Pentingnya Tugas Pendidikan Dalam Lingkungan Keluarga

0
9
Pentingnya Peran Pendidikan Dalam Lingkungan Keluarga — Anak, Keluarga dan masyarakat merupakan tiga hal yang saling berkaitan, di antara tiga hal itu, keluarga memiliki kedudukan kunci dan central. Tidak sanggup dipungkiri bahwa keluarga bukan hanya penerus keturunan, akan tetapi keluarga juga pembentuk kepribadian. Pada dasarnya setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, dan untuk  membuatkan fitrah tersebut dalam upaya untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan, di butuhkan bimbingan dan pengarahan dari Orang Tua, yaitu melalui proses pendidikan. Para mahir didik umumnya menyatakan Pendidikan keluarga merupakan Pendidikan yang pertama dan utama.  Dikatakan yang pertama lantaran dalam keluarga inilah anak pertama kali mendapat didikan dan bimbingan yaitu semenjak usia bayi hingga mulai bersosialisasi dengan lingkungan luar keluarga, dan yang paling utama lantaran sebagian besar dari kehidupan anak ialah didalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak ialah pendidikan yang diberikan oleh keluarga.
Pandangan diatas didukung oleh hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim, yaitu :
ما من مو لو د الا ىو لد على الفطر ة فاء بوا ه ىهو د ا نه او ىنصرا نه ا و ىمجسا نه.  (رواه البخا رى و مسلم)
Artinya: “Tiada insan dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menyebabkan ia Yahudi, Kristen dan Majusi.” 
Hasan Langgulung yang mengutip dari buku Muis Sad Iman, menggunakan hadist diatas menjelaskan bahwa fitrah ialah potensi dasar yang baik, lantaran pengertian menyebabkan Yahudi, Kristen dan Majusi itu ialah bermakna menyesatkan, maksudnya ialah bekerjsama kedua orang tualah yang merusak dan menyesatkan fitrah yang asalnya suci dan sepatutnya dibimbing kearah yang baik.  Karena itu, maka orang renta bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pertumbuhan kepribadian anak.
Untuk itu kiprah utama keluarga bagi pendidikan anak ialah sebagai pondasi dasar bagi pendidikan budbahasa dan pandangan hidup keagamaan. Islam sebagai agama tepat mewasiatkan akan tanggung jawab, Sebagaimana yang terkandung dalam al-qur’an surat at-tahrim ayat 1, yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman perihalah dirimu dan keluargamu dari api neraka ….
Melalui ayat tersebut Islam mewajibkan orang renta untuk selalu memelihara anaknya dan memperhatikan pendidikannya. Ayat tersebut merupakan dasar pelaksanaan  Pendidikan dalam keluarga. Apabila Orang renta sanggup mendidik anaknya dan dirinya sendiri dengan Agama Islam, maka ia akan terhindar dari siksa api neraka.
Dalam pendidikan keluarga, yang paling berperan didalamnya ialah kedua Orang tua, lantaran orang renta merupakan insan yang terdekat dengan anak, baik secara fisik maupun psikologis. Karena, anak yang diperhatikan secara terus-menerus akan lebih jauh dan lebih baik tingkah lakunya daripada anak yang tidak diperhatikan secara intensif. Didalam Buku psikologi pendidikan karangan Sumardi Suryabrata dijelaskan bahwa “aktifitas yang disertai dengan perhatian intensif akan lebih sukses prestasinya dari pada memperlihatkan perhatian secara spontan”.