Niantic Membunuh Pokemon Go Secara Perlahan

0
32
Kebijakan Developer dalam menyebarkan suatu game memang menjadi peranan yang sangat penting. Jika mereka salah mengeluarkan kebijakan, bukan mustahil game yang dikembangkannya akan ditinggalkan oleh pemainnya. Hal ini juga terjadi di Pokemon Go, dimana Niantic banyak mengeluarkan kebijakan yang sanggup membunuh Pokemon Go sendiri.

 Kebijakan Developer dalam menyebarkan suatu  Niantic Membunuh Pokemon Go Secara Perlahan
Gambar hanya ilustrasi

4 Kesalahan Niantic yang Membunuh Pokemon Go

Berikut yaitu kesalahan yang dilakukan oleh Niantic tidak hanya membunuh Pokemon Go, akan tetapi juga menciptakan pemainnya kecewa.

1. Terlalu Memaksakan Merilis Pokemon Go lebih Awal


Keputusan Developer untuk merilis Pokemon Go secara tergesa-gesa menimbulkan aneka macam masalah. Seharusnya Pokemon Go sanggup menjadi game yang lebih baik lagi bila pengembangannya lebih diutamakan.

Pihak pengembang terlalu memperlihatkan hipe yang luar biasa pada setiap orang diseluruh dunia melalui Trailer yang dirilisnya. Akan tetapi dalam faktanya sesudah rilis, sangat jauh berbeda dari espektasi yang kita harapkan.

Banyak sekali fitur yang belum ditambahkan oleh pihak pengembang, hingga ketika ini saja, kita hanya sanggup menangkap Pokemon dan bermain Gym saja. Sehingga menciptakan para pemain cepat bosan ketika bermain Pokemon Go.

Baca juga: Popularitas Menurun Drastic, Pokemon Go Akan Mati?

2. Banned Masal Tanpa Peringatan

Niantic memang dikenal sebagai Developer yang sangat ganas dalam mem-banned akun yang berbuat curang. Sama halnya ketika menangani game Ingress. Meskipun begitu, Niantic tidak berguru dari kesalahannya, mereka cenderung asal membanned akun para pemain yang mungkin terindikasi berbuat curang tanpa memberi peringatan terlebih dahulu.

Banyak pemain mengeluh dan pensiun bermain Pokemon Go akan hal ini, akan tetapi saya tidak sepenuhnya menyalahkan Niantic akan hal ini. Apa yang mereka lakukan yaitu menurut desakan para pemain murni yang merasa kecewa akan pemain curang yang semena-mena menguasai Gym dengan Pokemon yang tidak masuk akal CP-nya.

Tapi tidak usah khawatir, Sekarang Niantic lebih menentukan untuk menghargai pemain dan memberi peringatan terlebih dahulu kepada para pemain curang. Jika peringatan tidak diindahkan oleh pemain tersebut, ya resiko ditanggung penumpang.

3. Menghapus Tracking Pokemon


Ini yaitu salah satu kesalahan terbesar Niantic yang sanggup membunuh Pokemon Go. Mereka menghilangkan fitur jejak kaki yang sanggup memberi tahu apakah Pokemon semakin bersahabat atau jauh.

Bayangkan saja, dasar dari Pokemon Go yaitu menangkap Pokemon, akan tetapi satu-satunya fitur yang membantu Trainer untuk melacak keberadaan Pokemon saja ditiadakan, bagaimana pemain sanggup menangkap Pokemon dengan mudah? Tanpa fitur ini, kita diibaratkan mencari Pokemon dengan mata tertutup, resah mondar-mandir sana-sini, tanpa tau arah dan tujuan.

John Hanke selaku CEO Niantic menyampaikan bahwa mereka menghilangkan fitur tersebut alasannya yaitu kurang menyukainya, ada kelemahan pada fitur tersebut yang sanggup dimanfaatkan oleh aplikasi pihak ketiga, mirip Pokevision(sekarang sudah diblokir).

Okelah kalau fitur jejak kaki tersebut dihilangkan, tapi setidaknya gantilah dengan fitur yang lebih baik lagi. Namun, hingga ketika ini Niantic juga tidak memberi keterangan yang niscaya terkait fitur tracking ini kedepannya.

4. Cenderung Mengubah-ubah Spesifikasi HP untuk Bermain Pokemon Go

Setiap Pokemon Go ada update terbaru, selalu saja ada pemain yang mengeluh HP-nya tidak sanggup dipakai untuk bermain Pokemon Go. Padahal sebelum update, lancar-lancar saja untuk memainkannya.

Saya rasa Niantic selalu mengubah-ubah spesifikasi smartphone untuk bermain Pokemon Go. Kalau banyak pemain yang pensiun bermain Pokemon Go alasannya yaitu hal sepele semacam ini, kan sangat disayangkan.

Penutup

Saya tidak sepenuhnya menyalahkan Niantic akan keputusan yang diambilnya, tentunya mereka lebih paham akan hal tersebut. Kita sebagai pemain sekaligus konsumen hanya sanggup mencicipi bahwa keputusan yang diambil Niantic tersebut kurang sempurna alasannya yaitu kita yang terkena imbasnya secara langsung.

Saya harap Niantic sanggup lebih menghargai dan komunikatif  kepada pemain, begitu pula sebaliknya. Percepat update Pokemon Go, bila tidak ingin euforia Pokemon Go hilang lebih cepat.