Otak Aneh

0
21

Arkeolog Inggris, baru-baru ini menemukan otak insan yang diawetkan dengan sangat baik. Otak tersebut sudah berusia lebih dari 2.600 tahun dan hebatnya otak tersebut masih dalam kondisi segar.

Peneliti menemukan otak tersebut di dalam tengkorak yang dipenggal dan diperkirakan usianya sudah 2.684 tahun. Temuan otak tersebut yakni yang tertua di Eropa atau Asia. Karena kondisinya yang masih segar, otak tersebut bahkan dianggap akan menjadi otak awetan terbaik di dunia.

Temuan ini sangat mengejutkan alasannya yakni meskipun ditempatkan di kemudahan pendingin di kamar mayat, otak cenderung dengan cepat mencair. Otak ini mempunyai konsistensi ibarat tahu dan tak ada satu pun amis khas yang biasanya tercium dari mayat.

Meskipun sulit untuk memastikan penyebab maut sesudah bertahun-tahun, tapi kerusakan pada tulang leher menciptakan peneliti percaya bahwa si pemilik otak meninggal alasannya yakni digantung dan lalu kepalanya dipenggal.

Menariknya, cara kerja badan yang sudah mati melawan proses pengawetan otak. Pemisahan kepala dari seluruh tubuhnya akan membuka peluang untuk nanah eksklusif oleh bakteri.

Tapi alasannya yakni otak telah mengalami pengawetan dalam lubang lembap bebas oksigen, baik dengan sengaja ditempatkan atau tak sengaja terjatuh, mengakibatkan otak tetap dalam kondisi segar.

Bagian badan lain dalam lingkungan yang sama mungkin tidak begitu terawat dengan baik, namun alasannya yakni sifat unik dari otak, membuatnya tetap segar.

Sayangnya, meskipun penampilan otak tetap segar, sel-sel dan jaringan telah usang mati.

Otak tersebut diduga milik seorang laki-laki berusia sekitar 30-an tahun. Tengkorak beserta otaknya tersebut ditemukan di Heslington, Yorkshire, sebuah desa pinggiran kota di potongan timur bahari Inggris.

Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Archeological Science, ibarat dilansir MedicalDaily