menawarkan pembinaan yang diharapkan oleh guru.
B.                 Lantas, adakah manfaat UKG kini maupun masa akan tiba bagi guru itu sendiri . Kembali pada langsung guru itu sendiri dalam memahami arti penting pelaksanaan UKG. Menyimak pandangan Prof. Mary Gallaghar (University of Canbera Australia) yang menyatakan jangan tanggung-tanggung jikalau menjadi guru. Jadilah guru yang hebat dan teladan. Guru hebat ditandai dengan 5 indikator: (1) kualitas diri, (2) integritas moral, (3) kedalaman ilmu, (4) keterampilan (terutama mendayagunakan metode dan media), dan (5) komitmen (adanya panggilan jiwa dan penuh tanggung jawab). Profesi guru itu sangat mulia dan memilih masa depan bangsa, bahkan turut mensugesti seseorang kelak masuk nirwana atau neraka!
Uji kompetensi guru mempunyai manfaat yang sangat penting bagi forum pendidikan, terutama dalam  rangka meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas guru yaitu:
1.Sebagai alat untuk mengembangkandan tetapkan standar profesi guru
2.Merupakan alat seleksi penerimaan guru baru
3.Untuk memetakan kemampuan guru
4.Sebagai materi teladan dalam pengembangan kurikulum
5.Merupakan sarana untuk pembinaan guru
6.Mendorong peningkatan proses dan hasil belajar.
C.            Materi Uji Kompetensi Guru.
Materi yang diujikan meliputi empat aspek sebagaimana yang terdapat dalam standar kompetensi guru yaitu:
1.Kompetensi Pedagogik materinya adalah:
a)Perencanaan pembelajaran
b)Pelaksanaan pembelajaran
c)Evaluasi pembelajaran
d)Landasan kependidikan
e)Kebijakan pendidikan
f)Tingkat perkembangan peserta didik
g)Pendekatan pembelajaran
h)Penguasaan kurikulum
2.Kompetensi Kepribadian materi ujinya adalah:
a)Sikap terhadap profesi
b)Motivasi
c)Kepribadian
3.Kompetensi Sosial materi ujinya adalah:
a)Komunikasi
b)Pemanfaatan teknologi informasi
c)Kemampuan hidup bermasyarakat
d)Pengabdian pada masyarakat
e)Keterlibatan dalam banyak sekali forum kemasyarakatan
4.Kompetensi Profesional
a)Substansi keilmuan yang terkait dengan materi latih yang ada dalam kurikulum
b)Pemahaman terhadap korelasi konsep antar mata pelajaran/materi ajar
c)Penerapan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari
d)Pengetahuan wacana penelitian dan kajian untuk menambah wawasan dan memperdalam pengetahuan /materi yang diajarkan.
Pada jadinya guru hebat harus menyontoh Rasulullah Saw dalam mendidik para sahabatnya. Beliau menyatukan antara kata dan tindakan nyata. Beliau memahami dan berbicara sesuai dengan tingkat kemampuan para sahabatnya: memotivasi bukan mengintimidasi, mempermudah bukan mempersulit, menyederhanakan bukan merumitkan. Terkadang dia mendidik dengan dialog, kisah, sejarah, dan aneka pendekatan nurani lainnya. Guru kemanusiaan terhebat menyerupai tauladan Nabi Muhammad saw selalu berkomitmen untuk membiasakan peserta didiknya berkhlak, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun dan terhormat.
 
Penutup
Uji Kompetensi Guru sangat penting bagi guru ataupun forum dalam meningkatkan mutu pendidikan supaya tercapainya tujuan pendidikan di Indonesia, dan tetap Rasulullah SAW yang harus dijadikan contoh dalam mendidik anak. Karena Rasulullah SAW ialah sebaik-baiknya guru.
Daftar Pustaka
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Pedoman Uji Kompetensi Guru”. Diakses tanggal 1 Agustus 2013.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Referensi UKG”. Diakses tanggal 1 Agustus 2013
.

Judul  :  Pentingnya Uji Kompetensi Guru
Penulis : Elfira Putri K.