Modal Utama Dalam Menjalankan Usaha

0
19
Kebanyakan orang menilai bahwa mempunyai usaha sendiri yaitu hal yang sulit. Lebih baik jangan memulai usaha bila anda bukan berasal dari keluarga pengusaha atau anda tidak mempunyai modal uang banyak untuk memulai usaha. Kira-kira ibarat itu lah evaluasi rata-rata masyarakat kita bila ada orang ingin memulai usaha pertamanya. Penilaian ibarat ini yang membuat  rasa percaya diri calon pengusaha berkurang dan secara tidak sadar juga ikut meng-iyakan pendapat yang menyatakan bahwa untuk memulai usaha harus orang yang mempunyai modal bahan berlimpah, kantong tebal, keturunan orang kaya, atau berasal dari keluarga pengusaha saja.
Uang Bukanlah Modal Utama 
Coba kita perhatikan lebih teliti di sekitar kita. Apakah orang- orang yang mempunyai banyak uang akan selalu sukses usahanya?. Apakah anda punya kenalan anak dari pengusaha sukses yang gagal dalam bisnis? atau adakah sosok pengusaha sukses yang berasal dari latar belakang keluarga yang biasa-biasa saja bahkan keluarga yang kekurangan?  Jika kita objektif, maka jawaban kita akan sama yaitu niscaya ada. Kaprikornus bahu-membahu uang bukanlah modal utama yang menentukan seseorang sukses menjalankan bisnisnya. Memang benar, uang menjadi salah satu point untuk mempermudah mendirikan dan menjalankan usaha. Tetapi selain uang ada hal lebih penting yang harus kita miliki semoga sukses dalam berwirausaha.
 Kebanyakan orang menilai bahwa mempunyai usaha sendiri yaitu hal yang sulit Modal Utama Dalam  Menjalankan Usaha
Modal Utama Dalam  Menjalankan Usaha
Sering kita melihat fakta yang terjadi, ada perusahaan yang gulung tikar tanggapan tidak ada penerus yang berhasil  menjadi pemimpin cakap dalam perusahaan. bahkan keluarga dari pimpinan sebelumnya tidak ada yang bisa menahkodai perusahaan. Sebaliknya ada orang dengan latar belakang ekonomi biasa-biasa saja, bisa berhasil alasannya kerja keras dan konsisten dalam membangun usaha.
Jadi, apa bahu-membahu yang menjadi modal utama dalam menjalankan usaha ?  Berdasarkan fakta yang ada dan ilustrasi di atas, bahwa yang menjadi modal utama dalam berwirausaha yaitu “Karakter Wirausaha” . masalah pertama dimana sang pemimpin perusahaan tidak  melatih anak-anaknya untuk mempunyai aksara wirausaha  sehingga ketika waktu tiba sang anak yang dipaksakan secara “instan” menduduki posisi pimpinan tidak akan bisa secara kapasitas untuk memimpin perusahaan. Sebaliknya, seseorang yang terbiasa dengan kerja keras dan semangat pantang mengalah memulai dari bawah, akan  mengerti dan menguasai secara keseluruhan semua proses dari masing-masing bab dalam usahanya. Pengalaman pahit manisnya dalam membangun usaha telah membentuk dirinya menjadi pribadi tangguh dan mempunyai aksara wirausaha sukses.
Karakter Wirausaha Adalah Modal Utama.
Kita sudah mengerti bahwa modal utama seseorang dalam menjalankan usaha adalah  aksara wirausaha. Berikut ini yaitu beberapa aksara wirausaha yang harus dimiliki semoga sukses dalam berwirausaha.
1. Mental Baja dan Pantang Menyerah
Dunia Usaha yaitu dunia yang dipenuhi ketidakpastian dan sangat dinamis. Jika anda termasuk orang yang  menyukai hal yang aman, teratur, dan santai, anda tidak cocok menjadi seorang pengusaha. Sebuah penelitian menyatakan bahwa sebesar 40 persen pelaku usaha pemula tidak bisa bertahan dan gulung tikar pada tahun pertama. Sementara dari 60 persen yang bertahan ditahun pertama, 80 persen akan rontok di 5 tahun pertama. 
Fakta ini memperlihatkan memang benar dunia usaha penuh tantangan dan risiko. Maka yang berhasil bertahan dan sukses hanya dalam jumlah sedikit yaitu orang yang bermental baja  dan pantang menyerah. Gagal bangun lagi, gagal lagi, bangun lagi, salah coba lagi, salah lagi, coba lagi cara lain dan seterusnya. Mereka menyadari bahwa kegagalan yaitu satu paket dengan kesuksesan. jadi mereka menyebabkan gagal sebagai sobat sehari-hari yang harus mereka rangkul hingga alhasil jatah kegagalan habis dan yang  tersisa hanyalah  peluang kesuksesan. 
Sebagian besar  pelaku usaha pemula seringkali mengalah di tengah jalan. Meraka tidak mau meneruskan langkah mereka ke depan, seakan- akan jalan sukses tidak mereka temukan. Padahal mereka hanya tidak mengetahui sudah seberapa bersahabat mereka dari kesuksesan. Cara terbaik untuk menyegerakan diri sukses yaitu dengan terus bergerak maju menjemput kesuksesan itu. 
Karakter pantang mengalah ini bahu-membahu sudah diajarkan ribuan tahun yang kemudian oleh Siti Hajar dalam peritiwa pencarian sumber air di lembah pasir yang tandus. Saat itu ia mencari mata air dengan usaha pantang mengalah bolak balik dari bukit shafa ke bukit Marwah  hingga 7 kali bolak balik. Bayangkan bila waktu itu Siti hajar mengalah dan berhenti hanya di empat kali bolak balik? mungkin ia dan nabi Ismail tidak tertolong. Tetapi apa yang terjadi, Siti hajar terus berusaha hingga titik darah penghabisan. alasannya memang kita insan tidak tahu kapan momentum kesuksesan datang. Tugas kita yaitu terus-menerus  berusaha hingga Tuhan yang menghentikan langkah kita.  
Kaprikornus bagi anda yang memulai usaha, jangan jadi orang cengeng. Bisnis Gagal, coba lagi. Baru gagal tiga kali sudah nyerah, berarti anda tidak mencontoh kegigihan yang dicontohkan Siti Hajar. Ingat, patokan gagal di atas sebanyak 7 kali. jadi kalau anda kini sedang dalam kondisi keterpurakan yang ke-3 kalinya., jangan nyerah dulu, masih ada jatah 4 kali kegagalan yang harus anda lalui. hehe. Intinya Anda harus punya mental baja dan pantang mengalah dalam bergelut di dunia usaha. Ingat, gagal dan sukses yaitu satu paket. tidak bisa diambil salah satu, bila mau menerima kesuksesan, bertemanlah dengan kegagalan.
2. Tekad Kuat dan Kemauan Yang Keras
Tekad yaitu energi jiwa yang mendorong untuk melaksanakan sesuatu. Jika pikiran yaitu akar dari segala tindakan dan sikap maka tekad yaitu energi yang mendorong untuk melakukannya. Diperlukan tekad kuat untuk mengarungi dunia usaha yang penuh dengan tantangan dan rintangan. Tekad dan kemauan yang besar akan bisa menangkal semua hal negatif yang terjadi pada pelaku usaha. 
Sudah menjadi aturan alam bahwa sesuatu yang lebih besar akan mengalahkan sesuatu yang lebih kecil. Maka, buatlah tekad anda sekuat dan sebesar mungkin, mengalahkan rintangan apapun yang mungkin anda hadapi.  Kecewa, takut, khawatir yaitu masuk akal dimiliki setiap orang. Tetapi jangan biarkan perasaan tersebut menguasai diri anda.  Fokuslah pada harapan dan kesuksesan anda di depan, pastikan anda selalu dalam jalan usaha anda.  Perbarui semangat dan tekad anda semoga semakin kuat dan tak tergoyahkan.
3. Berani Mengambil Risiko
Sebenarnya hidup kita ini yaitu rentetan dari peluang dan risiko. Apapun keputusan yang kita ambil niscaya ada risikonya. Begitu pula yang terjadi di dunia usaha. Risiko di dunia usaha mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi alasannya kuat eksklusif pada kelangsungan usaha. Uniknya, dibalik risiko selalu terdapat peluang emas. Wirausaha yang berani mengambil risiko berada satu langkah di depan orang-orang yang menentukan jalan kondusif dan menghindari risiko. Kalaupun risiko itu berdampak jelek bagi dirinya, paling tidak dia sudah menerima pengalaman berharga. Dan bila berhasil memanage risiko dengan baik, maka peluang emas berada di depan mata.
Pelaku usaha yang takut mengambil risiko akan cenderung  berpikir kondusif dan tidak berkembang. Mereka sulit untuk naik ke level yang lebih tinggi dan usahanya akan berkutat di situ-situ saja bahkan akan tergerus oleh usaha lain. Jadi, Jangan takut mengambil risiko, yang terpenting yaitu menyiapkan segala sesuatunya semoga imbas risiko menjadi minim, dan teruslah  bergerak maju untuk meningkatkan level usaha anda.
4. Disiplin
Disiplin yaitu ketaatan kepada nilai yang dipercaya semoga berjalan semestinya. Disiplin yaitu aksara wajib bagi seorang wirausaha. Disiplin menaati peraturan yang dia buat sendiri dan disiplin menjalankan target-target usaha. Tanpa disiplin, sulit bagi pelaku usaha untuk mencapai sasaran dengan cepat. Semua pengusaha sukses mempunyai disiplin yang tinggi. Di sinilah letak tantangannya. Sering sekali pelaku usaha merasa lebih longgar dan bersantai- santia terhadap peraturan yang mereka buat sendiri. Apabila hal tersebut terus berlanjut, maka secara tidak sadar akan mempengaruhi etos kerja dan berdampak jelek bagi perkembangan usaha.
5. Fokus
Fokus mengerahkan tenaga dan pikiran pada usaha yang sedang anda kerjakan akan membuat peluang kesuksesan semakin besar dan lebih cepat.  Di zaman serba canggih ketika ini, banyak orang yang susah fokus tanggapan banyak isu yang berseliweran dan fasilitas dalam mengaksesnya. Begitu juga bagi para pelaku usaha, dengan banyaknya isu mengenai peluang usaha yang menggiurkan membuat mereka tidak fokus menjalankan usaha.  Saat usaha mereka berada dalam masa sulit, bukan berusaha fokus untuk menuntaskan duduk masalah yang ada, tetapi malah melirik usaha lain. Mereka mengira bahwa rumput tetangga lebih hijau.  Padahal, syarat semoga usaha kita sukses salah satunya yaitu fokus. Logikanya, kalau satu usaha saja kita kewalahan ketika banyak masalah, apalagi kalau mempunyai banyak usaha? niscaya yang lain akan terbengkalai atau bahkan semuanya awut-awutan alasannya tidak ada satupun yang berhasil. Saran bagi para pelaku usah yang gres memulai, fokuslah pada satu usaha hingga anda sukses dengannya. Tidak perlu melirik rumput tetangga yang terlihat lebih hijau tetapi fokuslah menghijaukan rumput anda sendiri. 
6. Kreatif dan Inovatif
Seorang pelaku usaha harus bisa berpikir kreatif dan inovatif. Kreatif maksudnya bisa menawarkan solusi atas permasalahn dari sudut pandang yang berbeda, unik, dan orisinil. Sedangkan inovatif yaitu kemampuan membuat suatu ide, gagasan, produk, atau jasa gres yang diminati pasar. Persaingan dunia usaha begitu ketat. Agar bisa bertahan, kita membutuhkan penemuan produk dan seni administrasi marketing kreatif untuk menghindari persaingan yang begitu penuh. Oleh karenanya diharapkan kemampuan kreatifitas dan penemuan semoga kita tidak selalu terjebak dalam persaingan samudera merah. Persaingan yang ketat akan membuat rugi di pihak pelaku usaha sendiri alasannya minim margin laba yang didapat.
7. Pandai Bersyukur
Mensyukuri apa yang telah kita capai berapapun hasilnya. Saat usaha kita sudah maksimal akan tetapi hasil yang didapat belum maksimal, maka kita perlu mensyukuri kondisi kita. Banyak hal yang bisa kita sanggup bila kita pandai bersyukur salah satunya yaitu kemudahan-kemudahan berikutnya pada usaha kita. Karena dengan bersyukur, kita akan merasa berdamai dengan keadaan dan potensi yang kita miliki, sehingga membuat fokus kerja kita menjadi lebih maksimal dari waktu ke waktu tanpa terbebani pikiran negatif ibarat penyesalan, kekecewaan, dan putus asa. Hal ini lah yang menjadi diam-diam kenapa bersyukur itu bisa menambah nikmat dan memberi  kemudahan. 
Demikian tadi ulasan mengenai Modal Utama Dalam Menjalankan Usaha. Modal yang utama yaitu modal non-materi yang ada pada diri kita yaitu berupa aksara wirausaha. Karakter ini tidak bisa dibeli dengan uang, tapi harus dibuat dengan melalui proses panjang dan berliku. Kaprikornus Tidak alasan bagi anda untuk tergantung pada uang. Karakter wirausaha sukses tidak bisa diciptakan dengan uang, tetapi aksara wirausaha sukses bisa membuat uang.
Baca juga :  Peluang Usaha Makanan Dengan Modal Kecil

Berikut ini yaitu Penjelasan Tentang Modal Utama Dalam Menjalankan Usaha, dalam bentuk Video. Selamat menyaksikan.