Pendekatan Dalam Administrasi Kelas. Bab 1.

0
11
Pendekatan dalam Manajemen Kelas — Terdapat banyak sekali pendekatan dalam administrasi kelas. Berikut ini disajikan beberapa pendekatan dalam administrasi kelas : 
Baca Juga : Pendekatan dalam Manajemen Kelas. Bagian 2.

1. Pendekatan Kekuasaan.
Pendekatan kekuasaan dalam administrasi kelas sanggup dipahami sebagai suatu proses untuk mengontrol tingkah laris penerima didik di dalam kelas. Peranan guru di sini yaitu untuk membuat dan mempertahankan situasi disiplin dalam kelas. Kedisiplinan akan membuat ketaatan dari penerima didik di dalam kelas. Kedisiplinan yang diterapkan guru dilandasi oleh kekuasaan dan norma yang mengikat untuk ditaati oleh seluruh individu yang ada di kelas. Dengan demikian, fungsi guru sebagai individu yang berkuasa di dalam kelas perlu dipahami dan diterapkan dengan baik, semoga penerima didik sanggup mencapai tujuan berguru dan pembelajaran dengan baik. 

2. Pendekatan Ancaman.
Pendekatan bahaya dalam administrasi kelas merupakan salah satu pendekatan untuk mengontrol sikap penerima didik di dalam kelas. Pendekatan bahaya di dalam kelas sanggup diimplementasikan melalui papan larangan, sindiran ketika belajar, dan paksaan kepada penerima didik yang membantah, yang semuanya ditujukan semoga penerima didik mengikuti apa yang diinstruksikan oleh guru. Peranan guru dalam pendekatan bahaya di kelas yaitu memperlihatkan kesadaran dan efek jera kepada penerima didik semoga dia bisa berguru sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penerapan pendekatan bahaya di dalam kelas harus dilakukan secara hati – hati dan perlu juga diterapkan kriteria bahaya yang diperbolehkan untuk penerima didik. 
3. Pendekatan Kebebasan.
Pendekatan kebebasan dalam administrasi kelas dipahami sebagai suatu proses untuk membantu penerima didik semoga merasa mempunyai kebebasan untuk mengerjakan sesuatu sesuai dengan apa yang dia pahami dan dia inginkan, tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat. Peranan guru yaitu mengusahakan dengan semaksimal mungkin bahwa kebebasan penerima didik merupakan prioritas dalam proses berguru dan pembelajaran yang dilaksanakan di kelas. Namun demikian, pendekatan kebebasan harus dalam isyarat yang ketat dari guru semoga proses berguru yang dilalui sesuai dengan apa yang diperlukan dan ditetapkan dalam tujuan berguru dan pembelajaran. Selain itu, dalam pendekatan kebebasan, berguru dan pembelajaran sanggup dilaksanakan secara fleksibel tanpa harus dibatasi oleh adanya ruang kelas yang selama ini rutin dipergunakan. 

4. Pendekatan Resep.

Pendekatan resep (cook book) dalam administrasi kelas dilaksanakan dengan memberi satu daftar yang sanggup menggambarkan apa yang harus dan apa yang dihentikan dikerjakan oleh guru dalam mereaksi semua problem atau situasi yang terjadi di dalam kelas. Dalam daftar yang telah tersusun tersebut, dicantumkan tahap demi tahap apa yang harus dilakukan oleh guru. Peranan guru hanyalah mengikuti petunjuk demi petunjuk yang ada di dalam resep. 
5. Pendekatan Pengajaran. 
Pendekatan pengajaran dalam administrasi kelas didasarkan atas suatu anggapan bahwa pengajaran yang baik akan bisa mencegah munculnya problem yang disebabkan oleh penerima didik di dalam kelas. Pendekatan pengajaran akan bisa mendeteksi problem yang mungkin akan ditimbulkan oleh sikap penerima didik di dalam kelas. Pendekatan pengajaran menganjurkan guru untuk bertingkah laris sebagai pengajar pembelajaran dalam rangka mencegah dan menghentikan tingkah laris penerima didik yang kurang baik di kelas. Peranan guru yaitu merencanakan dan mengimplementasikan pelajaran yang baik sehingga penerima didik bisa untuk berguru dengan baik di kelas. 
Judul Buku : Manajemen Kelas
Penulis : Euis Karwati, S.Kom, M.Pd dan Donni Juni Priansa, S.Pd, SE, SS, MM
Halaman : 11 – 13