Pemanfaatan Teknologi Isu Yang Efektif Dalam Pembelajaran

0
14
Kemajuan TI remaja ini dan pada masa yang akan tiba semakin luas, pada kala globalisasi dikala ini ada kecenderungan berpengaruh terjadinya proses universalisasi yang melanda seluruh aspek kehidupan manusia, tidak terkecuali dalam bidang penerbitan, pemberitaan dan perpustakan. Hal ini memperlihatkan manfaat besar bagi perkembangan dunia jurnalistik sampai  munculnya media online yang di dalamnya memuat banyak sekali macam goresan pena baik itu dalam bentuk artikel, berita, goresan pena ilmiah maupun buku dalam format elektronik.

Teknologi canggih dikenal sebelum  sumber mencar ilmu awalnya dimulai dari sumber mencar ilmu pra-guru, yakni sumber mencar ilmu yang belum mengandalkan tenaga guru dalam proses belajarnya, lalu sehabis itu muncullah guru sumber mencar ilmu utama dalam proses mencar ilmu mengajar, memperlihatkan pengajaran dalam proses mencar ilmu yang sudah berkompeten dalam menangani aktivitas mencar ilmu mengajar, dengan adanya guru sebagai sumber mencar ilmu utama tidak cukup optimal tanpa sebuah alat bantu sumber mencar ilmu yang lain, maka guru membutuhkan sebuah alat bantu berupa buku atau media cetak lainnya untuk mensukseskan proses pembelajaran. Dengan perkembangan zaman yang semakin maju dalam hal teknologi ibarat dikala ini, proses mencar ilmu tak lagi mengandalkan guru, media cetak atau sumber mencar ilmu lainnya. Kini teknologi informasi yang semakin canggih bisa membantu segala aktivitas insan termasuk dalam proses mencar ilmu mengajar.

Media online sanggup di manfaatkan sebagai sumber mencar ilmu yang mengondisikan akseptor didik untuk mencar ilmu secara mandiri, begitu juga akseptor didik sanggup mengakses secara online dari banyak sekali perpustakaan, museum, database, dan mendapat sumber primer perihal banyak sekali pristiwa sejarah, biografi, rekaman laporan. Peserta didik sanggup berperan juga sebagai seorang peneliti, menjadi seorang analisis. Dan tidak hannya berperan sebagai konsumen informasi saja. Melainkan mereka menganalisis informasi yang releven dengan tujuan pembelajaran.  manfaat dari media online berdampak baik bagi mereka alasannya yaitu media online yaitu salah satu sumber mencar ilmu untuk mereka mengerjakan kiprah sekolah, yang diberikan oleh guru.

Pemanfaatan media online sebagai salah satu sumber mencar ilmu bagi guru dan akseptor didik juga tidak perlu hadir secara fisik di kelas alasannya yaitu akseptor didik sanggup mempelajari materi didik dan mengerjakan tugas-tugas pembelajaran serta ujian dengan cara mengakses jaringan komputer yang telah di memutuskan secara online. Peserta didik juga sanggup mencar ilmu bekerja sama (collaborative) satu sama lain. Dan mereka sanggup saling mengirim e-mail untuk mendiskusikan materi ajar.

Begitu juga halnya dengan guru, guru mengenal media online, walaupun guru tidak sepenuhnya memakai media online ini dengan secara intensif, guru terkadang memperlihatkan kiprah dan siswa mengirimkannya lewat e-mail, seorang guru menyampaikan pada zaman kini ini mustahil tidak memakai yang namanya media online,  lewat handphone pun bisa di terusan dan begitu juga di sekolah  menyediakan akomodasi free hotspot wifi, meskipun wifi itu tidak sepenuhnya di bebaskan untuk siswa.

Pemanfaatan media online (internet) sebagai media pembelajaran mempunyai beberapa kelebihan sebagai berikut:

  • Di mungkinkan terjadinya distribusi pendidikan kesemua kawasan tanpa mengenal batas geografis.
  • Proses mencar ilmu biasa di lakukan di mana saja alasannya yaitu tidak membutuhkan ruang kelas.
  • Proses pembelajaran tidak di batasi oleh waktu ibarat halnya tatap muka biasa.
  • Pembelajaran sanggup menentukan topik atau materi didik yang sesuai dengan impian dan kebutuhan masing-masing akseptor didik.
  • Adanya keakuratan dan kekinian materi pembelajaran.
  • Pembelajaran sanggup di lakukan secara interaktif sehngga menarik akseptor didik dan memungkinkan pihak yang berkepentingan pihak yang berkepentingan (wali murid maupun guru) sanggup turut serta menyukseskan agenda pembelajaran, dengan cara mengecek tugas-tugas yang di kerjakan akseptor didik secara online.[1]

[1]Novan ardi wiyani & bernawi. ilmu pendidikan islam (Jogjakarta:ar-ruzz media,2012), hlm 206-207