Pasar Modal

0
12
PASAR MODAL – Hai sahabat Blogger Jemo Lintank, apa kabar? Sekarang admin membahas perihal Pasar modal, yaitu perihal pengertian pasar modal, fungsi pasar modal, kiprah pasar modal dan lain sebagainya, silahkan dibaca.
 Sekarang admin membahas perihal Pasar modal Pasar Modal
Pasar Modal

A. Mengenal Pasar Modal
1. Pengertian Pasar Modal
Pasar Modal yakni wahan untuk mempertemukan pihak-pihak yang memerlukan dana jangka panjang dengan pihak yang mempunyai dana tersebut.
2. Fungsi Pasar Modal
Pasar Modal mempunyai kiprah penting dalam perekonomian lantaran memperlihatkan fungsi ekonomi dan fungsi keuangan.
a. Fungsi Ekonomi
Pasar Modal menyediakan kemudahan yang mempertemukan dua kepentingan, yaitu pihak yang kelebihan dana (investor) dan pihak yang membutuhkan dana (issuer). Adanya pasar modal mengakibatkan perusahaan memperoleh  dana dari rumah tangga atau masyarakat melalui penjualan efek.
b. Fungsi Keuangan
Pasar modal memperlihatkan alternative pilihan dan peluang memperoleh balas jasa (return) bagi pemilik dana sesuai jenis investasi yang dipilih. Keberadaan pasar modal mendorong peningkatan perekonomian lantaran pasar modal merupakan alternative pendanaan bagi perusahaan untuk memperluas acara usaha. Dengan demikian, pasar modal memperlihatkan kemakmuran bagi masyarakat.
3. Peran Pasar Modal
Peran Pasar Modal bagi perekonomian Indonesia antara lain:
a. Wahana Investasi dari masyarakat secara efisien
b. Alternatif investasi yang menguntungkan dan beresiko tertentu
c. Sumber pembiayaan bagi dunia perjuangan dalam membuatkan usaha
d. Penerapan administrasi perusahaan yang professional dan transparan, serta
e. Meningkatkan acara perekonomian secara nasional.
4. Jenis Pasar di Pasar Modal
Ada dua jenis pasar di pasar modal.
a. Pasar Perdana (Primary Market)
Pasar daerah melaksanakan penawaran imbas oleh sindikasi penjamin emisi dan biro penjualan kepada para investor public.
b. Pasar Sekunder (Secondary Market)
Pasar daerah efek-efek yang telah dicatatkan di bursa imbas diperjualbelikan. Pasar sekunder memperlihatkan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tercatat di bursa, sehabis terealisasi penawaran perdana. Di pasar ini efek-efek diperdagangkan dari satu investor ke investor lainnya.
B. Kelembagaan dan pelaku pasar Modal
1. Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)
Bapepam berwenang melaksanakan pembinaan, pengaturan dan pengawasan di pasar modal Indonesia. Bapepam bertugas mengawasi bursa efek, forum Kliring dan Penjamin (LKP), dan forum penyimpanan dan pembiasaan (LPP).
2. Bursa Efek
Bursa Efek yakni pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual beli imbas pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek.
3. Lembaga Klikring dan Penjamin (LKP)
Lembaga Kliring dan pemjamin yakni pihak yang menyelengarakan Jasa Wiring dan Penjaminan transaksi bursa secara teratur, wajar, dan efisien. Lembaga yang memperoleh izin perjuangan dari Bapepam sebagai LKP yakni PT KPEI (PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia).
4. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP)
Lembaga penyimpanan dan penyelesaian yakni pihak yang menyelenggarakan acara custodian sentral bagi bank custodian,, pengusaha efek, dan pihak lain. Lembaga yang memperoleh izin perjuangan oleh Bapepam sebagai LPP yakni PT KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).
5. Perusahaan Efek
Perusahaan Efek yakni forum yang mempunyai acara sebagai mediator perdagagan efek, penjamin emisi efek, manajer investasi, atau campuran dari acara tersebut.
6. Lembaga Penunjang Pasar Modal
Lembaga Penunjang Kegiatan di Pasar Modal Indonesia sebagai berikut:
a. Biro Administrasi Efek (BAE), asalah pihak yang melaksanakan kontrak dengan emilen untuk melaksanakan pencatatan kepemilikan dan pembagian yang berkaitan dengan efek.
b. Kustodian yakni pihak yang memperlihatkan jasa penitipan dan harta lain berkaitan dengan imbas serta jasa lain, termasuk mendapatkan dividen, bunga dan hak lain, menuntaskan transaksi efek, dan mewakili nasabahnya.
c. Wali amanat yakni pihak yang mewakili kepentingan pemegang imbas bersifat utang.
d. Pemeringkat Efek, yakni forum yang menerbitkan peringkat bagi surat utang (debt securities), menyerupai obligasi dan commercial paper.
7. Profesi Penunjang Pasar Modal
Profesi penunjang Pasar Modal harus terdaftar di Bapepam dalam melaksanakan kegiatannya di pasar modal. Profesi penunjang Pasar modal sebagai berikut.
a. Akuntan, yakni pihak yang memperlihatkan pendapat atau kewajaran berkaitan dengan material, posisi keuangan, hasil usaha, seta arus kas sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.
b. Konsultan hukum, yakni pihak yang meneliti aspek aturan yang memperlihatkan pendapat dari segi aturan (Legal Opinion) perihal keadaan dan keabsahan perjuangan di pasar modal, menyerupai anggaran dasar, izin usaha, dan bukti kepemillikan harta kekayaan emiten.
c. Perusahaan penilai, yakni pihak yang menilai aktiva tetap suatu perusahaan.
d. Notaris, yakni pihak yang berwenang menciptakan sertifikat anggaran dasar dan sertifikat perubahan anggaran dasar dan sertifikat perubahan anggaran dasar, termasuk pembuatan perjanjian emisi efek, perjanjian antarpemjamin emisi efek, dan perjanjian biro penjual.
8. Emiten
Emiten yakni pihak yang melaksanakan penjualan suar berharga atau emisi di bursa efek. Emiten terdiri atas perusahaan public, institusi pemerintah, atau reksa dana.
9. Investor
Investor yakni pihak yang Menginvestasikan kelebihan dana di pasar modal.
C. Instrumen-Instrumen Pasar Modal
Pasar Modal memperjualbelikan surat-surat berharga yang biasa disebut instrument pasar modal, instrumen pasar modal mencakup saham, obligasi, dan derivatif.
1. Saham
Saham yakni bukti kepemilikan suatu perusahaan melalui modal yang disetorkan. Pemegang saham (persero) akan memperoleh keunntungan dari saham perusahaan yang disebut dividen.
2. Obligasi
Obligasi yakni surat utang jangka panjang (lebih dari satu tahun) dan bersuku bunga tertentu, dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk menarik dana dari masyarakat guna menutup pembiayaan perusahaan. Pembeli obligasi mendapatkan bunga sesuai jangka waktu tertentu dan harga nominal obligasi pada waktu jatuh tempo.
3. Derivatif
Derivatif merupakan imbas turunan dari saham. Derifatif di pasar modal Indonesia berupa bukti right, waran, kontrak berjangka indeks saham, dan reksa dana.
D. Proses Perdagangan di Pasar Modal
1. Pasar Perdana
Pasar Perdana yakni suatu pasar daerah efek-efek diperdagangkan untuk pertama kalinya, sebelum dicatatkan di bursa efek. Saham dan imbas lainnya mulanya ditawarkan kepada investor oleh pihak penjamin emisi (Underwriter) melalui mediator pedagang imbas (broker-dealer) sebagai biro penjual saham.
2. Pasar Sekunder
Pasar Sekunder yakni suatu daerah untuk memperjualbelikan efek-efek yang telah dicatatkan di bursa seterlah terlaksananya penawaran perdana. Efek-efek di pasar sekunder diperjualbelikan oleh satu investor ke investor lain.
E. Mengenal Pasar Uang
Pasar Uang diartikan sebagai daerah bertemunya seruan dan penawaran surat berharga atau kredit jangka pendek (Jangka waktunya kurang dari satu tahun). Instrumen yang diperdagangkan di pasar uang sebagai berikut.
1. Sertifikasi Bank Indonesia
Sertifikasi Bank Indonesia (SBI) Merupakan instrument yang dikeluarkan bank sentral untuk mengendalikan jumlah uang beredar.
2. Surat Berharga Pasar Uang (SPBU)
SPBU merupakan surat berharga yang dikeluarkan bank umum yang diperuntukkan bagi Bank Indonesia.
3. Sertifikasi Deposito
Sertifikasi Deposito merupakan bukti kepemilikan rekening deposito yang dikeluarkan oleh bank.
4. Prolongasi
Prolongasi yakni bentuk kredit atau sumbangan jangka pendek dengan jatuh tempo kurang dari satu bulan.
5. Blening
Blening merupakan kredit atau sumbangan dengan jatuh tempo maksimal tiga bulan. Contoh kredit blening yakni wesel promes.
6. Kertas-Kertas Perbendaharaan Negara
Kertas-Kertas perbendaharaan Negara terdiri atas surat-surat sumbangan jangka pendek yang dimiliki Negara.
7. Kredit Jangka Pendek
Kredit Jangka Pendek sanggup berupa Kredit Harian (on day notice), kredit mingguan (seven dy notice), dan kredit yang sanggup ditarik setiap ketika (on call).
F. Kebaikan dan Keburukan Pasar Modal
Kebaikan Pasar Modal berkaitan dengan manfaat yang sanggup didapat dari adanya pasar modal.
1. Kebaikan Bagi Pemodal/Investor
a. Memberikan Wahana Berinvestasi
b. Bisa memperoleh dividen atau bunga.
c. sanggup dengan gampang beralih alat investasi.
2. Kebaikan Bagi Emiten
a. Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang.
b. Bisa lebih bebas dan fleksibel dalam mengelola dana.
c. Tidak membebani perusahaan, lantaran emiten hanya memperlihatkan dividen yang besarnya tergantung besar kecilnya keuntungan perusahaan.
3. Kebaikan Bagi Pemerintah
a. Pasar Modal merupakan leading indikator (petunjuk penting) bagi ekspresi dominan ekonomi atau kemajuan ekonomi Negara.
b. Ikut mendorong laju pertumbuhan ekonomi lantaran acara ekonomi berjalan dengan lancer (Tidak kekurangan modal)
c. Ikut memperluas pertumbuhan lapangan kerja seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi.
Keburukan Pasar Modal berkaitan dekat denga resiko yang dihadapi oleh pelaku pasar modal.
1. Bila surat berharga (efek) yang dibeli pemodal didelisting (dikeluarkan) dari pasar  karena berabgai alasannya diantaranya lantaran emiten yang menjual imbas tersebut mengalami kerugian atau pailit yang disebut risiko delisting.
2. Bila terjadi inflasi yang menjadikan turunnya nilai mata uang, sehingga akan turut pula menurunkan daya beli dari dividend dan bunga yang diperoleh pemodal disebut risiko inflasi.
3. Bila surat berharga yang ingin dijual tidak cepat laris menyerupai yang diperlukan disebut likuiditas.
4. Bila terjadi kenaikan tingkat bunga bank yang jadinya sanggup menurunkan harga surat-surat berharga
5. Bila surat berharga terpaksa dijual dengan lebih rendah dari harga belinya, sehingga pemodal mengalami kerugian disebut risiko capital loss.
Itulah Artikel perihal pengertian pasar Modal dan yang lainnya, biar bermanfaat 🙂
Tag :  Pasar Modal, Pasar Modal Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal, Pasar Modal,Pasar Modal